<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://wiki.isikhnas.com/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Linda</id>
	<title>Wiki Sumber Informasi iSIKHNAS - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.isikhnas.com/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Linda"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/w/Special:Contributions/Linda"/>
	<updated>2026-08-20T12:30:12Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.31.16</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/15/id&amp;diff=22985</id>
		<title>Translations:Building a good learning atmosphere/15/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/15/id&amp;diff=22985"/>
		<updated>2015-01-19T10:00:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Seorang instruktur dapat merespon kebutuhan emosional dengan:   &lt;br /&gt;
*Menjadi sumber pembelajaran, seorang pelatih &lt;br /&gt;
*Menjelaskan manfaat pelatihan (apa yang ada untuk saya), kemudian membiarkan peserta mengeksplorasi  sebanyak mungkin (untuk menemukan manfaat bagi mereka sendiri) &lt;br /&gt;
*Menghormati mereka (tidak merendahkan) &lt;br /&gt;
*Mengajar sesuai dengan level mereka (tidak diatas maupun dibawah) &lt;br /&gt;
*Tidak mempermalukan mereka &lt;br /&gt;
*Menyediakan bantuan yang bermakna dan kesempatan untuk memperoleh umpan balik dari sesama peserta (Ini juga merupakan bantuan yang sangat berarti.) &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang tidak mengancam (Hal ini sejalan dengan pengajaran yang sesuai dengan level mereka.) &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang realistis dan fokus pada masalah; gunakan skenario yang familiar dan yang mungkin mereka alami&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22986</id>
		<title>Building a good learning atmosphere/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22986"/>
		<updated>2015-01-19T10:00:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==10.	Membangun suasana belajar yang baik==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat dan atur sebuah rencana &lt;br /&gt;
*Gunakan kerangka pelatihan sebagai panduan untuk mengelola waktu dan mengarahkan&lt;br /&gt;
*Sampaikan kepada peserta tentang rencana tersebut dan gunakan sebagai acuan&lt;br /&gt;
*Ajak kelompok untuk menetapkan aturan selama berpartisipasi dalam pelatihan. Aturan tersebut dapat meliputi;&lt;br /&gt;
**Larangan penggunaan ponsel &lt;br /&gt;
**Bergantian saat berbicara&lt;br /&gt;
**Pencatat waktu&lt;br /&gt;
**Waktu mulai dan selesai&lt;br /&gt;
**Setiap orang harus berpartisipasi dan tidak boleh mendominasi&lt;br /&gt;
**Menghargai setiap ide&lt;br /&gt;
**dll&lt;br /&gt;
*Antisipasi kesulitan, tantangan dan rintangan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan siapkan solusi atau strategi guna menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persiapkan secara seksama&lt;br /&gt;
*Pahami keseluruhan materi dan tujuan pembelajaran dari masing-masing bagian.&lt;br /&gt;
*Gunakan pengetahuan dan pengalaman anda agar materi lebih pas dan sesuai. Mulai ‘miliki’ materi tersebut.&lt;br /&gt;
*Tuliskan pertanyaan yang ingin anda ajukan, alur diskusi dan apa yang akan anda lakukan untuk menjelaskan konsep-konsep yang penting dan rumit.&lt;br /&gt;
*Pikirkan tahapan untuk setiap bagian pelatihan. Bayangkan prosesnya, bayangkan peserta. Pikirkan tentang apa yang akan mereka butuhkan dari anda agar dapat mengikuti materi, merampungkan kegiatan dan memahami isi materi secara maksimal.&lt;br /&gt;
*Persiapkan setiap langkah dengan mempertimbangkan waktu, apa yang akan anda sampaikan, bagaimana anda akan memulai sesi, bantuan apa yang anda butuhkan, informasi tambahan apa yang akan dibutuhkan oleh peserta agar dapat menuntaskan sebuah isu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===ciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif===&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator pelatihan membangun suasana belajar yang baik dengan; &lt;br /&gt;
*melakukan persiapan secara seksama.&lt;br /&gt;
*sabar mendengarkan peserta.&lt;br /&gt;
*memperhatikan setiap detil.&lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat. Sesuatu yang kritis dan dapat mendorong dialog nyata. &lt;br /&gt;
*mengatur kegiatan atau diskusi yang dapat membantu proses pembelajaran  &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa peserta tidak harus selalu diberitahu   &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa semua orang yang berada di ruangan tersebut memiliki pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya dan membantu kelompok  &lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat guna&lt;br /&gt;
**membantu peserta memulai proses berpikirnya sendiri  &lt;br /&gt;
**mencari tahu apa yang telah mereka ketahui  &lt;br /&gt;
*Hindari memberikan kepada peserta sesuatu yang sebenarnya dapat digali dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Peserta akan mencari ide untuk mereka gunakan. Jangan menyuapi. Tunjukkan, jangan memberitahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan yang baik dapat memiliki beberapa atau seluruh atribut berikut: &lt;br /&gt;
*Partisipatif &lt;br /&gt;
*Interaktif &lt;br /&gt;
*Fasilitatif &lt;br /&gt;
*Fleksibel &lt;br /&gt;
*Menggambarkan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki   &lt;br /&gt;
*Aktif &lt;br /&gt;
*Bervariasi &lt;br /&gt;
*Aksi/gerakan fisik &lt;br /&gt;
*Melibatkan panca indera &lt;br /&gt;
*Pengulangan dan penegasan &lt;br /&gt;
*Menyenangkan atau setidaknya dapat dinikmati &lt;br /&gt;
*Praktek dan menggunakan keterampilan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memahami tentang perbedaan gaya belajar dan menggunakan pendekatan mengajar yang sesuai untuk peserta yang beragam merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Selain itu, instruktur perlu memahami tentang cara terbaik orang dewasa belajar dan bagaiman menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tiga faktor yang diperlukan untuk menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif: &lt;br /&gt;
*Faktor fisik &lt;br /&gt;
*Faktor emosional  &lt;br /&gt;
*Faktor intelektual &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor-faktor Fisik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dewasa harus merasa nyaman secara fisik untuk dapat fokus belajar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktor-faktor berikut dapat membantu penciptaan lingkungan belajar yang nyaman secara fisik: &lt;br /&gt;
*Ruangan tidak terlampau panas atau dingin. &lt;br /&gt;
*Ruangan ditata sedemikian rupa agar peserta dapat melihat dan mendengar instruktur. &lt;br /&gt;
*Pencahayaan dan amplifikasi cukup untuk mereka yang memiliki masalah penglihatan dan pendengaran. &lt;br /&gt;
*Beri kelonggaran jika merasa lelah: sesering mungkin berikan kegiatan agar peserta tidak duduk terlalu lama; anda pun dapat beristirahat secara teratur. &lt;br /&gt;
*Pelatih peka terhadap waktu, suasana kelas dan motivasi dalam kelompok. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang instruktur dapat menjawab kebutuhan fisik dengan: &lt;br /&gt;
*menanyakan kepada peserta apakah mereka merasa nyaman  &lt;br /&gt;
*mengamati bahasa tubuh peserta  &lt;br /&gt;
*bersikap responsif dalam hal waktu, kebutuhan untuk beristirahat &lt;br /&gt;
*memastikan bahwa mereka memandang ruang kelas dari sudut pandang peserta (yakni, berdiri dan melihat dari arah belakang kelas) &lt;br /&gt;
*mengurangi gangguan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor-faktor emosional===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dewasa juga harus merasa nyaman secara emosional. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dewasa memiliki kebutuhan emosional tertentu: &lt;br /&gt;
*Diperlakukan layaknya orang dewasa (Mereka ingin sejajar dengan instruktur) &lt;br /&gt;
*Mengarahkan proses belajar mereka sendiri bila memungkinkan (Orang dewasa dapat memotivasi dirinya sendiri. Mereka mengikuti pelatihan atas keinginan sendiri, bukan karena disuruh) &lt;br /&gt;
*Mengetahui bahwa mereka melakukannya dengan benar (atau paling tidak bahwa mereka telah berusaha keras) &lt;br /&gt;
*Merasa diterima seperti apa adanya mereka (Mereka datang dengan beragam bentuk dan gaya) &lt;br /&gt;
*Mengetahui alasan dilaksanakannya pelatihan (Mereka ingin tahu bagaimana pelatihan membawa perubahan bagi diri mereka) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang instruktur dapat merespon kebutuhan emosional dengan:   &lt;br /&gt;
*Menjadi sumber pembelajaran, seorang pelatih &lt;br /&gt;
*Menjelaskan manfaat pelatihan (apa yang ada untuk saya), kemudian membiarkan peserta mengeksplorasi  sebanyak mungkin (untuk menemukan manfaat bagi mereka sendiri) &lt;br /&gt;
*Menghormati mereka (tidak merendahkan) &lt;br /&gt;
*Mengajar sesuai dengan level mereka (tidak diatas maupun dibawah) &lt;br /&gt;
*Tidak mempermalukan mereka &lt;br /&gt;
*Menyediakan bantuan yang bermakna dan kesempatan untuk memperoleh umpan balik dari sesama peserta (Ini juga merupakan bantuan yang sangat berarti.) &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang tidak mengancam (Hal ini sejalan dengan pengajaran yang sesuai dengan level mereka.) &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang realistis dan fokus pada masalah; gunakan skenario yang familiar dan yang mungkin mereka alami &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor - faktor Intelektual===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual: &lt;br /&gt;
