GIS AH IND M5: Perbedaan revisi

(image Coba sendiri:)
(image Ikuti Bersama: Menambahkan Legenda)
 
(5 intermediate revisions by 2 users not shown)
Baris 1: Baris 1:
= Modul: Membuat Peta Dasar =
+
= Modul: Membuat Peta =
  
[basic<sub>m</sub>ap/index:mod-creating-a-basic-map] Dalam modul ini, anda akan membuat peta sederhana yang digunakan sebagai dasar demonstrasi fungsi QGIS lebih lanjut.
+
Pada modul ini, anda akan mempelajari bagaimana menggunakan Map Composer QGIS untuk menghasilkan peta berkualitas yang dilengkapi dengan semua komponen peta yang diperlukan.
  
== Pelajaran: Bekerja dengan Data Vektor ==
+
== Pelajaran: Menggunakan Map Composer ==
  
[basic<sub>m</sub>ap/vector<sub>d</sub>ata::doc] Data vektor dapat dikatakan sebagai jenis data yang paling umum ditemukan dalam penggunaan SIG. Data ini menggambarkan situasi geografis dalam bentuk titik yang dapat dihubungkan dengan menjadi garis dan poligon. Setiap objek pada set data vektor disebut sebagai '''fitur''' yang diasosiasikan dengan data yang menggambarkan fitur tersebut.
+
Setelah memiliki sebuah peta, anda harus dapat mencetak atau mengekspor peta tersebut menjadi sebuah dokumen. Alasannya, file peta SIG bukanlah sebuah peta. File ini hanya menyimpan kondisi program SIG dengan referensi yang mengacu pada semua layer, label, warna, dsb. Bagi orang yang tidak memiliki datanya atau program SIG yang sama (seperti QGIS), file peta tersebut menjadi tidak berguna. Untungnya, QGIS dapat mengekspor file peta ke dalam format yang dapat dibaca oleh komputer manapun serta mencetak isinya jika anda mempunyai printer. Baik pencetakan maupun ekspor dilakukan melalui Map Composer.
  
'''Tujuan dari pelajaran ini:''' Mempelajari struktur data vektor dan cara memuat set data vektor ke dalam sebuah peta.
+
'''Tujuan dari pelajaran ini:''' Menggunakan Map Composer QGIS untuk membuat peta dasar dengan semua pengaturan yang diperlukan.
  
=== [[Image:basic4.png|image]] Ikuti Bersama: Melihat atribut layer ===
+
=== [[Image:basic.png|image]] Ikuti Bersama: Composer Manager ===
  
Penting untuk memahami bahwa data yang akan anda gunakan tidak hanya mewakili '''letak''' objek dalam ruang, tetapi juga menggambarkan objek '''apakah''' itu.
+
QGIS memungkinkan anda untuk membuat beberapa peta dengan menggunakan file peta yang sama. Untuk tujuan ini, QGIS memiliki alat bantu yang disebut ''Composer Manager'' .
  
Dari latihan sebelumnya, anda telah memuat layer ''streets'' ke dalam peta anda. Yang dapat anda lihat saat ini hanyalah posisi dari jalan-jalan yang ada.
+
* Perbesar tampilan area peta yang menunjukkan jalan-jalan dan lokasi di Bandung.
 +
* Klik menu ''File <math>\rightarrow</math> Composer Manager'' untuk menjalankan alat bantu ini. Anda akan melihat kotak dialog ''Composer manager'' yang kosong.
 +
* Klik tombol ''Add'' untuk menambahkan composer baru yang diberi nama ''Composer 1'' (anda dapat menggunakan angka lain jika sudah pernah menggunakan ''Composer Manager'' sebelumnya).
 +
* Pilih composer baru dan klik tombol ''Rename'' untuk mengubah namanya menjadi <code>Swellendam</code>.
 +
* Klik ''OK''.
 +
* Klik tombol ''Show''.
  
Untuk melihat semua data yang tersedia untuk anda:
+
(Anda juga dapat menutup kotak dialog tersebut dan membuka sebuah composer melalui ''File <math>\rightarrow</math> Print Composers'', seperti ditunjukkan pada gambar berikut ini.)
  
* Klik tombol ini:
+
[[Image:0035.png|image]]
  
[[Image:0041.png|image]]
+
Terlepas dari cara yang digunakan, anda sekarang akan melihat jendela ''Print Composer''.
  
Tombol tersebut akan menampilkan sebuah tabel yang berisi lebih banyak data mengenai layer ''streets''. Data tambahan ini disebut sebagai ''data atribut''. Garis-garis yang terlihat pada peta mewakili arah jalan dan disebut sebagai ''data spasial''.
+
=== [[Image:basic10.png|image]] Ikuti Bersama: Komposisi Peta Dasar ===
  
Definisi ini biasa digunakan dalam SIG, jadi penting untuk mengingatnya!
+
Pada contoh ini, komposisinya sudah sesuai dengan keinginan kita. Pastikan peta yang anda buat juga demikian.
  
* Anda dapat menutup tabel atribut.
+
* Periksa bahwa nilai-nilai yang berada pada ''General <math>\rightarrow</math> Composition <math>\rightarrow</math> Paper and Quality'' sudah diatur sebagai berikut:
  
Data vektor mewakili fitur dalam hal titik, garis dan poligon pada sebuah bidang koordinat. Data ini biasanya digunakan untuk menyimpan fitur-fitur diskrit seperti jalan dan blok kota.
+
* ''Size'': <code>A4 (210x297mm)</code>
 +
* ''Orientation'': <code>Landscape</code>
 +
* ''Quality'': <code>300dpi</code>
  
=== [[Image:basic4.png|image]] Ikuti Bersama: Memuat data vektor dari shapefile ===
+
Kini anda sudah memiliki tata letak halaman seperti yang diinginkan, tetapi halaman ini masih kosong. Sudah jelas yang kurang adalah peta itu sendiri. Mari kita selesaikan!
  
[basic<sub>m</sub>ap/vector<sub>d</sub>ata:backlink-vector-load-shapefiles-1] Shapefile adalah format file spesifik yang memungkinkan anda untuk menyimpan data SIG dalam sekelompok file yang saling berhubungan. Setiap layer terdiri atas beberapa file dengan nama yang sama, tetapi dengan jenis file yang berbeda. Shapefile mudah untuk diubah-ubah dan kebanyakan perangkat lunak SIG dapat membacanya.
+
* Klik tombol ''Add New Map'':
  
Lihat kembali latihan pengantar pada bagian sebelumnya mengenai instruksi untuk menambahkan layer vektor.
+
[[Image:0055.png|image]]
  
* Tambahkan set data waterways, places dan forests ke dalam peta anda dengan mengikuti metode yang sama.
+
Setelah mengaktifkan alat bantu ini, anda dapat menempatkan sebuah peta pada halaman tata letak.
  
