GIS AH IND M5

Modul: Membuat Peta

Pada modul ini, anda akan mempelajari bagaimana menggunakan Map Composer QGIS untuk menghasilkan peta berkualitas yang dilengkapi dengan semua komponen peta yang diperlukan.

Pelajaran: Menggunakan Map Composer

Setelah memiliki sebuah peta, anda harus dapat mencetak atau mengekspor peta tersebut menjadi sebuah dokumen. Alasannya, file peta SIG bukanlah sebuah peta. File ini hanya menyimpan kondisi program SIG dengan referensi yang mengacu pada semua layer, label, warna, dsb. Bagi orang yang tidak memiliki datanya atau program SIG yang sama (seperti QGIS), file peta tersebut menjadi tidak berguna. Untungnya, QGIS dapat mengekspor file peta ke dalam format yang dapat dibaca oleh komputer manapun serta mencetak isinya jika anda mempunyai printer. Baik pencetakan maupun ekspor dilakukan melalui Map Composer.

Tujuan dari pelajaran ini: Menggunakan Map Composer QGIS untuk membuat peta dasar dengan semua pengaturan yang diperlukan.

image Ikuti Bersama: Composer Manager

QGIS memungkinkan anda untuk membuat beberapa peta dengan menggunakan file peta yang sama. Untuk tujuan ini, QGIS memiliki alat bantu yang disebut Composer Manager .

  • Perbesar tampilan area peta yang menunjukkan jalan-jalan dan lokasi di Bandung.
  • Klik menu File \rightarrow Composer Manager untuk menjalankan alat bantu ini. Anda akan melihat kotak dialog Composer manager yang kosong.
  • Klik tombol Add untuk menambahkan composer baru yang diberi nama Composer 1 (anda dapat menggunakan angka lain jika sudah pernah menggunakan Composer Manager sebelumnya).
  • Pilih composer baru dan klik tombol Rename untuk mengubah namanya menjadi Swellendam.
  • Klik OK.
  • Klik tombol Show.

(Anda juga dapat menutup kotak dialog tersebut dan membuka sebuah composer melalui File \rightarrow Print Composers, seperti ditunjukkan pada gambar berikut ini.)

image

Terlepas dari cara yang digunakan, anda sekarang akan melihat jendela Print Composer.

image Ikuti Bersama: Komposisi Peta Dasar

Pada contoh ini, komposisinya sudah sesuai dengan keinginan kita. Pastikan peta yang anda buat juga demikian.

  • Periksa bahwa nilai-nilai yang berada pada General \rightarrow Composition \rightarrow Paper and Quality sudah diatur sebagai berikut:
  • Size: A4 (210x297mm)
  • Orientation: Landscape
  • Quality: 300dpi

Kini anda sudah memiliki tata letak halaman seperti yang diinginkan, tetapi halaman ini masih kosong. Sudah jelas yang kurang adalah peta itu sendiri. Mari kita selesaikan!

  • Klik tombol Add New Map:

image

Setelah mengaktifkan alat bantu ini, anda dapat menempatkan sebuah peta pada halaman tata letak.

  • Klik dan geser sebuah kotak pada halaman kosong:

0064.png

Peta akan muncul pada halaman tersebut.

  • Pindahkan peta dengan mengklik dan menggesernya:

0075.png

  • Ubah ukurannya dengan mengklik dan menggeser kotak di bagian sudut:

0084.png

Catatan: Tentu saja peta anda mungkin tampak jauh berbeda. Ini tergantung pada pengaturan proyek anda. Tetapi jangan khawatir! Langkah-langkah ini bersifat umum sehingga tetap dapat diterapkan terlepas dari penampilan peta itu sendiri.

  • Pastikan anda menyisakan batas margin di sepanjang tepian peta dan memberi ruang di bagian atas untuk memasukkan judul:

image

  • Perbesar dan perkecil tampilan halaman (tapi bukan pada petanya!) dengan menggunakan tombol-tombol ini:

image

  • Perbesar dan geser peta pada jendela utama QGIS. Anda juga dapat menggeser peta dengan menggunakan alat bantu Move item content:

image

Pada saat melakukan pembesaran, tampilan peta tidak akan memperbarui diri secara otomatis. Hal ini dilakukan agar waktu anda tidak terbuang untuk memuat ulang peta sementara anda melakukan pembesaran pada halaman yang diinginkan. Namun akibatnya jika anda memperbesar atau memperkecilnya, peta tersebut akan berada pada resolusi yang salah dan akan terlihat jelek atau tidak terbaca.