*Mereka telah menjalani kehidupan dan mereka ingin berbagi pengalaman. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menghubungkan informasi yang baru dengan sesuatu yang telah mereka ketahui. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin melihat relevansi dari apa yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;
*Mereka ingin mempelajari hal-hal dengan cara yang mereka sukai (dengan cara mendengarkan, melihat atau melakukan). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator yang baik dapat menanggapi kebutuhan intelektual dengan:  &lt;br /&gt;
*Menggunakan pengalaman hidup peserta untuk memperkenalkan konsep baru melalui pertanyaan dan diskusi&lt;br /&gt;
*Menjembatani antara informasi lama dan informasi terbaru dengan analogi, contoh-contoh dan alat bantu. &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang aktif termasuk praktik langsung, bukan hanya presentasi dan slides.  &lt;br /&gt;
*Menggunakan berbagai metode selama pelatihan  untuk mencapai semua gaya pembelajaran (misalnya presentasi, diskusi, bermain peran, demonstrasi, kegiatan, permainan).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/15/id&amp;diff=22979</id>
		<title>Translations:Building a good learning atmosphere/15/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/15/id&amp;diff=22979"/>
		<updated>2015-01-19T09:52:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;Seorang instruktur dapat merespon kebutuhan emosional dengan:    *Menjadi sumber pembelajaran, seorang pelatih  *Menjelaskan manfaat pelatihan (apa yang ada untuk saya), kemud...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Seorang instruktur dapat merespon kebutuhan emosional dengan:   &lt;br /&gt;
*Menjadi sumber pembelajaran, seorang pelatih &lt;br /&gt;
*Menjelaskan manfaat pelatihan (apa yang ada untuk saya), kemudian membiarkan peserta mengeksplorasi  sebanyak mungkin (untuk menemukan manfaat bagi mereka sendiri) &lt;br /&gt;
*Menghormati mereka (tidak merendahkan) &lt;br /&gt;
*Mengajar sesuia dengan level mereka (tidak diatas maupun dibawah) &lt;br /&gt;
*Tidak mempermalukan mereka &lt;br /&gt;
*Menyediakan bantuan yang bermakna dan kesempatan untuk memperoleh umpan balik dari sesama peserta (Ini juga merupakan bantuan yang sangat berarti.) &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang tidak mengancam (Hal ini sejalan dengan pengajaran sesuai dengan level mereka.) &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang realistis dan fokus pada masalah; gunakan skenario yang familiar dan yang mungkin mereka alami&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22980</id>
		<title>Building a good learning atmosphere/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22980"/>
		<updated>2015-01-19T09:52:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;Seorang instruktur dapat merespon kebutuhan emosional dengan:    *Menjadi sumber pembelajaran, seorang pelatih  *Menjelaskan manfaat pelatihan (apa yang ada untuk saya), kemud...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==10.	Membangun suasana belajar yang baik==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat dan atur sebuah rencana &lt;br /&gt;
*Gunakan kerangka pelatihan sebagai panduan untuk mengelola waktu dan mengarahkan&lt;br /&gt;
*Sampaikan kepada peserta tentang rencana tersebut dan gunakan sebagai acuan&lt;br /&gt;
*Ajak kelompok untuk menetapkan aturan selama berpartisipasi dalam pelatihan. Aturan tersebut dapat meliputi;&lt;br /&gt;
**Larangan penggunaan ponsel &lt;br /&gt;
**Bergantian saat berbicara&lt;br /&gt;
**Pencatat waktu&lt;br /&gt;
**Waktu mulai dan selesai&lt;br /&gt;
**Setiap orang harus berpartisipasi dan tidak boleh mendominasi&lt;br /&gt;
**Menghargai setiap ide&lt;br /&gt;
**dll&lt;br /&gt;
*Antisipasi kesulitan, tantangan dan rintangan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan siapkan solusi atau strategi guna menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persiapkan secara seksama&lt;br /&gt;
*Pahami keseluruhan materi dan tujuan pembelajaran dari masing-masing bagian.&lt;br /&gt;
*Gunakan pengetahuan dan pengalaman anda agar materi lebih pas dan sesuai. Mulai ‘miliki’ materi tersebut.&lt;br /&gt;
*Tuliskan pertanyaan yang ingin anda ajukan, alur diskusi dan apa yang akan anda lakukan untuk menjelaskan konsep-konsep yang penting dan rumit.&lt;br /&gt;
*Pikirkan tahapan untuk setiap bagian pelatihan. Bayangkan prosesnya, bayangkan peserta. Pikirkan tentang apa yang akan mereka butuhkan dari anda agar dapat mengikuti materi, merampungkan kegiatan dan memahami isi materi secara maksimal.&lt;br /&gt;
*Persiapkan setiap langkah dengan mempertimbangkan waktu, apa yang akan anda sampaikan, bagaimana anda akan memulai sesi, bantuan apa yang anda butuhkan, informasi tambahan apa yang akan dibutuhkan oleh peserta agar dapat menuntaskan sebuah isu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===ciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif===&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator pelatihan membangun suasana belajar yang baik dengan; &lt;br /&gt;
*melakukan persiapan secara seksama.&lt;br /&gt;
*sabar mendengarkan peserta.&lt;br /&gt;
*memperhatikan setiap detil.&lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat. Sesuatu yang kritis dan dapat mendorong dialog nyata. &lt;br /&gt;
*mengatur kegiatan atau diskusi yang dapat membantu proses pembelajaran  &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa peserta tidak harus selalu diberitahu   &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa semua orang yang berada di ruangan tersebut memiliki pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya dan membantu kelompok  &lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat guna&lt;br /&gt;
**membantu peserta memulai proses berpikirnya sendiri  &lt;br /&gt;
**mencari tahu apa yang telah mereka ketahui  &lt;br /&gt;
*Hindari memberikan kepada peserta sesuatu yang sebenarnya dapat digali dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Peserta akan mencari ide untuk mereka gunakan. Jangan menyuapi. Tunjukkan, jangan memberitahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan yang baik dapat memiliki beberapa atau seluruh atribut berikut: &lt;br /&gt;
*Partisipatif &lt;br /&gt;
*Interaktif &lt;br /&gt;
*Fasilitatif &lt;br /&gt;
*Fleksibel &lt;br /&gt;
*Menggambarkan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki   &lt;br /&gt;
*Aktif &lt;br /&gt;
*Bervariasi &lt;br /&gt;
*Aksi/gerakan fisik &lt;br /&gt;
*Melibatkan panca indera &lt;br /&gt;
*Pengulangan dan penegasan &lt;br /&gt;
*Menyenangkan atau setidaknya dapat dinikmati &lt;br /&gt;
*Praktek dan menggunakan keterampilan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memahami tentang perbedaan gaya belajar dan menggunakan pendekatan mengajar yang sesuai untuk peserta yang beragam merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Selain itu, instruktur perlu memahami tentang cara terbaik orang dewasa belajar dan bagaiman menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tiga faktor yang diperlukan untuk menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif: &lt;br /&gt;
*Faktor fisik &lt;br /&gt;
*Faktor emosional  &lt;br /&gt;
*Faktor intelektual &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor-faktor Fisik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dewasa harus merasa nyaman secara fisik untuk dapat fokus belajar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktor-faktor berikut dapat membantu penciptaan lingkungan belajar yang nyaman secara fisik: &lt;br /&gt;
*Ruangan tidak terlampau panas atau dingin. &lt;br /&gt;
*Ruangan ditata sedemikian rupa agar peserta dapat melihat dan mendengar instruktur. &lt;br /&gt;
*Pencahayaan dan amplifikasi cukup untuk mereka yang memiliki masalah penglihatan dan pendengaran. &lt;br /&gt;
*Beri kelonggaran jika merasa lelah: sesering mungkin berikan kegiatan agar peserta tidak duduk terlalu lama; anda pun dapat beristirahat secara teratur. &lt;br /&gt;
*Pelatih peka terhadap waktu, suasana kelas dan motivasi dalam kelompok. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang instruktur dapat menjawab kebutuhan fisik dengan: &lt;br /&gt;
*menanyakan kepada peserta apakah mereka merasa nyaman  &lt;br /&gt;
*mengamati bahasa tubuh peserta  &lt;br /&gt;
*bersikap responsif dalam hal waktu, kebutuhan untuk beristirahat &lt;br /&gt;
*memastikan bahwa mereka memandang ruang kelas dari sudut pandang peserta (yakni, berdiri dan melihat dari arah belakang kelas) &lt;br /&gt;
*mengurangi gangguan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor-faktor emosional===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dewasa juga harus merasa nyaman secara emosional. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults have definite emotional needs: &lt;br /&gt;
*To be treated like adults (They want to be peers with the instructor.) &lt;br /&gt;
*To direct their own learning whenever possible (Adults are self-motivated. They are at the training because they chose to be, not because someone told them to come.) &lt;br /&gt;
*To know they are doing it right (or at least that they are trying hard) &lt;br /&gt;