=== [[Image:basic4.png|image]] Ikuti Bersama: Memuat data vektor dari suatu basis data ===
+
* Klik dan geser sebuah kotak pada halaman kosong:
  
[basic<sub>m</sub>ap/vector<sub>d</sub>ata:backlink-vector-load-from-database-1] Basis data memungkinkan anda untuk menyimpan sejumlah besar data yang saling berhubungan dalam satu file. Anda mungkin sudah mengenal beberapa sistem pengelolaan basis data (DBMS) seperti Microsoft Access. Aplikasi SIG juga dapat memanfaatkan basis data. DBMS untuk SIG (misalnya PostGIS) memiliki fungsi-fungsi tambahan karena harus dapat menangani data spasial.
+
[[Image:0064.png|800px]]
  
* Klik ikon berikut ini:
+
Peta akan muncul pada halaman tersebut.
  
[[Image:0051.png|image]]
+
* Pindahkan peta dengan mengklik dan menggesernya:
  
(Jika anda tidak dapat menemukannya, periksa apakah toolbar ''Manage layers'' sudah diaktifkan.)
+
[[Image:0075.png|800px]]
  
Sebuah kotak dialog baru akan muncul. Pada kotak dialog ini:
+
* Ubah ukurannya dengan mengklik dan menggeser kotak di bagian sudut:
  
* Klik tombol ''New''.
+
[[Image:0084.png|800px]]
* Pada folder yang sama dengan data lainnya, carilah file ''land_use.sqlite''. Pilih file tersebut dan klik ''Open''.
+
  
Anda akan melihat kotak dialog yang pertama. Perhatikan bahwa daftar pilihan menurun di atas ketiga tombol sekarang bertuliskan land_use.sqlite@..., diikuti oleh lokasi file basis data pada komputer anda.
+
{{hlbox|Catatan: Tentu saja peta anda mungkin tampak jauh berbeda. Ini tergantung pada pengaturan proyek anda. Tetapi jangan khawatir! Langkah-langkah ini bersifat umum sehingga tetap dapat diterapkan terlepas dari penampilan peta itu sendiri.}}
  
* Klik tombol ''Connect''. Anda akan melihat tampilan berikut ini pada kotak yang sebelumnya kosong:
+
* Pastikan anda menyisakan batas margin di sepanjang tepian peta dan memberi ruang di bagian atas untuk memasukkan judul:
  
[[Image:0071.png|image]]
+
[[Image:0093.png|image]]
  
* Klik pada layer untuk memilihnya.
+
* Perbesar dan perkecil tampilan halaman (tapi bukan pada petanya!) dengan menggunakan tombol-tombol ini:
* Klik ''Add''
+
  
Catatan: Jangan lupa untuk sering menyimpan peta Anda! File peta tidak berisi data apapun secara langsung, tetapi akan mengingat layer-layer mana saja yang telah anda muat .
+
[[Image:0104.png|image]]
  
=== Ikuti Bersama: Mengatur kembali urutan layer ===
+
* Perbesar dan geser peta pada jendela utama QGIS. Anda juga dapat menggeser peta dengan menggunakan alat bantu ''Move item content'':
  
Layer-layer pada daftar layer anda dimuat ke dalam peta berdasarkan urutan tertentu. Layer di urutan paling bawah akan dimuat lebih dulu, sedangkan yang paling atas dimuat terakhir. Dengan mengubah urutan pada daftar, anda dapat mengubah urutan layer yang akan ditampilkan.
+
[[Image:0234.png|image]]
  
Catatan: Tergantung dari versi QGIS yang digunakan, anda mungkin akan menemukan sebuah kotak centang di bawah Daftar layer yang bertuliskan ''Control rendering order''. Kotak ini harus dicentang (diaktifkan) sehingga memindahkan layer ke atas dan ke bawah pada Daftar layer akan membawanya ke muka atau menariknya ke belakang. Jika versi QGIS anda tidak memiliki pilihan ini, maka secara otomatis sudah aktif dan anda tidak perlu mengkhawatirkannya.
+
Pada saat melakukan pembesaran, tampilan peta tidak akan memperbarui diri secara otomatis. Hal ini dilakukan agar waktu anda tidak terbuang untuk memuat ulang peta sementara anda melakukan pembesaran pada halaman yang diinginkan. Namun akibatnya jika anda memperbesar atau memperkecilnya, peta tersebut akan berada pada resolusi yang salah dan akan terlihat jelek atau tidak terbaca.
  
Pada tahap ini, urutan pemuatan layer-layer ke dalam peta mungkin tidak terlihat logis.
+
* Perbarui tampilan peta dengan mengklik tombol ini:
  
Sebagai contoh, urutan layer ini...
+
[[Image:0112.png|image]]
  
[[Image:0021.png|image]]
+
Ingatlah bahwa ukuran dan posisi peta yang anda tentukan disini tidak harus final. Anda selalu dapat kembali dan mengubahnya lagi jika perlu. Sekarang, anda perlu memastikan bahwa anda telah menyimpan perubahan pada peta ini. Karena ''Composer'' pada QGIS merupakan bagian dari file peta utama, anda perlu melakukan penyimpanan pada proyek utama. Buka jendela utama QGIS (yang menampilkan ''Layers list'' dan elemen lain yang anda gunakan sebelumnya) dan simpan proyek anda seperti biasa.
  
... akan mengakibatkan beberapa area menjadi tersembunyi karena berada ''di bawah'' area land_use.
+
=== [[Image:basic.png|image]] Ikuti Bersama: Menambahkan Judul ===
  
Untuk mengatasi masalah ini:
+
Sekarang peta anda sudah terlihat bagus pada halaman tersebut, tetapi pembaca belum mengetahui apa-apa mengenai peta ini. Mereka membutuhkan suatu konteks, yang akan anda sediakan dengan menambahkan elemen-elemen peta. Pertama-tama, mari kita tambahkan judul.
  
* Klik dan geser sebuah layer dalam Daftar layer.
+
* Klik tombol ini:
* Susun kembali urutannya hingga terlihat seperti ini:
+
  
[[Image:0031.png|image]]
+
[[Image:0123.png|image]]
  
=== Kesimpulan ===
+
* Klik pada peta sehingga muncul sebuah label:
  
Sekarang anda telah menambahkan semua layer yang dibutuhkan dari beberapa sumber yang berbeda.
+
[[Image:0134.png|image]]
  
=== Apa Selanjutnya? ===
+
* Ubah ukurannya dan tempatkan pada bagian atas halaman. Label tersebut bisa diubah ukurannya dan dipindah dengan cara yang sama seperti anda mengubah ukuran dan memindahkan petanya.
  
Dengan palet acak yang secara otomatis diberikan ketika memuat layer, peta anda saat ini mungkin agak sulit dibaca. Akan lebih baik untuk menggunakan pilihan warna dan simbol anda sendiri. Inilah yang akan anda pelajari pada bagian berikutnya.
+
[[Image:0144.png|image]]
  
== Pelajaran: Simbologi ==
+
Namun jika anda mencobanya, anda akan melihat bahwa cukup sulit untuk menempatkan label tepat di bagian tengah peta! Untungnya ada alat bantu yang dapat melakukannya.
  