  • Perbarui tampilan peta dengan mengklik tombol ini:

image

Ingatlah bahwa ukuran dan posisi peta yang anda tentukan disini tidak harus final. Anda selalu dapat kembali dan mengubahnya lagi jika perlu. Sekarang, anda perlu memastikan bahwa anda telah menyimpan perubahan pada peta ini. Karena Composer pada QGIS merupakan bagian dari file peta utama, anda perlu melakukan penyimpanan pada proyek utama. Buka jendela utama QGIS (yang menampilkan Layers list dan elemen lain yang anda gunakan sebelumnya) dan simpan proyek anda seperti biasa.

image Ikuti Bersama: Menambahkan Judul

Sekarang peta anda sudah terlihat bagus pada halaman tersebut, tetapi pembaca belum mengetahui apa-apa mengenai peta ini. Mereka membutuhkan suatu konteks, yang akan anda sediakan dengan menambahkan elemen-elemen peta. Pertama-tama, mari kita tambahkan judul.

  • Klik tombol ini:

image

  • Klik pada peta sehingga muncul sebuah label:

image

  • Ubah ukurannya dan tempatkan pada bagian atas halaman. Label tersebut bisa diubah ukurannya dan dipindah dengan cara yang sama seperti anda mengubah ukuran dan memindahkan petanya.

image

Namun jika anda mencobanya, anda akan melihat bahwa cukup sulit untuk menempatkan label tepat di bagian tengah peta! Untungnya ada alat bantu yang dapat melakukannya.

  • Klik pada peta untuk memilihnya.
  • Tahan tombol shift pada keyboard anda dan klik pada label.
  • Cari alat bantu ini (tetapi jangan diklik dulu):

image

  • Klik tanda panah ke bawah di samping tombol tersebut.
  • Klik Align center:

image

Untuk memastikan agar anda tidak memindahkan elemen-elemen ini secara tidak sengaja setelah anda menempatkannya:

  • Klik kanan pada peta dan label.

Sebuah ikon kecil berbentuk kunci akan muncul di bagian sudut yang memberitahu anda bahwa elemen tersebut tidak dapat dipindahkan. Anda selalu dapat mengklik kanan pada elemen tersebut untuk membuka kuncinya.

Kini labelnya telah ditempatkan di tengah peta, tetapi isinya belum. Untuk menempatkan isi label di bagian tengah:

  • Klik label untuk memilihnya.
  • Klik tab Item pada panel di samping jendela Composer.
  • Ubah teks label menjadi Bandung:

image

  • Gunakan antarmuka berikut ini untuk mengubah pengaturan pilihan huruf dan perataan teks:

image

  • Pilih huruf yang besar namun tetap dapat dibaca (contoh ini menggunakan huruf default dengan ukuran 36) dan biarkan warnanya.

Bahkan mungkin akan lebih baik untuk membiarkannya berwarna hitam seperti aslinya. Kuncinya adalah mengatur huruf agar tidak memecah perhatian sehingga pembaca yang melihatnya tidak terpaku pada judul dan mengabaikan petanya!

  • Atur Horizontal Alignment menjadi Center sehingga judul berada di tengah label.

image

Kita sudah mencapai kemajuan yang baik, tetapi label ini masih memiliki bingkai yang tidak perlu:

image

Mari kita hilangkan.

  • Klik panel geser General options di bagian bawah tab Item. Panel geser Label akan bergerak menjauh dan anda akan melihat antarmuka baru.
  • Klik kotak centang Show frame untuk menghilangkan bingkai:

image

Berikut tampilan peta kita saat ini:

image

image Ikuti Bersama: Menambahkan Legenda

Pembaca peta juga harus dapat memahami arti dari berbagai hal yang ditampilkan pada peta. Dalam beberapa kasus, seperti nama tempat, hal ini cukup jelas. Dalam kasus yang lain, artinya cukup sulit untuk ditebak; misalnya warna-warna pada area pertanian. Mari kita tambahkan legenda yang baru.

  • Klik tombol ini:

image

  • Klik pada halaman untuk menempatkan legenda dan pindahkan ke tempat yang anda inginkan:

0255.png

Pada contoh ini, legendanya terlalu besar. Sekarang kita akan belajar untuk menyesuaikan legenda.

image Ikuti Bersama: Menyesuaikan Item Legenda

Tidak semuanya pada legenda perlu ditampilkan sehingga kita perlu menghilangkan beberapa yang tidak penting.

  • Pada tab Item, klik panel geser Legend items .
  • Pilih places.
  • Hapus dari legenda dengan mengklik tombol minus:

image

  • Hapus item lain yang menurut anda tidak perlu.

Anda juga dapat mengubah nama item.

  • Pilih sebuah layer dari daftar yang sama.
  • Klik tombol Edit:

image

  • Ubah nama layer tersebut menjadi Roads and Streets, Water ways, dan Land cover.
  • Klik tanda panah ke bawah di samping item manapun yang memiliki beberapa kelas untuk mengubah nama-nama kelasnya (dengan metode yang sama seperti di atas).
  • Hapus layer yang tidak perlu (misalnya area tutupan lahan yang

tidak ditampilkan pada peta).

Ini adalah hasil di dalam contoh. Kami telah memindahkan legenda ke bagian sisi peta dan menggabungkan judul dengan peta.

image

image Ikuti Bersama: Mengekspor Peta Anda

Catatan: Apakah anda ingat untuk sering menyimpan hasil kerja anda?