*To feel accepted as they are (Adults come in all forms and styles.) &lt;br /&gt;
*To see a reason for the training (Adults want to know how the training is going to make a difference for them.) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang instruktur dapat merespon kebutuhan emosional dengan:   &lt;br /&gt;
*Menjadi sumber pembelajaran, seorang pelatih &lt;br /&gt;
*Menjelaskan manfaat pelatihan (apa yang ada untuk saya), kemudian membiarkan peserta mengeksplorasi  sebanyak mungkin (untuk menemukan manfaat bagi mereka sendiri) &lt;br /&gt;
*Menghormati mereka (tidak merendahkan) &lt;br /&gt;
*Mengajar sesuia dengan level mereka (tidak diatas maupun dibawah) &lt;br /&gt;
*Tidak mempermalukan mereka &lt;br /&gt;
*Menyediakan bantuan yang bermakna dan kesempatan untuk memperoleh umpan balik dari sesama peserta (Ini juga merupakan bantuan yang sangat berarti.) &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang tidak mengancam (Hal ini sejalan dengan pengajaran sesuai dengan level mereka.) &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang realistis dan fokus pada masalah; gunakan skenario yang familiar dan yang mungkin mereka alami &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor - faktor Intelektual===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual: &lt;br /&gt;
*Mereka telah menjalani kehidupan dan mereka ingin berbagi pengalaman. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menghubungkan informasi yang baru dengan sesuatu yang telah mereka ketahui. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin melihat relevansi dari apa yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;
*Mereka ingin mempelajari hal-hal dengan cara yang mereka sukai (dengan cara mendengarkan, melihat atau melakukan). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator yang baik dapat menanggapi kebutuhan intelektual dengan:  &lt;br /&gt;
*Menggunakan pengalaman hidup peserta untuk memperkenalkan konsep baru melalui pertanyaan dan diskusi&lt;br /&gt;
*Menjembatani antara informasi lama dan informasi terbaru dengan analogi, contoh-contoh dan alat bantu. &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang aktif termasuk praktik langsung, bukan hanya presentasi dan slides.  &lt;br /&gt;
*Menggunakan berbagai metode selama pelatihan  untuk mencapai semua gaya pembelajaran (misalnya presentasi, diskusi, bermain peran, demonstrasi, kegiatan, permainan).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22974</id>
		<title>Building a good learning atmosphere/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22974"/>
		<updated>2015-01-19T09:20:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;===Faktor-faktor emosional===&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==10.	Membangun suasana belajar yang baik==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat dan atur sebuah rencana &lt;br /&gt;
*Gunakan kerangka pelatihan sebagai panduan untuk mengelola waktu dan mengarahkan&lt;br /&gt;
*Sampaikan kepada peserta tentang rencana tersebut dan gunakan sebagai acuan&lt;br /&gt;
*Ajak kelompok untuk menetapkan aturan selama berpartisipasi dalam pelatihan. Aturan tersebut dapat meliputi;&lt;br /&gt;
**Larangan penggunaan ponsel &lt;br /&gt;
**Bergantian saat berbicara&lt;br /&gt;
**Pencatat waktu&lt;br /&gt;
**Waktu mulai dan selesai&lt;br /&gt;
**Setiap orang harus berpartisipasi dan tidak boleh mendominasi&lt;br /&gt;
**Menghargai setiap ide&lt;br /&gt;
**dll&lt;br /&gt;
*Antisipasi kesulitan, tantangan dan rintangan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan siapkan solusi atau strategi guna menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persiapkan secara seksama&lt;br /&gt;
*Pahami keseluruhan materi dan tujuan pembelajaran dari masing-masing bagian.&lt;br /&gt;
*Gunakan pengetahuan dan pengalaman anda agar materi lebih pas dan sesuai. Mulai ‘miliki’ materi tersebut.&lt;br /&gt;
*Tuliskan pertanyaan yang ingin anda ajukan, alur diskusi dan apa yang akan anda lakukan untuk menjelaskan konsep-konsep yang penting dan rumit.&lt;br /&gt;
*Pikirkan tahapan untuk setiap bagian pelatihan. Bayangkan prosesnya, bayangkan peserta. Pikirkan tentang apa yang akan mereka butuhkan dari anda agar dapat mengikuti materi, merampungkan kegiatan dan memahami isi materi secara maksimal.&lt;br /&gt;
*Persiapkan setiap langkah dengan mempertimbangkan waktu, apa yang akan anda sampaikan, bagaimana anda akan memulai sesi, bantuan apa yang anda butuhkan, informasi tambahan apa yang akan dibutuhkan oleh peserta agar dapat menuntaskan sebuah isu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===ciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif===&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator pelatihan membangun suasana belajar yang baik dengan; &lt;br /&gt;
*melakukan persiapan secara seksama.&lt;br /&gt;
*sabar mendengarkan peserta.&lt;br /&gt;
*memperhatikan setiap detil.&lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat. Sesuatu yang kritis dan dapat mendorong dialog nyata. &lt;br /&gt;
*mengatur kegiatan atau diskusi yang dapat membantu proses pembelajaran  &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa peserta tidak harus selalu diberitahu   &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa semua orang yang berada di ruangan tersebut memiliki pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya dan membantu kelompok  &lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat guna&lt;br /&gt;
**membantu peserta memulai proses berpikirnya sendiri  &lt;br /&gt;
**mencari tahu apa yang telah mereka ketahui  &lt;br /&gt;
*Hindari memberikan kepada peserta sesuatu yang sebenarnya dapat digali dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Peserta akan mencari ide untuk mereka gunakan. Jangan menyuapi. Tunjukkan, jangan memberitahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan yang baik dapat memiliki beberapa atau seluruh atribut berikut: &lt;br /&gt;
*Partisipatif &lt;br /&gt;
*Interaktif &lt;br /&gt;
*Fasilitatif &lt;br /&gt;
*Fleksibel &lt;br /&gt;
*Menggambarkan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki   &lt;br /&gt;
*Aktif &lt;br /&gt;
*Bervariasi &lt;br /&gt;
*Aksi/gerakan fisik &lt;br /&gt;
*Melibatkan panca indera &lt;br /&gt;
*Pengulangan dan penegasan &lt;br /&gt;
*Menyenangkan atau setidaknya dapat dinikmati &lt;br /&gt;
*Praktek dan menggunakan keterampilan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memahami tentang perbedaan gaya belajar dan menggunakan pendekatan mengajar yang sesuai untuk peserta yang beragam merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Selain itu, instruktur perlu memahami tentang cara terbaik orang dewasa belajar dan bagaiman menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tiga faktor yang diperlukan untuk menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif: &lt;br /&gt;
*Faktor fisik &lt;br /&gt;
*Faktor emosional  &lt;br /&gt;
*Faktor intelektual &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor-faktor Fisik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dewasa harus merasa nyaman secara fisik untuk dapat fokus belajar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktor-faktor berikut dapat membantu penciptaan lingkungan belajar yang nyaman secara fisik: &lt;br /&gt;
*Ruangan tidak terlampau panas atau dingin. &lt;br /&gt;
*Ruangan ditata sedemikian rupa agar peserta dapat melihat dan mendengar instruktur. &lt;br /&gt;
*Pencahayaan dan amplifikasi cukup untuk mereka yang memiliki masalah penglihatan dan pendengaran. &lt;br /&gt;
*Beri kelonggaran jika merasa lelah: sesering mungkin berikan kegiatan agar peserta tidak duduk terlalu lama; anda pun dapat beristirahat secara teratur. &lt;br /&gt;
*Pelatih peka terhadap waktu, suasana kelas dan motivasi dalam kelompok. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to physical needs by: &lt;br /&gt;
*asking students if they are comfortable &lt;br /&gt;
*checking the body language of learners &lt;br /&gt;
*being responsive to the time of day, need for breaks. &lt;br /&gt;
*ensuring that they look at the room from the participants' point of view (ie stand and look from the back of the class) &lt;br /&gt;
*ensuring there are as few distractions or interruptions as possible. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor-faktor emosional===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults also have to be comfortable emotionally. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults have definite emotional needs: &lt;br /&gt;
*To be treated like adults (They want to be peers with the instructor.) &lt;br /&gt;
*To direct their own learning whenever possible (Adults are self-motivated. They are at the training because they chose to be, not because someone told them to come.) &lt;br /&gt;
*To know they are doing it right (or at least that they are trying hard) &lt;br /&gt;
*To feel accepted as they are (Adults come in all forms and styles.) &lt;br /&gt;
*To see a reason for the training (Adults want to know how the training is going to make a difference for them.) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to emotional needs by: &lt;br /&gt;
*Being a learning resource, a coach &lt;br /&gt;