[basic<sub>m</sub>ap/symbology:ls-symbology] Simbologi dari sebuah layer mewakili penampilan visualnya pada peta. Keunggulan utama dari SIG (Sistem Informasi Geografis) dibandingkan metode lain untuk menampilkan data dengan aspek spasial adalah kemampuan untuk membuat representasi visual yang dinamis dari data yang anda miliki.
+
* Klik pada peta untuk memilihnya.
 +
* Tahan tombol <code>shift</code> pada keyboard anda dan klik pada label.
 +
* Cari alat bantu ini (tetapi jangan diklik dulu):
  
Oleh karena itu, tampilan visual dari peta (yang bergantung pada simbologi dari masing-masing layer) sangatlah penting. Pengguna akhir dari peta yang anda buat harus dapat memahami representasi peta anda dengan cepat. Selain itu, anda juga harus dapat menelusuri data tersebut pada saat sedang mengerjakannya. Dalam hal ini, simbologi yang baik akan sangat membantu.
+
[[Image:0153.png|image]]
  
Dengan kata lain, memiliki simbologi yang tepat bukan merupakan kemewahan atau sekedar meningkatkan penampilan. Sebaliknya, hal ini penting agar anda dapat menggunakan SIG dengan benar serta menghasilkan peta dan informasi yang dapat digunakan oleh orang lain.
+
* Klik tanda panah ke bawah di samping tombol tersebut.
 +
* Klik ''Align center'':
  
'''Tujuan dari pelajaran ini:''' Menciptakan simbologi yang berbeda untuk suatu layer vektor.
+
[[Image:0164.png|image]]
  
=== [[Image:basic4.png|image]] Ikuti Bersama: Mengganti warna ===
+
Untuk memastikan agar anda tidak memindahkan elemen-elemen ini secara tidak sengaja setelah anda menempatkannya:
  
Untuk mengubah simbologi pada sebuah layer, buka ''layer Properties'' pada layer tersebut. Mari kita mulai dengan mengubah warna layer ''waterways''.
+
* Klik kanan pada peta dan label.
  
* Klik kanan pada layer ''waterways'' dalam Layers list.
+
Sebuah ikon kecil berbentuk kunci akan muncul di bagian sudut yang memberitahu anda bahwa elemen tersebut tidak dapat dipindahkan. Anda selalu dapat mengklik kanan pada elemen tersebut untuk membuka kuncinya.
* Pilih item menu ''Properties'' pada menu yang mucul.
+
  
{{hlbox|Catatan: Secara default, anda juga dapat mengakses properti dari sebuah layer dengan mengklik ganda layer tersebut pada Layers list.}}
+
Kini labelnya telah ditempatkan di tengah peta, tetapi isinya belum. Untuk menempatkan isi label di bagian tengah:
  
Pada jendela ''Properties'':
+
* Klik label untuk memilihnya.
 +
* Klik tab ''Item'' pada panel di samping jendela ''Composer''.
 +
* Ubah teks label menjadi Bandung:
  
* Pilih tab ''Style'' di ujung kiri:
+
[[Image:0174.png|image]]
  
[[Image:052.png|image]]
+
* Gunakan antarmuka berikut ini untuk mengubah pengaturan pilihan huruf dan perataan teks:
  
* Klik tombol ''Change'' di samping label ''Color''.
+
[[Image:0184.png|image]]
  
Sebuah kotak dialog standar untuk warna akan muncul.
+
* Pilih huruf yang besar namun tetap dapat dibaca (contoh ini menggunakan huruf default dengan ukuran <code>36</code>) dan biarkan warnanya.
  
* Pilih warna biru dan klik ''OK''.
+
Bahkan mungkin akan lebih baik untuk membiarkannya berwarna hitam seperti aslinya. Kuncinya adalah mengatur huruf agar tidak memecah perhatian sehingga pembaca yang melihatnya tidak terpaku pada judul dan mengabaikan petanya!
* Klik ''OK'' sekali lagi pada jendela ''*layer* Properties'' dan anda akan melihat perubahan warna pada layer tersebut.
+
  
[[Image:0191.png|image]]
+
* Atur ''Horizontal Alignment'' menjadi ''Center'' sehingga judul berada di tengah label.
  
=== [[Image:basic4.png|image]] Coba sendiri: ===
+
[[Image:0194.png|image]]
  
[basic<sub>m</sub>ap/symbology:basic-ty] Ubah warna layer ''forest'' ke warna lain yang menurut anda sesuai dengan hutan.
+
Kita sudah mencapai kemajuan yang baik, tetapi label ini masih memiliki bingkai yang tidak perlu:
  
=== [[Image:basic4.png|image]] Ikuti Bersama: Mengubah struktur simbol ===
+
[[Image:0204.png|image]]
  
Ini merupakan pengantar yang baik, tetapi ada lebih banyak hal yang tercakup dalam simbologi suatu layer ketimbang hanya warnanya saja. Untuk mengetahui beberapa pilihan lain yang tersedia, tambahkan layer ''bandung_districts''. Layer ini disusun dari gambar-gambar yang diambil oleh satelit dan menunjukkan berbagai jenis tutupan lahan di sekira kawasan Bandung.
+
Mari kita hilangkan.
  
Dengan menggunakan layer ini, kita dapat belajar bagaimana menghapus garis-garis yang tampak pada peta sehingga tidak terkesan berantakan.
+
* Klik panel geser ''General options'' di bagian bawah tab ''Item''. Panel geser ''Label'' akan bergerak menjauh dan anda akan melihat antarmuka baru.
 +
* Klik kotak centang ''Show frame'' untuk menghilangkan bingkai:
  
* Buka jendela ''Layer Properties'' pada layer ''bandung_districts''.
+
[[Image:0214.png|image]]
  
Di bawah tab ''style'', anda akan melihat kotak dialog yang sama dengan sebelumnya. Tetapi sekarang anda akan melakukan lebih dari sekedar mengubah warnanya dengan cepat.
+
Berikut tampilan peta kita saat ini:
  
* Klik tombol ''Change...'' di bawah tampilan pilihan warna:
+
[[Image:0224.png|image]]
  
[[Image:053.png|image]]
+
=== [[Image:basic.png|image]] Ikuti Bersama: Menambahkan Legenda ===
  
Kotak dialog ''Symbol properties'' akan muncul.
+
Pembaca peta juga harus dapat memahami arti dari berbagai hal yang ditampilkan pada peta. Dalam beberapa kasus, seperti nama tempat, hal ini cukup jelas. Dalam kasus yang lain, artinya cukup sulit untuk ditebak; misalnya warna-warna pada area pertanian. Mari kita tambahkan legenda yang baru.
  
* Ubah warna di bagian dalam poligon pada layer dengan mengklik tombol yang terletak di samping label ''Color'' (jika anda belum melakukannya pada pelajaran yang terdahulu).
+
* Klik tombol ini:
* Pilih warna baru pada kotak dialog yang muncul.
+
* Klik ''OK'' sekali saja.
+
  
Selanjutnya, kita akan menghilangkan garis-garis di antara jenis tutupan lahan.
+
[[Image:0245.png|image]]
  
* Klik pada menu ''Border style''. Pada titik ini, akan muncul sebuah garis pendek dengan tulisan ''Solid Line''.
+
* Klik pada halaman untuk menempatkan legenda dan pindahkan ke tempat yang anda inginkan:
* Ubahlah menjadi ''No Pen''.
+
* Klik ''OK'', kemudian klik ''OK'' sekali lagi.
+
  
Sekarang layer ''bandung_districts'' tidak lagi memiliki garis-garis di antara daerah tutupan lahan yang berbeda.
+
[[Image:0255.png|800px]]
  
=== [[Image:basic4.png|image]] Coba sendiri: ===
+
Pada contoh ini, legendanya terlalu besar. Sekarang kita akan belajar untuk menyesuaikan legenda.
  