Akhirnya peta ini siap untuk diekspor! Anda akan melihat tombol ekspor di dekat sudut kiri atas jendela Composer:

image

Tombol di sebelah kanan adalah tombol Print yang menyediakan antarmuka dengan printer. Karena pilihan pencetakan akan bervariasi tergantung dari jenis printer yang anda gunakan, mungkin lebih baik untuk merujuk pada panduan printer atau panduan umum pencetakan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai topik ini.

Ketiga tombol lainnya memungkinkan anda untuk mengekspor halaman peta menjadi sebuah file. Ada tiga format ekspor yang dapat anda pilih:

  • Export as Image (Ekspor menjadi gambar)
  • Export as PDF (Ekspor menjadi PDF)
  • Export as SVG (Ekspor menjadi SVG)

Ekspor menjadi gambar akan menampilkan pilihan berbagai format gambar yang biasa digunakan. Ini mungkin pilihan yang paling sederhana, tetapi gambar yang dihasilkan akan sulit untuk disunting.

Dua pilihan yang lain lebih umum digunakan.

Jika anda hendak mengirim peta kepada seorang kartografer (yang mungkin ingin menyunting peta tersebut untuk publikasi), pilihan terbaik adalah mengekspor peta tersebut menjadi sebuah file SVG. SVG merupakan kependekan dari Scalable Vector Graphic yang dapat diimpor ke dalam berbagai perangkat lunak seperti Inkscape atau program penyunting vektor lainnya.

Jika anda ingin mengirim peta kepada seorang klien, format yang paling umum digunakan adalah PDF karena mudah disesuaikan untuk keperluan pencetakan. Beberapa kartografer juga mungkin lebih menyukai PDF, jika mempunyai program untuk mengimpor dan menyunting format ini.

Kali ini kita akan menggunakan format PDF.

  • Klik tombol Export as PDF:

image

  • Tentukan lokasi penyimpanan dan nama file seperti biasa.
  • Klik Save.

Kesimpulan

  • Tutup jendela Composer.
  • Simpan peta Anda.
  • Cari file PDF hasil ekspor dengan menggunakan manager file pada sistem operasi anda.
  • Buka file tersebut.
  • Periksa hasilnya.

Selamat karena telah menyelesaikan proyek peta QGIS pertama anda!

Apa Selanjutnya?

Pada halaman selanjutnya, anda akan diberi sebuah tugas untuk diselesaikan. Tugas ini memungkinkan anda untuk mempraktekkan teknik yang telah di pelajari sejauh ini.

Tugas 1

Buka projek peta anda sebelumnya dan perbaiki seperlunya. Jika anda melihat ada kesalahan kecil atau sesuatu yang belum anda perbaiki sebelumnya, lakukan sekarang.

Apabila anda mengikuti pelatihan ini pada level Dasar atau Menengah, cobalah untuk memahami dan mengimplementasikan teknik-teknik yang diberikan pada level yang lebih tinggi.

Sembari memodifikasi peta, selalu buat pertanyaan untuk diri anda. Apakah peta ini mudah dibaca dan dipahami oleh seseorang yang tidak mengetahui datanya? Jika saya melihat peta ini di Internet, pada sebuah poster atau majalah, apakah peta ini akan menarik perhatian saya? Apakah saya ingin melihatnya jika peta ini bukan milik saya?

Apabila anda mengikuti pelatihan ini pada tingkat image Dasar atau image Menengah, bacalah materi mengenai teknik-teknik pada tingkatan yang lebih lanjut. Jika ada sesuatu yang ingin anda coba terapkan pada peta, kenapa tidak mencobanya?

Jika pelatihan ini diberikan kepada anda, penyelenggara latihan mungkin akan meminta anda untuk menyerahkan versi akhir dari peta anda dalam format PDF untuk dievaluasi. Jika anda mengerjakan latihan ini secara mandiri, anda disarankan untuk mengevaluasi peta yang anda buat berdasarkan kriteria yang sama. Peta anda akan dievaluasi berdasarkan tampilan dan simbologi secara keseluruhan, serta penampilan dan tata letak halaman dan elemen peta. Perlu diingat bahwa penekanan pada evaluasi tampilan peta adalah adalah kemudahan penggunaannya. Semakin menarik peta tersebut untuk dilihat, dan semakin mudah dipahami dalam sekilas, akan semakin baik.

Selamat bekerja! :)

Kesimpulan

Keempat modul pertama telah menunjukkan kepada Anda bagaimana membuat dan mengubah style pada sebuah peta vektor. Pada empat modul berikutnya, anda akan mempelajari bagaimana menggunakan QGIS dalam melakukan analisis SIG (Sistem Informasi Geografis) lengkap. Ini akan mencakup pembuatan dan penyuntingan data vektor; analisis data vektor; penggunaan dan analisis data raster; dan penggunaan SIG untuk memecahkan suatu permasalahan dari awal hingga akhir dengan menggunakan sumber data raster dan vektor.

Click here to go to Modul 6: Membuat Data Vektor