*Explaining the benefits of the training (WIIFM: What’s In It For Me), then letting participants explore as much as possible (to discover the benefits for themselves) &lt;br /&gt;
*Respecting them (not talking down to them) &lt;br /&gt;
*Teaching to their level (not above or below) &lt;br /&gt;
*Not embarrassing them &lt;br /&gt;
*Providing meaningful reinforcement and opportunities for peer feedback (This is also a powerful reinforcement.) &lt;br /&gt;
*Making learning non-threatening (This goes along with teaching to their level.) &lt;br /&gt;
*Making the learning realistic and problem centred; using scenarios that are familiar and that they might encounter &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor - faktor Intelektual===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual: &lt;br /&gt;
*Mereka telah menjalani kehidupan dan mereka ingin berbagi pengalaman. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menghubungkan informasi yang baru dengan sesuatu yang telah mereka ketahui. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin melihat relevansi dari apa yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;
*Mereka ingin mempelajari hal-hal dengan cara yang mereka sukai (dengan cara mendengarkan, melihat atau melakukan). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator yang baik dapat menanggapi kebutuhan intelektual dengan:  &lt;br /&gt;
*Menggunakan pengalaman hidup peserta untuk memperkenalkan konsep baru melalui pertanyaan dan diskusi&lt;br /&gt;
*Menjembatani antara informasi lama dan informasi terbaru dengan analogi, contoh-contoh dan alat bantu. &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang aktif termasuk praktik langsung, bukan hanya presentasi dan slides.  &lt;br /&gt;
*Menggunakan berbagai metode selama pelatihan  untuk mencapai semua gaya pembelajaran (misalnya presentasi, diskusi, bermain peran, demonstrasi, kegiatan, permainan).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/12/id&amp;diff=22973</id>
		<title>Translations:Building a good learning atmosphere/12/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/12/id&amp;diff=22973"/>
		<updated>2015-01-19T09:20:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;===Faktor-faktor emosional===&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;===Faktor-faktor emosional===&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/18/id&amp;diff=22971</id>
		<title>Translations:Building a good learning atmosphere/18/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/18/id&amp;diff=22971"/>
		<updated>2015-01-19T09:10:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Seorang fasilitator yang baik dapat menanggapi kebutuhan intelektual dengan:  &lt;br /&gt;
*Menggunakan pengalaman hidup peserta untuk memperkenalkan konsep baru melalui pertanyaan dan diskusi&lt;br /&gt;
*Menjembatani antara informasi lama dan informasi terbaru dengan analogi, contoh-contoh dan alat bantu. &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang aktif termasuk praktik langsung, bukan hanya presentasi dan slides.  &lt;br /&gt;
*Menggunakan berbagai metode selama pelatihan  untuk mencapai semua gaya pembelajaran (misalnya presentasi, diskusi, bermain peran, demonstrasi, kegiatan, permainan).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22972</id>
		<title>Building a good learning atmosphere/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22972"/>
		<updated>2015-01-19T09:10:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==10.	Membangun suasana belajar yang baik==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat dan atur sebuah rencana &lt;br /&gt;
*Gunakan kerangka pelatihan sebagai panduan untuk mengelola waktu dan mengarahkan&lt;br /&gt;
*Sampaikan kepada peserta tentang rencana tersebut dan gunakan sebagai acuan&lt;br /&gt;
*Ajak kelompok untuk menetapkan aturan selama berpartisipasi dalam pelatihan. Aturan tersebut dapat meliputi;&lt;br /&gt;
**Larangan penggunaan ponsel &lt;br /&gt;
**Bergantian saat berbicara&lt;br /&gt;
**Pencatat waktu&lt;br /&gt;
**Waktu mulai dan selesai&lt;br /&gt;
**Setiap orang harus berpartisipasi dan tidak boleh mendominasi&lt;br /&gt;
**Menghargai setiap ide&lt;br /&gt;
**dll&lt;br /&gt;
*Antisipasi kesulitan, tantangan dan rintangan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan siapkan solusi atau strategi guna menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persiapkan secara seksama&lt;br /&gt;
*Pahami keseluruhan materi dan tujuan pembelajaran dari masing-masing bagian.&lt;br /&gt;
*Gunakan pengetahuan dan pengalaman anda agar materi lebih pas dan sesuai. Mulai ‘miliki’ materi tersebut.&lt;br /&gt;
*Tuliskan pertanyaan yang ingin anda ajukan, alur diskusi dan apa yang akan anda lakukan untuk menjelaskan konsep-konsep yang penting dan rumit.&lt;br /&gt;
*Pikirkan tahapan untuk setiap bagian pelatihan. Bayangkan prosesnya, bayangkan peserta. Pikirkan tentang apa yang akan mereka butuhkan dari anda agar dapat mengikuti materi, merampungkan kegiatan dan memahami isi materi secara maksimal.&lt;br /&gt;
*Persiapkan setiap langkah dengan mempertimbangkan waktu, apa yang akan anda sampaikan, bagaimana anda akan memulai sesi, bantuan apa yang anda butuhkan, informasi tambahan apa yang akan dibutuhkan oleh peserta agar dapat menuntaskan sebuah isu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===ciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif===&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator pelatihan membangun suasana belajar yang baik dengan; &lt;br /&gt;
*melakukan persiapan secara seksama.&lt;br /&gt;
*sabar mendengarkan peserta.&lt;br /&gt;
*memperhatikan setiap detil.&lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat. Sesuatu yang kritis dan dapat mendorong dialog nyata. &lt;br /&gt;
*mengatur kegiatan atau diskusi yang dapat membantu proses pembelajaran  &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa peserta tidak harus selalu diberitahu   &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa semua orang yang berada di ruangan tersebut memiliki pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya dan membantu kelompok  &lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat guna&lt;br /&gt;
**membantu peserta memulai proses berpikirnya sendiri  &lt;br /&gt;
**mencari tahu apa yang telah mereka ketahui  &lt;br /&gt;
*Hindari memberikan kepada peserta sesuatu yang sebenarnya dapat digali dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Peserta akan mencari ide untuk mereka gunakan. Jangan menyuapi. Tunjukkan, jangan memberitahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan yang baik dapat memiliki beberapa atau seluruh atribut berikut: &lt;br /&gt;
*Partisipatif &lt;br /&gt;
*Interaktif &lt;br /&gt;
*Fasilitatif &lt;br /&gt;
*Fleksibel &lt;br /&gt;
*Menggambarkan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki   &lt;br /&gt;
*Aktif &lt;br /&gt;
*Bervariasi &lt;br /&gt;
*Aksi/gerakan fisik &lt;br /&gt;
*Melibatkan panca indera &lt;br /&gt;
*Pengulangan dan penegasan &lt;br /&gt;
*Menyenangkan atau setidaknya dapat dinikmati &lt;br /&gt;
*Praktek dan menggunakan keterampilan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memahami tentang perbedaan gaya belajar dan menggunakan pendekatan mengajar yang sesuai untuk peserta yang beragam merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Selain itu, instruktur perlu memahami tentang cara terbaik orang dewasa belajar dan bagaiman menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tiga faktor yang diperlukan untuk menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif: &lt;br /&gt;
*Faktor fisik &lt;br /&gt;
*Faktor emosional  &lt;br /&gt;
*Faktor intelektual &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor-faktor Fisik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dewasa harus merasa nyaman secara fisik untuk dapat fokus belajar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktor-faktor berikut dapat membantu penciptaan lingkungan belajar yang nyaman secara fisik: &lt;br /&gt;
*Ruangan tidak terlampau panas atau dingin. &lt;br /&gt;
*Ruangan ditata sedemikian rupa agar peserta dapat melihat dan mendengar instruktur. &lt;br /&gt;
*Pencahayaan dan amplifikasi cukup untuk mereka yang memiliki masalah penglihatan dan pendengaran. &lt;br /&gt;
*Beri kelonggaran jika merasa lelah: sesering mungkin berikan kegiatan agar peserta tidak duduk terlalu lama; anda pun dapat beristirahat secara teratur. &lt;br /&gt;
*Pelatih peka terhadap waktu, suasana kelas dan motivasi dalam kelompok. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to physical needs by: &lt;br /&gt;
*asking students if they are comfortable &lt;br /&gt;
*checking the body language of learners &lt;br /&gt;
*being responsive to the time of day, need for breaks. &lt;br /&gt;
*ensuring that they look at the room from the participants' point of view (ie stand and look from the back of the class) &lt;br /&gt;
*ensuring there are as few distractions or interruptions as possible. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Emotional factors===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults also have to be comfortable emotionally. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults have definite emotional needs: &lt;br /&gt;
*To be treated like adults (They want to be peers with the instructor.) &lt;br /&gt;