[basic<sub>m</sub>ap/symbology:id1]
+
=== [[Image:moderate.png|image]] Ikuti Bersama: Menyesuaikan Item Legenda ===
  
* Ubah layer ''bandung_districts'' sekali lagi untuk menampilkan titik-titik batas tepi yang berwarna sedikit lebih gelap dari warna arsirannya.
+
Tidak semuanya pada legenda perlu ditampilkan sehingga kita perlu menghilangkan beberapa yang tidak penting.
  
=== [[Image:moderate4.png|image]] Ikuti Bersama: Jarak pandang berbasis skala ===
+
* Pada tab ''Item'', klik panel geser ''Legend items'' .
 +
* Pilih ''places''.
 +
* Hapus dari legenda dengan mengklik tombol ''minus'':
  
Terkadang anda akan menemukan bahwa sebuah layer tidak sesuai dengan skala tertentu. Sebagai contoh, suatu set data yang berisi semua benua di dunia mungkin tidak akan terlalu terperinci dan akurat dalam menampilkan jalan-jalan. Jika itu terjadi, anda perlu menyembunyikan tampilan set data pada skala tertentu yang tidak sesuai.
+
[[Image:0265.png|image]]
  
Dalam kasus ini, kita dapat menyembunyikan tampilan jalan pada skala kecil. Sebagai contoh, ...
+
* Hapus item lain yang menurut anda tidak perlu.
  
[[Image:049.png|image]]
+
Anda juga dapat mengubah nama item.
  
...peta ini tidak terlalu berguna. Tampilan jalan hanya berupa gambar yang tidak berarti pada skala ini.
+
* Pilih sebuah layer dari daftar yang sama.
 +
* Klik tombol ''Edit'':
  
Untuk mengaktifkan rendering berbasis skala:
+
[[Image:0276.png|image]]
  
* Buka kotak dialog ''Layer Properties'' pada layer ''streets'' layer.
+
* Ubah nama layer tersebut menjadi <code>Roads and Streets</code>, <code>Water ways</code>, dan <code>Land cover</code>.
* Aktifkan tab ''General''.
+
* Klik tanda panah ke bawah di samping item manapun yang memiliki beberapa kelas untuk mengubah nama-nama kelasnya (dengan metode yang sama seperti di atas).
* Aktifkan rendering berbasis skala dengan mengklik kotak centang berlabel ''Use scale dependent rendering'':
+
* Hapus layer yang tidak perlu (misalnya area tutupan lahan yang
  
[[Image:050.png|image]]
+
tidak ditampilkan pada peta).
  
* Ubah nilai ''Maximum'' menjadi <code>100000</code>.
+
Ini adalah hasil di dalam contoh. Kami telah memindahkan legenda ke bagian sisi peta dan menggabungkan judul dengan peta.
* Klik ''OK''.
+
  
Uji efek yang dihasilkan dengan memperbesar dan memperkecil tampilan peta anda, perhatikan kapan layer ''streets'' hilang dan muncul kembali.
+
[[Image:0285.png|image]]
  
{{hlbox|Catatan: Anda dapat menggunakan roda tetikus untuk memperbesar tampilan secara bertahap. Alternatifnya, anda dapat menggunakan alat bantu untuk memperbesar tampilan jendela tertentu:}}
+
=== [[Image:basic.png|image]] Ikuti Bersama: Mengekspor Peta Anda ===
  
[[Image:051.png|image]]
+
{{hlbox|Catatan: Apakah anda ingat untuk sering menyimpan hasil kerja anda?}}
  
=== [[Image:moderate4.png|image]] Ikuti Bersama: Menambahkan layer simbol ===
+
Akhirnya peta ini siap untuk diekspor! Anda akan melihat tombol ekspor di dekat sudut kiri atas jendela ''Composer'':
  
Setelah anda mengetahui bagaimana mengubah simbologi sederhana pada suatu layer, langkah berikutnya adalah membuat simbologi yang lebih kompleks. QGIS memungkinkan anda untuk melakukannya dengan menggunakan layer simbol.
+
[[Image:0294.png|image]]
  
* Kembali ke kotak dialog ''Symbol Properties'' pada layer ''bandung_districts'' seperti sebelumnya.
+
Tombol di sebelah kanan adalah tombol ''Print'' yang menyediakan antarmuka dengan printer. Karena pilihan pencetakan akan bervariasi tergantung dari jenis printer yang anda gunakan, mungkin lebih baik untuk merujuk pada panduan printer atau panduan umum pencetakan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai topik ini.
  
Pada contoh ini, simbol yang digunakan memiliki titik-titik batas tepi (karena menggunakan style tepi ''Dot Line'').
+
Ketiga tombol lainnya memungkinkan anda untuk mengekspor halaman peta menjadi sebuah file. Ada tiga format ekspor yang dapat anda pilih:
  
[[Image:054.png|image]]
+
* ''Export as Image'' (Ekspor menjadi gambar)
 +
* ''Export as PDF'' (Ekspor menjadi PDF)
 +
* ''Export as SVG'' (Ekspor menjadi SVG)
  
Perhatikan tombol yang ditandai.
+
Ekspor menjadi gambar akan menampilkan pilihan berbagai format gambar yang biasa digunakan. Ini mungkin pilihan yang paling sederhana, tetapi gambar yang dihasilkan akan sulit untuk disunting.
  
* Klik tombol tersebut sehingga kotak dialog akan berubah menjadi seperti berikut ini:
+
Dua pilihan yang lain lebih umum digunakan.
  
[[Image:0102.png|image]]
+
Jika anda hendak mengirim peta kepada seorang kartografer (yang mungkin ingin menyunting peta tersebut untuk publikasi), pilihan terbaik adalah mengekspor peta tersebut menjadi sebuah file SVG. SVG merupakan kependekan dari ''Scalable Vector Graphic'' yang dapat diimpor ke dalam berbagai perangkat lunak seperti Inkscape atau program penyunting vektor lainnya.
  
(Bisa jadi tampilannya akan berbeda, dalam hal warna misalnya, tetapi anda akan tetap akan mengubahnya.)
+
Jika anda ingin mengirim peta kepada seorang klien, format yang paling umum digunakan adalah PDF karena mudah disesuaikan untuk keperluan pencetakan. Beberapa kartografer juga mungkin lebih menyukai PDF, jika mempunyai program untuk mengimpor dan menyunting format ini.
  
Sekarang terdapat layer simbol kedua. Karena warnanya lebih penuh, layer tersebut sudah pasti akan menutupi simbol sebelumnya. Selain itu, layer ini juga memiliki style tepi ''Solid Line'' yang tidak kita inginkan. Sudah jelas simbol ini perlu diubah.
+
Kali ini kita akan menggunakan format PDF.
  