*To direct their own learning whenever possible (Adults are self-motivated. They are at the training because they chose to be, not because someone told them to come.) &lt;br /&gt;
*To know they are doing it right (or at least that they are trying hard) &lt;br /&gt;
*To feel accepted as they are (Adults come in all forms and styles.) &lt;br /&gt;
*To see a reason for the training (Adults want to know how the training is going to make a difference for them.) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to emotional needs by: &lt;br /&gt;
*Being a learning resource, a coach &lt;br /&gt;
*Explaining the benefits of the training (WIIFM: What’s In It For Me), then letting participants explore as much as possible (to discover the benefits for themselves) &lt;br /&gt;
*Respecting them (not talking down to them) &lt;br /&gt;
*Teaching to their level (not above or below) &lt;br /&gt;
*Not embarrassing them &lt;br /&gt;
*Providing meaningful reinforcement and opportunities for peer feedback (This is also a powerful reinforcement.) &lt;br /&gt;
*Making learning non-threatening (This goes along with teaching to their level.) &lt;br /&gt;
*Making the learning realistic and problem centred; using scenarios that are familiar and that they might encounter &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor - faktor Intelektual===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual: &lt;br /&gt;
*Mereka telah menjalani kehidupan dan mereka ingin berbagi pengalaman. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menghubungkan informasi yang baru dengan sesuatu yang telah mereka ketahui. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin melihat relevansi dari apa yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;
*Mereka ingin mempelajari hal-hal dengan cara yang mereka sukai (dengan cara mendengarkan, melihat atau melakukan). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator yang baik dapat menanggapi kebutuhan intelektual dengan:  &lt;br /&gt;
*Menggunakan pengalaman hidup peserta untuk memperkenalkan konsep baru melalui pertanyaan dan diskusi&lt;br /&gt;
*Menjembatani antara informasi lama dan informasi terbaru dengan analogi, contoh-contoh dan alat bantu. &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang aktif termasuk praktik langsung, bukan hanya presentasi dan slides.  &lt;br /&gt;
*Menggunakan berbagai metode selama pelatihan  untuk mencapai semua gaya pembelajaran (misalnya presentasi, diskusi, bermain peran, demonstrasi, kegiatan, permainan).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22968</id>
		<title>Building a good learning atmosphere/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22968"/>
		<updated>2015-01-19T09:07:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;Seorang fasilitator yang baik dapat menanggapi kebutuhan intelektual dengan:   *Menggunakan pengalaman hidup peserta untuk memperkenalkan konsep baru melalui pertanyaan dan di...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==10.	Membangun suasana belajar yang baik==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat dan atur sebuah rencana &lt;br /&gt;
*Gunakan kerangka pelatihan sebagai panduan untuk mengelola waktu dan mengarahkan&lt;br /&gt;
*Sampaikan kepada peserta tentang rencana tersebut dan gunakan sebagai acuan&lt;br /&gt;
*Ajak kelompok untuk menetapkan aturan selama berpartisipasi dalam pelatihan. Aturan tersebut dapat meliputi;&lt;br /&gt;
**Larangan penggunaan ponsel &lt;br /&gt;
**Bergantian saat berbicara&lt;br /&gt;
**Pencatat waktu&lt;br /&gt;
**Waktu mulai dan selesai&lt;br /&gt;
**Setiap orang harus berpartisipasi dan tidak boleh mendominasi&lt;br /&gt;
**Menghargai setiap ide&lt;br /&gt;
**dll&lt;br /&gt;
*Antisipasi kesulitan, tantangan dan rintangan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan siapkan solusi atau strategi guna menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persiapkan secara seksama&lt;br /&gt;
*Pahami keseluruhan materi dan tujuan pembelajaran dari masing-masing bagian.&lt;br /&gt;
*Gunakan pengetahuan dan pengalaman anda agar materi lebih pas dan sesuai. Mulai ‘miliki’ materi tersebut.&lt;br /&gt;
*Tuliskan pertanyaan yang ingin anda ajukan, alur diskusi dan apa yang akan anda lakukan untuk menjelaskan konsep-konsep yang penting dan rumit.&lt;br /&gt;
*Pikirkan tahapan untuk setiap bagian pelatihan. Bayangkan prosesnya, bayangkan peserta. Pikirkan tentang apa yang akan mereka butuhkan dari anda agar dapat mengikuti materi, merampungkan kegiatan dan memahami isi materi secara maksimal.&lt;br /&gt;
*Persiapkan setiap langkah dengan mempertimbangkan waktu, apa yang akan anda sampaikan, bagaimana anda akan memulai sesi, bantuan apa yang anda butuhkan, informasi tambahan apa yang akan dibutuhkan oleh peserta agar dapat menuntaskan sebuah isu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===ciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif===&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator pelatihan membangun suasana belajar yang baik dengan; &lt;br /&gt;
*melakukan persiapan secara seksama.&lt;br /&gt;
*sabar mendengarkan peserta.&lt;br /&gt;
*memperhatikan setiap detil.&lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat. Sesuatu yang kritis dan dapat mendorong dialog nyata. &lt;br /&gt;
*mengatur kegiatan atau diskusi yang dapat membantu proses pembelajaran  &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa peserta tidak harus selalu diberitahu   &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa semua orang yang berada di ruangan tersebut memiliki pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya dan membantu kelompok  &lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat guna&lt;br /&gt;
**membantu peserta memulai proses berpikirnya sendiri  &lt;br /&gt;
**mencari tahu apa yang telah mereka ketahui  &lt;br /&gt;
*Hindari memberikan kepada peserta sesuatu yang sebenarnya dapat digali dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Peserta akan mencari ide untuk mereka gunakan. Jangan menyuapi. Tunjukkan, jangan memberitahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan yang baik dapat memiliki beberapa atau seluruh atribut berikut: &lt;br /&gt;
*Partisipatif &lt;br /&gt;
*Interaktif &lt;br /&gt;
*Fasilitatif &lt;br /&gt;
*Fleksibel &lt;br /&gt;
*Menggambarkan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki   &lt;br /&gt;
*Aktif &lt;br /&gt;
*Bervariasi &lt;br /&gt;
*Aksi/gerakan fisik &lt;br /&gt;
*Melibatkan panca indera &lt;br /&gt;
*Pengulangan dan penegasan &lt;br /&gt;
*Menyenangkan atau setidaknya dapat dinikmati &lt;br /&gt;
*Praktek dan menggunakan keterampilan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memahami tentang perbedaan gaya belajar dan menggunakan pendekatan mengajar yang sesuai untuk peserta yang beragam merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Selain itu, instruktur perlu memahami tentang cara terbaik orang dewasa belajar dan bagaiman menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tiga faktor yang diperlukan untuk menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif: &lt;br /&gt;
*Faktor fisik &lt;br /&gt;
*Faktor emosional  &lt;br /&gt;
*Faktor intelektual &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor-faktor Fisik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dewasa harus merasa nyaman secara fisik untuk dapat fokus belajar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The following factors help create a physically comfortable learning environment: &lt;br /&gt;
*The room is not too hot or too cold. &lt;br /&gt;
*The room is set up so people can see and can hear the instructor. &lt;br /&gt;
*Lighting and amplification allow for people with reduced vision and hearing. &lt;br /&gt;
*Allowances are made for fatigue: there are frequent activities so participants don’t have to sit too long; you take regular breaks. &lt;br /&gt;
*The trainer is sensitive to the time of day, the mood of the class and levels of motivation in the group. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to physical needs by: &lt;br /&gt;
*asking students if they are comfortable &lt;br /&gt;
*checking the body language of learners &lt;br /&gt;
*being responsive to the time of day, need for breaks. &lt;br /&gt;
*ensuring that they look at the room from the participants' point of view (ie stand and look from the back of the class) &lt;br /&gt;
*ensuring there are as few distractions or interruptions as possible. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Emotional factors===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults also have to be comfortable emotionally. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults have definite emotional needs: &lt;br /&gt;
*To be treated like adults (They want to be peers with the instructor.) &lt;br /&gt;
*To direct their own learning whenever possible (Adults are self-motivated. They are at the training because they chose to be, not because someone told them to come.) &lt;br /&gt;
*To know they are doing it right (or at least that they are trying hard) &lt;br /&gt;
*To feel accepted as they are (Adults come in all forms and styles.) &lt;br /&gt;
*To see a reason for the training (Adults want to know how the training is going to make a difference for them.) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to emotional needs by: &lt;br /&gt;
*Being a learning resource, a coach &lt;br /&gt;
*Explaining the benefits of the training (WIIFM: What’s In It For Me), then letting participants explore as much as possible (to discover the benefits for themselves) &lt;br /&gt;
*Respecting them (not talking down to them) &lt;br /&gt;
*Teaching to their level (not above or below) &lt;br /&gt;
*Not embarrassing them &lt;br /&gt;
*Providing meaningful reinforcement and opportunities for peer feedback (This is also a powerful reinforcement.) &lt;br /&gt;
*Making learning non-threatening (This goes along with teaching to their level.) &lt;br /&gt;
*Making the learning realistic and problem centred; using scenarios that are familiar and that they might encounter &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor - faktor Intelektual===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual: &lt;br /&gt;
*Mereka telah menjalani kehidupan dan mereka ingin berbagi pengalaman. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menghubungkan informasi yang baru dengan sesuatu yang telah mereka ketahui. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin melihat relevansi dari apa yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;
*Mereka ingin mempelajari hal-hal dengan cara yang mereka sukai (dengan cara mendengarkan, melihat atau melakukan). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator yang baik dapat menanggapi kebutuhan intelektual dengan:  &lt;br /&gt;
*Menggunakan pengalaman hidup peserta untuk memperkenalkan konsep baru melalui pertanyaan dan diskusi&lt;br /&gt;
*Menjembatani antara informasi lama dan informasi terbaru dengan analogi, contoh-contoh dan alat bantu. &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang aktif termasuk praktik langsung, bukan hanya presentasi dan slides.  &lt;br /&gt;
*Menggunakan berbagai metode selama pelatihan  utnuk mencapai semua gaya pembelajaran (misalnya presentasi, diskusi, bermain peran, demonstrasi, kegiatan, permainan).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/18/id&amp;diff=22967</id>
		<title>Translations:Building a good learning atmosphere/18/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/18/id&amp;diff=22967"/>
		<updated>2015-01-19T09:07:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;Seorang fasilitator yang baik dapat menanggapi kebutuhan intelektual dengan:   *Menggunakan pengalaman hidup peserta untuk memperkenalkan konsep baru melalui pertanyaan dan di...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Seorang fasilitator yang baik dapat menanggapi kebutuhan intelektual dengan:  &lt;br /&gt;
*Menggunakan pengalaman hidup peserta untuk memperkenalkan konsep baru melalui pertanyaan dan diskusi&lt;br /&gt;
*Menjembatani antara informasi lama dan informasi terbaru dengan analogi, contoh-contoh dan alat bantu. &lt;br /&gt;
*Membuat pembelajaran yang aktif termasuk praktik langsung, bukan hanya presentasi dan slides.  &lt;br /&gt;
*Menggunakan berbagai metode selama pelatihan  utnuk mencapai semua gaya pembelajaran (misalnya presentasi, diskusi, bermain peran, demonstrasi, kegiatan, permainan).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/17/id&amp;diff=22965</id>
		<title>Translations:Building a good learning atmosphere/17/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/17/id&amp;diff=22965"/>
		<updated>2015-01-19T08:56:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual: &lt;br /&gt;
*Mereka telah menjalani kehidupan dan mereka ingin berbagi pengalaman. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menghubungkan informasi yang baru dengan sesuatu yang telah mereka ketahui. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin melihat relevansi dari apa yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;
*Mereka ingin mempelajari hal-hal dengan cara yang mereka sukai (dengan cara mendengarkan, melihat atau melakukan).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22966</id>
		<title>Building a good learning atmosphere/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22966"/>
		<updated>2015-01-19T08:56:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==10.	Membangun suasana belajar yang baik==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat dan atur sebuah rencana &lt;br /&gt;
*Gunakan kerangka pelatihan sebagai panduan untuk mengelola waktu dan mengarahkan&lt;br /&gt;
*Sampaikan kepada peserta tentang rencana tersebut dan gunakan sebagai acuan&lt;br /&gt;
*Ajak kelompok untuk menetapkan aturan selama berpartisipasi dalam pelatihan. Aturan tersebut dapat meliputi;&lt;br /&gt;
**Larangan penggunaan ponsel &lt;br /&gt;
**Bergantian saat berbicara&lt;br /&gt;
**Pencatat waktu&lt;br /&gt;
**Waktu mulai dan selesai&lt;br /&gt;
**Setiap orang harus berpartisipasi dan tidak boleh mendominasi&lt;br /&gt;
**Menghargai setiap ide&lt;br /&gt;
**dll&lt;br /&gt;
*Antisipasi kesulitan, tantangan dan rintangan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan siapkan solusi atau strategi guna menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persiapkan secara seksama&lt;br /&gt;
*Pahami keseluruhan materi dan tujuan pembelajaran dari masing-masing bagian.&lt;br /&gt;
*Gunakan pengetahuan dan pengalaman anda agar materi lebih pas dan sesuai. Mulai ‘miliki’ materi tersebut.&lt;br /&gt;
*Tuliskan pertanyaan yang ingin anda ajukan, alur diskusi dan apa yang akan anda lakukan untuk menjelaskan konsep-konsep yang penting dan rumit.&lt;br /&gt;
*Pikirkan tahapan untuk setiap bagian pelatihan. Bayangkan prosesnya, bayangkan peserta. Pikirkan tentang apa yang akan mereka butuhkan dari anda agar dapat mengikuti materi, merampungkan kegiatan dan memahami isi materi secara maksimal.&lt;br /&gt;
*Persiapkan setiap langkah dengan mempertimbangkan waktu, apa yang akan anda sampaikan, bagaimana anda akan memulai sesi, bantuan apa yang anda butuhkan, informasi tambahan apa yang akan dibutuhkan oleh peserta agar dapat menuntaskan sebuah isu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===ciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif===&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator pelatihan membangun suasana belajar yang baik dengan; &lt;br /&gt;
*melakukan persiapan secara seksama.&lt;br /&gt;
*sabar mendengarkan peserta.&lt;br /&gt;
*memperhatikan setiap detil.&lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat. Sesuatu yang kritis dan dapat mendorong dialog nyata. &lt;br /&gt;
*mengatur kegiatan atau diskusi yang dapat membantu proses pembelajaran  &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa peserta tidak harus selalu diberitahu   &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa semua orang yang berada di ruangan tersebut memiliki pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya dan membantu kelompok  &lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat guna&lt;br /&gt;
**membantu peserta memulai proses berpikirnya sendiri  &lt;br /&gt;
**mencari tahu apa yang telah mereka ketahui  &lt;br /&gt;
*Hindari memberikan kepada peserta sesuatu yang sebenarnya dapat digali dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Peserta akan mencari ide untuk mereka gunakan. Jangan menyuapi. Tunjukkan, jangan memberitahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan yang baik dapat memiliki beberapa atau seluruh atribut berikut: &lt;br /&gt;
*Partisipatif &lt;br /&gt;
*Interaktif &lt;br /&gt;
*Fasilitatif &lt;br /&gt;
*Fleksibel &lt;br /&gt;
*Menggambarkan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki   &lt;br /&gt;
*Aktif &lt;br /&gt;
*Bervariasi &lt;br /&gt;
*Aksi/gerakan fisik &lt;br /&gt;
*Melibatkan panca indera &lt;br /&gt;
*Pengulangan dan penegasan &lt;br /&gt;
*Menyenangkan atau setidaknya dapat dinikmati &lt;br /&gt;
*Praktek dan menggunakan keterampilan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memahami tentang perbedaan gaya belajar dan menggunakan pendekatan mengajar yang sesuai untuk peserta yang beragam merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Selain itu, instruktur perlu memahami tentang cara terbaik orang dewasa belajar dan bagaiman menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tiga faktor yang diperlukan untuk menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif: &lt;br /&gt;
*Faktor fisik &lt;br /&gt;
*Faktor emosional  &lt;br /&gt;
*Faktor intelektual &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor-faktor Fisik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dewasa harus merasa nyaman secara fisik untuk dapat fokus belajar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The following factors help create a physically comfortable learning environment: &lt;br /&gt;
*The room is not too hot or too cold. &lt;br /&gt;
*The room is set up so people can see and can hear the instructor. &lt;br /&gt;
*Lighting and amplification allow for people with reduced vision and hearing. &lt;br /&gt;
*Allowances are made for fatigue: there are frequent activities so participants don’t have to sit too long; you take regular breaks. &lt;br /&gt;
*The trainer is sensitive to the time of day, the mood of the class and levels of motivation in the group. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to physical needs by: &lt;br /&gt;
*asking students if they are comfortable &lt;br /&gt;
*checking the body language of learners &lt;br /&gt;
*being responsive to the time of day, need for breaks. &lt;br /&gt;