{{hlbox|Catatan: Jangan sampai layer peta dan layer simbol tertukar. Layer peta adalah data vektor (atau raster) yang dimuat ke dalam peta. Layer simbol adalah bagian dari simbol yang digunakan untuk mewakili sebuah layer pada peta. Materi ini pada umumnya akan menyebut layer peta dengan istilah layer, sedangkan layer simbol tetap menggunakan istilah yang sama untuk menghindari kebingungan.}}
+
* Klik tombol ''Export as PDF'':
  
* Atur style tepi menjadi ''No Pen''.
+
[[Image:0303.png|image]]
* Ubah style arsiran menjadi sesuatu selain ''Solid'' atau ''No brush''. Sebagai contoh:
+
  
[[Image:0111.png|image]]
+
* Tentukan lokasi penyimpanan dan nama file seperti biasa.
 +
* Klik ''Save''.
  
* Klik ''OK'' pada kotak dialog ini dan ''Apply'' pada kotak dialog yang muncul setelahnya. Kini anda dapat melihat hasilnya dan membuat perubahan sesuai dengan kebutuhan.
+
=== Kesimpulan ===
  
Anda juga dapat menambahkan beberapa layer simbol ekstra dan membuat suatu tekstur untuk layer anda dengan cara ini.
+
* Tutup jendela ''Composer''.
 +
* Simpan peta Anda.
 +
* Cari file PDF hasil ekspor dengan menggunakan manager file pada sistem operasi anda.
 +
* Buka file tersebut.
 +
* Periksa hasilnya.
  
[[Image:0121.png|image]]
+
Selamat karena telah menyelesaikan proyek peta QGIS pertama anda!
  
Ini menyenangkan! Tetapi mungkin memiliki terlalu banyak warna untuk digunakan pada peta yang riil...
+
=== Apa Selanjutnya? ===
  
=== [[Image:moderate4.png|image]] Coba sendiri: ===
+
Pada halaman selanjutnya, anda akan diberi sebuah tugas untuk diselesaikan. Tugas ini memungkinkan anda untuk mempraktekkan teknik yang telah di pelajari sejauh ini.
  
[basic<sub>m</sub>ap/symbology:backlink-symbology-layers-1]
+
== Tugas 1 ==
  
* Buatlah tekstur yang sederhana tetapi tidak terlalu mencolok untuk layer ''forest'' dengan menggunakan metode di atas.
+
Buka projek peta anda sebelumnya dan perbaiki seperlunya. Jika anda melihat ada kesalahan kecil atau sesuatu yang belum anda perbaiki sebelumnya, lakukan sekarang.
  
''Periksa hasil yang anda peroleh''
+
Apabila anda mengikuti pelatihan ini pada level ''Dasar'' atau ''Menengah'', cobalah untuk memahami dan mengimplementasikan teknik-teknik yang diberikan pada level yang lebih tinggi.
  
=== [[Image:moderate4.png|image]] Ikuti Bersama: Mengaktifkan tingkatan simbol ===
+
Sembari memodifikasi peta, selalu buat pertanyaan untuk diri anda. Apakah peta ini mudah dibaca dan dipahami oleh seseorang yang tidak mengetahui datanya? Jika saya melihat peta ini di Internet, pada sebuah poster atau majalah, apakah peta ini akan menarik perhatian saya? Apakah saya ingin melihatnya jika peta ini bukan milik saya?
  
Layer simbol di-render secara berurutan seperti halnya layer peta yang berbeda. Dalam kasus tertentu, ini berarti memiliki banyak layer untuk satu simbol dapat menimbulkan hasil yang tidak diharapkan.
+
Apabila anda mengikuti pelatihan ini pada tingkat [[Image:basic10.png|image]] Dasar atau [[Image:moderate10.png|image]] Menengah, bacalah materi mengenai teknik-teknik pada tingkatan yang lebih lanjut. Jika ada sesuatu yang ingin anda coba terapkan pada peta, kenapa tidak mencobanya?
  
* Buat layer simbol baru untuk layer ''streets'' (dengan menggunakan metode untuk menambahkan layer simbol yang ditunjukkan sebelumnya).
+
Jika pelatihan ini diberikan kepada anda, penyelenggara latihan mungkin akan meminta anda untuk menyerahkan versi akhir dari peta anda dalam format PDF untuk dievaluasi. Jika anda mengerjakan latihan ini secara mandiri, anda disarankan untuk mengevaluasi peta yang anda buat berdasarkan kriteria yang sama. Peta anda akan dievaluasi berdasarkan tampilan dan simbologi secara keseluruhan, serta penampilan dan tata letak halaman dan elemen peta. Perlu diingat bahwa penekanan pada evaluasi tampilan peta adalah adalah kemudahan penggunaannya. Semakin menarik peta tersebut untuk dilihat, dan semakin mudah dipahami dalam sekilas, akan semakin baik.
* Berikan ketebalan dasar sebesar <code>0.5</code>.
+
* Berikan ketebalan layer teratas sebesar <code>2.0</code>.
+
  
Anda akan melihat perubahan sebagai berikut:
+
Selamat bekerja! :)
 
+
[[Image:0141.png|image]]
+
 
+
Hasilnya ternyata bukan seperti yang kita harapkan!
+
 
+
Untuk mencegah hal ini, anda dapat mengaktifkan tingkatan simbol untuk mengendalikan urutan layer simbol yang di-render.
+
 
+
* Pada kotak dialog ''Layer Properties'', klik ''Advanced <math>\rightarrow</math> Symbol levels'':
+
 
+
[[Image:055.png|image]]
+
 
+
Kotak dialog ''Symbol Levels'' akan muncul.
+
 
+
* Ubah nilai-nilai yang ada agar sesuai dengan contoh berikut ini:
+
 
+
[[Image:0162.png|image]]
+
 
+
* Klik ''OK'', kemudian ''OK'' sekali lagi.
+
 
+
Peta anda sekarang akan tampak seperti ini:
+
 
+
[[Image:0172.png|image]]
+
 
+
Setelah selesai, ingatlah untuk menyimpan simbol itu sendiri sehingga tidak hilang apabila anda hendak melakukan perubahan lagi di masa mendatang. Anda dapat menyimpan style simbol dengan mengklik tombol ''Save Style ...'' pada tab ''Style'' di dalam kotak dialog ''Layer Properties''. Simpan style anda di <code>exercise_data/styles</code>. Anda dapat memuat style yang telah disimpan sebelumnya dengan mengklik tombol ''Load Style ...''. Sebelum mengubah style, ingatlah bahwa style yang tidak tersimpan akan hilang ketika anda menggantinya.
+
 
+
=== [[Image:moderate4.png|image]] Coba sendiri: ===
+
 
+
[basic<sub>m</sub>ap/symbology:id2]
+
 
+
* Ubah tampilan layer ''streets'' sekali lagi.
+
 
+
Tampilan jalan harus berwarna abu-abu gelap atau hitam dengan garis tepi tipis berwarna kuning dan garis putih putus-putus di tengahnya agar tampak seperti jalan yang sesungguhnya.
+
 
+
[[Image:0273.png|image]]
+
 
+
=== [[Image:hard.png|image]] Coba sendiri: ===
+
 
+
[basic<sub>m</sub>ap/symbology:hard-ty] Tingkatan simbol juga dapat digunakan untuk mengklasifikasi layer (pada layer yang memiliki banyak simbol). Karena kita belum membahas mengenai klasifikasi, anda akan menggunakan data dasar yang belum diklasifikasi.
+
 
+
* Buat peta baru dan hanya tambahkan set data ''streets''.
+
* Terapkan style <code>advanced_street_style_demo.qml</code> yang telah disediakan di <code>exercise_data/styles</code>.
+
* Perbesar tampilan layer agar lebih mudah dilihat.
+
* Dengan menggunakan layer simbol, pastikan garis tepi layer saling bersambungan seperti terlihat pada gambar berikut ini:
+
 
+
[[Image:0252.png|image]]
+
 
+
=== [[Image:moderate4.png|image]] Ikuti Bersama: Jenis-jenis layer simbol ===
+
 
+
Untuk melanjutkan latihan ini, buka peta anda semula.
+
 
+
Di samping mengatur warna arsiran dan menggunakan pola yang telah tersedia, anda juga dapat menggunakan jenis layer simbol yang berbeda. Satu-satunya jenis yang sudah kita gunakan sejauh ini adalah ''Simple Fill''. Tingkatan layer simbol yang lebih tinggi memungkinkan anda untuk mengatur pilihan simbol lebih jauh lagi.
+
 
+
Setiap jenis vektor (titik, garis, dan poligon) memiliki jenis layer simbol tersendiri. Pertama-tama kita akan membahas jenis layer simbol untuk titik.
+
 
+
==== Jenis-jenis layer simbol untuk titik ====
+
 
+
* Ubah properti simbol pada layer ''places'':
+
 
+
[[Image:0282.png|image]]
+
 
+
* Anda dapat mengakses berbagai jenis layer simbol di sini:
+
 
+
[[Image:0291.png|image]]
+
 
+
* Pelajari berbagai pilihan yang tersedia dan pilih jenis layer simbol selain ''Simple Marker'' yang telah disediakan.
+
 
+
==== Jenis-jenis layer simbol untuk garis ====
+
 
+
Untuk melihat berbagai pilihan yang tersedia untuk data garis:
+
 
+
* Ubah jenis layer simbol untuk layer residential pada layer ''street'':
+
 
+
[[Image:0301.png|image]]
+
 
+
* Klik tombol ''Change'' di samping label ''Marker''.
+
* Ubah properti simbol seperti dicontohkan pada kotak dialog berikut ini:
+
 
+
[[Image:0311.png|image]]
+
 
+
* Ubah interval menjadi <code>2,00</code>:
+
 
+
[[Image:0321.png|image]]
+
 
+
* Pastikan agar tingkatan simbol sudah benar sebelum menerapkan style tersebut.
+
 
+
Setelah anda menerapkan style tersebut, lihat hasilnya pada peta. Jika anda perhatikan dengan seksama, simbol-simbol ini berubah arah sesuai dengan alur jalan tetapi tidak selalu mengikuti lekukannya. Ini dapat berguna untuk tujuan tertentu, tetapi tidak untuk yang lain. Jika ingin, anda dapat mengubah kembali layer simbol tersebut ke bentuknya semula.
+
 
+
==== Jenis-jenis layer simbol untuk poligon ====
+
 
+
Untuk melihat berbagai pilihan yang tersedia untuk data poligon:
+
 
+
* Ubah satu atau lebih jenis layer simbol pada layer ''bandung_districts'' seperti dilakukan sebelumnya pada layer yang lain.
+
* Pelajari pengaruh dari masing-masing pilihan yang tersedia dalam daftar.
+
* Anda dapat mengubah setiap simbol dengan mengklik ganda pada simbol yang ingin anda ubah.
+
 
+
[[Image:033a.png|image]]
+
 
+
* Pada contoh ini, kita telah mengkategorikan data yang ada. Anda akan mempelajari hal ini lebih jauh pada bab berikutnya.
+
* Pilih salah satu yang menurut anda cocok.
+
* Jika ragu, gunakan kombinasi dua layer melalui ''Point pattern fill'' dan ''Simple fill'':
+
 
+
[[Image:0341.png|image]]
+
 
+
* Gunakan pola arsiran titik ''Symbol layer type'':
+
* ''Marker'' seharusnya berisi Simple Marker.
+
* Pilih garis batas dan warna arsiran yang sesuai (dapat menggunakan warna yang sama).
+
* Pilih ukuran penanda (marker) yang sesuai.
+
* Klik ''OK''.
+
* Tambahkan layer simbol baru dengan ''Simple fill'' normal.
+
* Berikan warna yang kontras dengan layer pertama anda.
+
* Pindahkan ke bawah layer simbol pola titik dengan tombol ''Move down'':
+
 
+
Sebagai hasilnya, anda akan memiliki simbol bertekstur untuk layer tersebut dan anda dapat mengatur ukuran, bentuk, dan jarak titik-titik individual yang menyusun tekstur tersebut. Cuplikan layar berikut ini menunjukkan bahwa kita telah mengubah dua layer dengan metode di atas.
+
 
+
[[Image:0351.png|image]]
+
  
 
=== Kesimpulan ===
 
=== Kesimpulan ===
  
Mengubah simbologi untuk layer yang berbeda dapat mentransformasi sekumpulan file vektor menjadi sebuah peta yang dapat dibaca. Peta tersebut tidak saja mudah dipahami, tetapi juga enak dilihat!
+
Keempat modul pertama telah menunjukkan kepada Anda bagaimana membuat dan mengubah style pada sebuah peta vektor. Pada empat modul berikutnya, anda akan mempelajari bagaimana menggunakan QGIS dalam melakukan analisis SIG (Sistem Informasi Geografis) lengkap. Ini akan mencakup pembuatan dan penyuntingan data vektor; analisis data vektor; penggunaan dan analisis data raster; dan penggunaan SIG untuk memecahkan suatu permasalahan dari awal hingga akhir dengan menggunakan sumber data raster dan vektor.
 
+
Anda juga dapat membuat arsiran SVG buatan sendiri dengan menggunakan perangkat lunak penyunting vektor, misalnya Inkscape, yang banyak tersedia di Internet secara gratis.
+
 
+
=== Bacaan lebih lanjut ===
+
 
+
Contoh peta-peta yang menarik dapat dilihat di&lt;http://gis.stackexchange.com/questions/3083/examples-of-beautiful-maps&gt;`_
+
 
+
=== Apa Selanjutnya? ===
+
 
+
Mengubah simbol untuk seluruh layer memang berguna, tetapi informasi yang terkandung dalam setiap layer belum tersedia untuk pembaca peta. Apa nama jalan-jalan tersebut? Wilayah administratif apa yang menaungi daerah-daerah tertentu? Bidang permukaan relatif seperti apa yang dimiliki lahan pertanian tersebut? Semua informasi ini masih tersembunyi. Pelajaran berikutnya akan menjelaskan bagaimana menampilkan data ini pada peta anda.
+
  
{{hlbox|Catatan: Apakah anda ingat untuk menyimpan peta anda sebelumnya?}}
+
{{example|Click here to go to [[GIS AH IND M6|Modul 6: Membuat Data Vektor]]}}

Revisi terkini pada 28 Oktober 2014 11.10

Modul: Membuat Peta

Pada modul ini, anda akan mempelajari bagaimana menggunakan Map Composer QGIS untuk menghasilkan peta berkualitas yang dilengkapi dengan semua komponen peta yang diperlukan.