*ensuring that they look at the room from the participants' point of view (ie stand and look from the back of the class) &lt;br /&gt;
*ensuring there are as few distractions or interruptions as possible. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Emotional factors===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults also have to be comfortable emotionally. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults have definite emotional needs: &lt;br /&gt;
*To be treated like adults (They want to be peers with the instructor.) &lt;br /&gt;
*To direct their own learning whenever possible (Adults are self-motivated. They are at the training because they chose to be, not because someone told them to come.) &lt;br /&gt;
*To know they are doing it right (or at least that they are trying hard) &lt;br /&gt;
*To feel accepted as they are (Adults come in all forms and styles.) &lt;br /&gt;
*To see a reason for the training (Adults want to know how the training is going to make a difference for them.) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to emotional needs by: &lt;br /&gt;
*Being a learning resource, a coach &lt;br /&gt;
*Explaining the benefits of the training (WIIFM: What’s In It For Me), then letting participants explore as much as possible (to discover the benefits for themselves) &lt;br /&gt;
*Respecting them (not talking down to them) &lt;br /&gt;
*Teaching to their level (not above or below) &lt;br /&gt;
*Not embarrassing them &lt;br /&gt;
*Providing meaningful reinforcement and opportunities for peer feedback (This is also a powerful reinforcement.) &lt;br /&gt;
*Making learning non-threatening (This goes along with teaching to their level.) &lt;br /&gt;
*Making the learning realistic and problem centred; using scenarios that are familiar and that they might encounter &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor - faktor Intelektual===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual: &lt;br /&gt;
*Mereka telah menjalani kehidupan dan mereka ingin berbagi pengalaman. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menghubungkan informasi yang baru dengan sesuatu yang telah mereka ketahui. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin melihat relevansi dari apa yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;
*Mereka ingin mempelajari hal-hal dengan cara yang mereka sukai (dengan cara mendengarkan, melihat atau melakukan). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A good facilitator can respond to intellectual needs by: &lt;br /&gt;
*Using the learners’ life experiences to introduce new concepts through questions and discussion &lt;br /&gt;
*Building bridges between old information and new information with analogies, examples, and job aids. &lt;br /&gt;
*Making the learning active. Include practical hands-on exercises, not just lecture and slides. &lt;br /&gt;
*Using a variety of methods during the training to reach all the learning styles (e.g., lecture, discussion, role play, demonstrations, activities, games).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22964</id>
		<title>Building a good learning atmosphere/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22964"/>
		<updated>2015-01-19T08:53:38Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==10.	Membangun suasana belajar yang baik==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat dan atur sebuah rencana &lt;br /&gt;
*Gunakan kerangka pelatihan sebagai panduan untuk mengelola waktu dan mengarahkan&lt;br /&gt;
*Sampaikan kepada peserta tentang rencana tersebut dan gunakan sebagai acuan&lt;br /&gt;
*Ajak kelompok untuk menetapkan aturan selama berpartisipasi dalam pelatihan. Aturan tersebut dapat meliputi;&lt;br /&gt;
**Larangan penggunaan ponsel &lt;br /&gt;
**Bergantian saat berbicara&lt;br /&gt;
**Pencatat waktu&lt;br /&gt;
**Waktu mulai dan selesai&lt;br /&gt;
**Setiap orang harus berpartisipasi dan tidak boleh mendominasi&lt;br /&gt;
**Menghargai setiap ide&lt;br /&gt;
**dll&lt;br /&gt;
*Antisipasi kesulitan, tantangan dan rintangan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan siapkan solusi atau strategi guna menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persiapkan secara seksama&lt;br /&gt;
*Pahami keseluruhan materi dan tujuan pembelajaran dari masing-masing bagian.&lt;br /&gt;
*Gunakan pengetahuan dan pengalaman anda agar materi lebih pas dan sesuai. Mulai ‘miliki’ materi tersebut.&lt;br /&gt;
*Tuliskan pertanyaan yang ingin anda ajukan, alur diskusi dan apa yang akan anda lakukan untuk menjelaskan konsep-konsep yang penting dan rumit.&lt;br /&gt;
*Pikirkan tahapan untuk setiap bagian pelatihan. Bayangkan prosesnya, bayangkan peserta. Pikirkan tentang apa yang akan mereka butuhkan dari anda agar dapat mengikuti materi, merampungkan kegiatan dan memahami isi materi secara maksimal.&lt;br /&gt;
*Persiapkan setiap langkah dengan mempertimbangkan waktu, apa yang akan anda sampaikan, bagaimana anda akan memulai sesi, bantuan apa yang anda butuhkan, informasi tambahan apa yang akan dibutuhkan oleh peserta agar dapat menuntaskan sebuah isu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===ciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif===&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator pelatihan membangun suasana belajar yang baik dengan; &lt;br /&gt;
*melakukan persiapan secara seksama.&lt;br /&gt;
*sabar mendengarkan peserta.&lt;br /&gt;
*memperhatikan setiap detil.&lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat. Sesuatu yang kritis dan dapat mendorong dialog nyata. &lt;br /&gt;
*mengatur kegiatan atau diskusi yang dapat membantu proses pembelajaran  &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa peserta tidak harus selalu diberitahu   &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa semua orang yang berada di ruangan tersebut memiliki pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya dan membantu kelompok  &lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat guna&lt;br /&gt;
**membantu peserta memulai proses berpikirnya sendiri  &lt;br /&gt;
**mencari tahu apa yang telah mereka ketahui  &lt;br /&gt;
*Hindari memberikan kepada peserta sesuatu yang sebenarnya dapat digali dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Peserta akan mencari ide untuk mereka gunakan. Jangan menyuapi. Tunjukkan, jangan memberitahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan yang baik dapat memiliki beberapa atau seluruh atribut berikut: &lt;br /&gt;
*Partisipatif &lt;br /&gt;
*Interaktif &lt;br /&gt;
*Fasilitatif &lt;br /&gt;
*Fleksibel &lt;br /&gt;
*Menggambarkan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki   &lt;br /&gt;
*Aktif &lt;br /&gt;
*Bervariasi &lt;br /&gt;
*Aksi/gerakan fisik &lt;br /&gt;
*Melibatkan panca indera &lt;br /&gt;
*Pengulangan dan penegasan &lt;br /&gt;
*Menyenangkan atau setidaknya dapat dinikmati &lt;br /&gt;
*Praktek dan menggunakan keterampilan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memahami tentang perbedaan gaya belajar dan menggunakan pendekatan mengajar yang sesuai untuk peserta yang beragam merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Selain itu, instruktur perlu memahami tentang cara terbaik orang dewasa belajar dan bagaiman menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tiga faktor yang diperlukan untuk menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif: &lt;br /&gt;
*Faktor fisik &lt;br /&gt;
*Faktor emosional  &lt;br /&gt;
*Faktor intelektual &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor-faktor Fisik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dewasa harus merasa nyaman secara fisik untuk dapat fokus belajar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The following factors help create a physically comfortable learning environment: &lt;br /&gt;
*The room is not too hot or too cold. &lt;br /&gt;
*The room is set up so people can see and can hear the instructor. &lt;br /&gt;
*Lighting and amplification allow for people with reduced vision and hearing. &lt;br /&gt;
*Allowances are made for fatigue: there are frequent activities so participants don’t have to sit too long; you take regular breaks. &lt;br /&gt;
*The trainer is sensitive to the time of day, the mood of the class and levels of motivation in the group. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to physical needs by: &lt;br /&gt;
*asking students if they are comfortable &lt;br /&gt;
*checking the body language of learners &lt;br /&gt;
*being responsive to the time of day, need for breaks. &lt;br /&gt;
*ensuring that they look at the room from the participants' point of view (ie stand and look from the back of the class) &lt;br /&gt;
*ensuring there are as few distractions or interruptions as possible. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Emotional factors===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults also have to be comfortable emotionally. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults have definite emotional needs: &lt;br /&gt;
*To be treated like adults (They want to be peers with the instructor.) &lt;br /&gt;
*To direct their own learning whenever possible (Adults are self-motivated. They are at the training because they chose to be, not because someone told them to come.) &lt;br /&gt;