Pelajaran: Menggunakan Map Composer

Setelah memiliki sebuah peta, anda harus dapat mencetak atau mengekspor peta tersebut menjadi sebuah dokumen. Alasannya, file peta SIG bukanlah sebuah peta. File ini hanya menyimpan kondisi program SIG dengan referensi yang mengacu pada semua layer, label, warna, dsb. Bagi orang yang tidak memiliki datanya atau program SIG yang sama (seperti QGIS), file peta tersebut menjadi tidak berguna. Untungnya, QGIS dapat mengekspor file peta ke dalam format yang dapat dibaca oleh komputer manapun serta mencetak isinya jika anda mempunyai printer. Baik pencetakan maupun ekspor dilakukan melalui Map Composer.

Tujuan dari pelajaran ini: Menggunakan Map Composer QGIS untuk membuat peta dasar dengan semua pengaturan yang diperlukan.

image Ikuti Bersama: Composer Manager

QGIS memungkinkan anda untuk membuat beberapa peta dengan menggunakan file peta yang sama. Untuk tujuan ini, QGIS memiliki alat bantu yang disebut Composer Manager .

  • Perbesar tampilan area peta yang menunjukkan jalan-jalan dan lokasi di Bandung.
  • Klik menu File \rightarrow Composer Manager untuk menjalankan alat bantu ini. Anda akan melihat kotak dialog Composer manager yang kosong.
  • Klik tombol Add untuk menambahkan composer baru yang diberi nama Composer 1 (anda dapat menggunakan angka lain jika sudah pernah menggunakan Composer Manager sebelumnya).
  • Pilih composer baru dan klik tombol Rename untuk mengubah namanya menjadi Swellendam.
  • Klik OK.
  • Klik tombol Show.

(Anda juga dapat menutup kotak dialog tersebut dan membuka sebuah composer melalui File \rightarrow Print Composers, seperti ditunjukkan pada gambar berikut ini.)

image

Terlepas dari cara yang digunakan, anda sekarang akan melihat jendela Print Composer.

image Ikuti Bersama: Komposisi Peta Dasar

Pada contoh ini, komposisinya sudah sesuai dengan keinginan kita. Pastikan peta yang anda buat juga demikian.

  • Periksa bahwa nilai-nilai yang berada pada General \rightarrow Composition \rightarrow Paper and Quality sudah diatur sebagai berikut:
  • Size: A4 (210x297mm)
  • Orientation: Landscape
  • Quality: 300dpi

Kini anda sudah memiliki tata letak halaman seperti yang diinginkan, tetapi halaman ini masih kosong. Sudah jelas yang kurang adalah peta itu sendiri. Mari kita selesaikan!

  • Klik tombol Add New Map:

image

Setelah mengaktifkan alat bantu ini, anda dapat menempatkan sebuah peta pada halaman tata letak.

  • Klik dan geser sebuah kotak pada halaman kosong:

0064.png

Peta akan muncul pada halaman tersebut.

  • Pindahkan peta dengan mengklik dan menggesernya:

0075.png

  • Ubah ukurannya dengan mengklik dan menggeser kotak di bagian sudut:

0084.png

Catatan: Tentu saja peta anda mungkin tampak jauh berbeda. Ini tergantung pada pengaturan proyek anda. Tetapi jangan khawatir! Langkah-langkah ini bersifat umum sehingga tetap dapat diterapkan terlepas dari penampilan peta itu sendiri.

  • Pastikan anda menyisakan batas margin di sepanjang tepian peta dan memberi ruang di bagian atas untuk memasukkan judul:

image

  • Perbesar dan perkecil tampilan halaman (tapi bukan pada petanya!) dengan menggunakan tombol-tombol ini:

image

  • Perbesar dan geser peta pada jendela utama QGIS. Anda juga dapat menggeser peta dengan menggunakan alat bantu Move item content:

image

Pada saat melakukan pembesaran, tampilan peta tidak akan memperbarui diri secara otomatis. Hal ini dilakukan agar waktu anda tidak terbuang untuk memuat ulang peta sementara anda melakukan pembesaran pada halaman yang diinginkan. Namun akibatnya jika anda memperbesar atau memperkecilnya, peta tersebut akan berada pada resolusi yang salah dan akan terlihat jelek atau tidak terbaca.

  • Perbarui tampilan peta dengan mengklik tombol ini:

image

Ingatlah bahwa ukuran dan posisi peta yang anda tentukan disini tidak harus final. Anda selalu dapat kembali dan mengubahnya lagi jika perlu. Sekarang, anda perlu memastikan bahwa anda telah menyimpan perubahan pada peta ini. Karena Composer pada QGIS merupakan bagian dari file peta utama, anda perlu melakukan penyimpanan pada proyek utama. Buka jendela utama QGIS (yang menampilkan Layers list dan elemen lain yang anda gunakan sebelumnya) dan simpan proyek anda seperti biasa.

image Ikuti Bersama: Menambahkan Judul

Sekarang peta anda sudah terlihat bagus pada halaman tersebut, tetapi pembaca belum mengetahui apa-apa mengenai peta ini. Mereka membutuhkan suatu konteks, yang akan anda sediakan dengan menambahkan elemen-elemen peta. Pertama-tama, mari kita tambahkan judul.

  • Klik tombol ini:

image

  • Klik pada peta sehingga muncul sebuah label:

image

  • Ubah ukurannya dan tempatkan pada bagian atas halaman. Label tersebut bisa diubah ukurannya dan dipindah dengan cara yang sama seperti anda mengubah ukuran dan memindahkan petanya.

image

Namun jika anda mencobanya, anda akan melihat bahwa cukup sulit untuk menempatkan label tepat di bagian tengah peta! Untungnya ada alat bantu yang dapat melakukannya.

  • Klik pada peta untuk memilihnya.
  • Tahan tombol shift pada keyboard anda dan klik pada label.
  • Cari alat bantu ini (tetapi jangan diklik dulu):

image

  • Klik tanda panah ke bawah di samping tombol tersebut.
  • Klik Align center:

image

Untuk memastikan agar anda tidak memindahkan elemen-elemen ini secara tidak sengaja setelah anda menempatkannya:

  • Klik kanan pada peta dan label.

Sebuah ikon kecil berbentuk kunci akan muncul di bagian sudut yang memberitahu anda bahwa elemen tersebut tidak dapat dipindahkan. Anda selalu dapat mengklik kanan pada elemen tersebut untuk membuka kuncinya.

Kini labelnya telah ditempatkan di tengah peta, tetapi isinya belum. Untuk menempatkan isi label di bagian tengah:

  • Klik label untuk memilihnya.
  • Klik tab Item pada panel di samping jendela Composer.
  • Ubah teks label menjadi Bandung:

image

  • Gunakan antarmuka berikut ini untuk mengubah pengaturan pilihan huruf dan perataan teks:

image

  • Pilih huruf yang besar namun tetap dapat dibaca (contoh ini menggunakan huruf default dengan ukuran 36) dan biarkan warnanya.

Bahkan mungkin akan lebih baik untuk membiarkannya berwarna hitam seperti aslinya. Kuncinya adalah mengatur huruf agar tidak memecah perhatian sehingga pembaca yang melihatnya tidak terpaku pada judul dan mengabaikan petanya!

  • Atur Horizontal Alignment menjadi Center sehingga judul berada di tengah label.

image

Kita sudah mencapai kemajuan yang baik, tetapi label ini masih memiliki bingkai yang tidak perlu:

image

Mari kita hilangkan.

  • Klik panel geser General options di bagian bawah tab Item. Panel geser Label akan bergerak menjauh dan anda akan melihat antarmuka baru.
  • Klik kotak centang Show frame untuk menghilangkan bingkai:

image

Berikut tampilan peta kita saat ini:

image

image Ikuti Bersama: Menambahkan Legenda

Pembaca peta juga harus dapat memahami arti dari berbagai hal yang ditampilkan pada peta. Dalam beberapa kasus, seperti nama tempat, hal ini cukup jelas. Dalam kasus yang lain, artinya cukup sulit untuk ditebak; misalnya warna-warna pada area pertanian. Mari kita tambahkan legenda yang baru.

  • Klik tombol ini:

image

  • Klik pada halaman untuk menempatkan legenda dan pindahkan ke tempat yang anda inginkan:

0255.png

Pada contoh ini, legendanya terlalu besar. Sekarang kita akan belajar untuk menyesuaikan legenda.

image Ikuti Bersama: Menyesuaikan Item Legenda

Tidak semuanya pada legenda perlu ditampilkan sehingga kita perlu menghilangkan beberapa yang tidak penting.

  • Pada tab Item, klik panel geser Legend items .
  • Pilih places.
  • Hapus dari legenda dengan mengklik tombol minus:

image

  • Hapus item lain yang menurut anda tidak perlu.

Anda juga dapat mengubah nama item.

  • Pilih sebuah layer dari daftar yang sama.
  • Klik tombol Edit:

image

  • Ubah nama layer tersebut menjadi Roads and Streets, Water ways, dan Land cover.
  • Klik tanda panah ke bawah di samping item manapun yang memiliki beberapa kelas untuk mengubah nama-nama kelasnya (dengan metode yang sama seperti di atas).
  • Hapus layer yang tidak perlu (misalnya area tutupan lahan yang

tidak ditampilkan pada peta).

Ini adalah hasil di dalam contoh. Kami telah memindahkan legenda ke bagian sisi peta dan menggabungkan judul dengan peta.

image

image Ikuti Bersama: Mengekspor Peta Anda

Catatan: Apakah anda ingat untuk sering menyimpan hasil kerja anda?

Akhirnya peta ini siap untuk diekspor! Anda akan melihat tombol ekspor di dekat sudut kiri atas jendela Composer:

image

Tombol di sebelah kanan adalah tombol Print yang menyediakan antarmuka dengan printer. Karena pilihan pencetakan akan bervariasi tergantung dari jenis printer yang anda gunakan, mungkin lebih baik untuk merujuk pada panduan printer atau panduan umum pencetakan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai topik ini.

Ketiga tombol lainnya memungkinkan anda untuk mengekspor halaman peta menjadi sebuah file. Ada tiga format ekspor yang dapat anda pilih:

  • Export as Image (Ekspor menjadi gambar)
  • Export as PDF (Ekspor menjadi PDF)
  • Export as SVG (Ekspor menjadi SVG)

Ekspor menjadi gambar akan menampilkan pilihan berbagai format gambar yang biasa digunakan. Ini mungkin pilihan yang paling sederhana, tetapi gambar yang dihasilkan akan sulit untuk disunting.

Dua pilihan yang lain lebih umum digunakan.

Jika anda hendak mengirim peta kepada seorang kartografer (yang mungkin ingin menyunting peta tersebut untuk publikasi), pilihan terbaik adalah mengekspor peta tersebut menjadi sebuah file SVG. SVG merupakan kependekan dari Scalable Vector Graphic yang dapat diimpor ke dalam berbagai perangkat lunak seperti Inkscape atau program penyunting vektor lainnya.

Jika anda ingin mengirim peta kepada seorang klien, format yang paling umum digunakan adalah PDF karena mudah disesuaikan untuk keperluan pencetakan. Beberapa kartografer juga mungkin lebih menyukai PDF, jika mempunyai program untuk mengimpor dan menyunting format ini.

Kali ini kita akan menggunakan format PDF.

  • Klik tombol Export as PDF:

image

  • Tentukan lokasi penyimpanan dan nama file seperti biasa.
  • Klik Save.

Kesimpulan

  • Tutup jendela Composer.
  • Simpan peta Anda.
  • Cari file PDF hasil ekspor dengan menggunakan manager file pada sistem operasi anda.
  • Buka file tersebut.
  • Periksa hasilnya.

Selamat karena telah menyelesaikan proyek peta QGIS pertama anda!

Apa Selanjutnya?

Pada halaman selanjutnya, anda akan diberi sebuah tugas untuk diselesaikan. Tugas ini memungkinkan anda untuk mempraktekkan teknik yang telah di pelajari sejauh ini.

Tugas 1

Buka projek peta anda sebelumnya dan perbaiki seperlunya. Jika anda melihat ada kesalahan kecil atau sesuatu yang belum anda perbaiki sebelumnya, lakukan sekarang.

Apabila anda mengikuti pelatihan ini pada level Dasar atau Menengah, cobalah untuk memahami dan mengimplementasikan teknik-teknik yang diberikan pada level yang lebih tinggi.

Sembari memodifikasi peta, selalu buat pertanyaan untuk diri anda. Apakah peta ini mudah dibaca dan dipahami oleh seseorang yang tidak mengetahui datanya? Jika saya melihat peta ini di Internet, pada sebuah poster atau majalah, apakah peta ini akan menarik perhatian saya? Apakah saya ingin melihatnya jika peta ini bukan milik saya?

Apabila anda mengikuti pelatihan ini pada tingkat image Dasar atau image Menengah, bacalah materi mengenai teknik-teknik pada tingkatan yang lebih lanjut. Jika ada sesuatu yang ingin anda coba terapkan pada peta, kenapa tidak mencobanya?

Jika pelatihan ini diberikan kepada anda, penyelenggara latihan mungkin akan meminta anda untuk menyerahkan versi akhir dari peta anda dalam format PDF untuk dievaluasi. Jika anda mengerjakan latihan ini secara mandiri, anda disarankan untuk mengevaluasi peta yang anda buat berdasarkan kriteria yang sama. Peta anda akan dievaluasi berdasarkan tampilan dan simbologi secara keseluruhan, serta penampilan dan tata letak halaman dan elemen peta. Perlu diingat bahwa penekanan pada evaluasi tampilan peta adalah adalah kemudahan penggunaannya. Semakin menarik peta tersebut untuk dilihat, dan semakin mudah dipahami dalam sekilas, akan semakin baik.

Selamat bekerja! :)

Kesimpulan

Keempat modul pertama telah menunjukkan kepada Anda bagaimana membuat dan mengubah style pada sebuah peta vektor. Pada empat modul berikutnya, anda akan mempelajari bagaimana menggunakan QGIS dalam melakukan analisis SIG (Sistem Informasi Geografis) lengkap. Ini akan mencakup pembuatan dan penyuntingan data vektor; analisis data vektor; penggunaan dan analisis data raster; dan penggunaan SIG untuk memecahkan suatu permasalahan dari awal hingga akhir dengan menggunakan sumber data raster dan vektor.

Click here to go to Modul 6: Membuat Data Vektor