*To know they are doing it right (or at least that they are trying hard) &lt;br /&gt;
*To feel accepted as they are (Adults come in all forms and styles.) &lt;br /&gt;
*To see a reason for the training (Adults want to know how the training is going to make a difference for them.) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to emotional needs by: &lt;br /&gt;
*Being a learning resource, a coach &lt;br /&gt;
*Explaining the benefits of the training (WIIFM: What’s In It For Me), then letting participants explore as much as possible (to discover the benefits for themselves) &lt;br /&gt;
*Respecting them (not talking down to them) &lt;br /&gt;
*Teaching to their level (not above or below) &lt;br /&gt;
*Not embarrassing them &lt;br /&gt;
*Providing meaningful reinforcement and opportunities for peer feedback (This is also a powerful reinforcement.) &lt;br /&gt;
*Making learning non-threatening (This goes along with teaching to their level.) &lt;br /&gt;
*Making the learning realistic and problem centred; using scenarios that are familiar and that they might encounter &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor - faktor Intelektual===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual: &lt;br /&gt;
*They have lived full lives and they want to share their experiences. &lt;br /&gt;
*They want to connect new information to what they already know. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin melihat relevansi dari apa yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;
*Mereka ingin mempelajari hal-hal dengan cara yang mereka sukai (dengan cara mendengarkan, melihat atau melakukan). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A good facilitator can respond to intellectual needs by: &lt;br /&gt;
*Using the learners’ life experiences to introduce new concepts through questions and discussion &lt;br /&gt;
*Building bridges between old information and new information with analogies, examples, and job aids. &lt;br /&gt;
*Making the learning active. Include practical hands-on exercises, not just lecture and slides. &lt;br /&gt;
*Using a variety of methods during the training to reach all the learning styles (e.g., lecture, discussion, role play, demonstrations, activities, games).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/16/id&amp;diff=22963</id>
		<title>Translations:Building a good learning atmosphere/16/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/16/id&amp;diff=22963"/>
		<updated>2015-01-19T08:53:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;===Faktor - faktor Intelektual===&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/17/id&amp;diff=22951</id>
		<title>Translations:Building a good learning atmosphere/17/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/17/id&amp;diff=22951"/>
		<updated>2015-01-19T02:22:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual:  *They have lived full lives and they want to share their expe...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual: &lt;br /&gt;
*They have lived full lives and they want to share their experiences. &lt;br /&gt;
*They want to connect new information to what they already know. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin melihat relevansi dari apa yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;
*Mereka ingin mempelajari hal-hal dengan cara yang mereka sukai (dengan cara mendengarkan, melihat atau melakukan).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22952</id>
		<title>Building a good learning atmosphere/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22952"/>
		<updated>2015-01-19T02:22:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual:  *They have lived full lives and they want to share their expe...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==10.	Membangun suasana belajar yang baik==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat dan atur sebuah rencana &lt;br /&gt;
*Gunakan kerangka pelatihan sebagai panduan untuk mengelola waktu dan mengarahkan&lt;br /&gt;
*Sampaikan kepada peserta tentang rencana tersebut dan taati&lt;br /&gt;
*Ajak kelompok untuk menetapkan aturan selama berpartisipasi dalam pelatihan. Aturan tersebut dapat meliputi;&lt;br /&gt;
**Larangan penggunaan ponsel &lt;br /&gt;
**Bergantian saat berbicara&lt;br /&gt;
**Pencatat waktu&lt;br /&gt;
**Waktu mulai dan selesai&lt;br /&gt;
**Setiap orang harus berpartisipasi dan tidak boleh mendominasi&lt;br /&gt;
**Menghargai setiap ide&lt;br /&gt;
**dll&lt;br /&gt;
*Antisipasi kesulitan, tantangan dan rintangan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan siapkan solusi atau strategi guna menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persiapkan secara seksama&lt;br /&gt;
*Pahami keseluruhan materi dan tujuan pembelajaran dari masing-masing bagian.&lt;br /&gt;
*Gunakan pengetahuan dan pengalaman anda agar materi lebih pas dan sesuai. Mulai ‘miliki’ materi tersebut.&lt;br /&gt;
*Tuliskan pertanyaan yang ingin anda ajukan, alur diskusi dan apa yang akan anda lakukan untuk menjelaskan konsep-konsep yang penting dan rumit.&lt;br /&gt;
*Pikirkan tahapan untuk setiap bagian pelatihan. Bayangkan prosesnya, bayangkan peserta. Pikirkan tentang apa yang akan mereka butuhkan dari anda agar dapat mengikuti materi, merampungkan kegiatan dan memahami isi materi secara maksimal.&lt;br /&gt;
*Persiapkan setiap langkah dengan mempertimbangkan waktu, apa yang akan anda sampaikan, bagaimana anda akan memulai sesi, bantuan apa yang anda butuhkan, informasi tambahan apa yang akan dibutuhkan oleh peserta agar dapat menuntaskan sebuah isu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===ciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif===&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator pelatihan membangun suasana belajar yang baik dengan; &lt;br /&gt;
*melakukan persiapan secara seksama.&lt;br /&gt;
*sabar mendengarkan peserta.&lt;br /&gt;
*memperhatikan setiap detil.&lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat. Sesuatu yang kritis dan dapat mendorong dialog nyata. &lt;br /&gt;
*mengatur kegiatan atau diskusi yang dapat membantu proses pembelajaran  &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa peserta tidak harus selalu diberitahu   &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa semua orang yang berada di ruangan tersebut memiliki pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya dan membantu kelompok  &lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat guna&lt;br /&gt;
**membantu peserta memulai proses berpikirnya sendiri  &lt;br /&gt;
**mencari tahu apa yang telah mereka ketahui  &lt;br /&gt;
*Hindari memberikan kepada peserta sesuatu yang sebenarnya dapat digali dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Peserta akan mencari ide untuk mereka gunakan. Jangan menyuapi. Tunjukkan, jangan memberitahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan yang baik dapat memiliki beberapa atau seluruh atribut berikut: &lt;br /&gt;
*Partisipatif &lt;br /&gt;
*Interaktif &lt;br /&gt;
*Fasilitatif &lt;br /&gt;
*Fleksibel &lt;br /&gt;
*Menggambarkan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki   &lt;br /&gt;
*Aktif &lt;br /&gt;
*Bervariasi &lt;br /&gt;
*Aksi/gerakan fisik &lt;br /&gt;
*Melibatkan panca indera &lt;br /&gt;
*Pengulangan dan penegasan &lt;br /&gt;
*Menyenangkan atau setidaknya dapat dinikmati &lt;br /&gt;
*Praktek dan menggunakan keterampilan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memahami tentang perbedaan gaya belajar dan menggunakan pendekatan mengajar yang sesuai untuk peserta yang beragam merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Selain itu, instruktur perlu memahami tentang cara terbaik orang dewasa belajar dan bagaiman menciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
There are three sets of factors that need to be accommodated to create a positive learning environment: &lt;br /&gt;
*Physical factors &lt;br /&gt;
*Emotional factors &lt;br /&gt;
*Intellectual factors &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Physical factors===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults need to be physically comfortable or they can’t focus on learning. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The following factors help create a physically comfortable learning environment: &lt;br /&gt;
*The room is not too hot or too cold. &lt;br /&gt;
*The room is set up so people can see and can hear the instructor. &lt;br /&gt;
*Lighting and amplification allow for people with reduced vision and hearing. &lt;br /&gt;
*Allowances are made for fatigue: there are frequent activities so participants don’t have to sit too long; you take regular breaks. &lt;br /&gt;
*The trainer is sensitive to the time of day, the mood of the class and levels of motivation in the group. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to physical needs by: &lt;br /&gt;
*asking students if they are comfortable &lt;br /&gt;
*checking the body language of learners &lt;br /&gt;
*being responsive to the time of day, need for breaks. &lt;br /&gt;
*ensuring that they look at the room from the participants' point of view (ie stand and look from the back of the class) &lt;br /&gt;
*ensuring there are as few distractions or interruptions as possible. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Emotional factors===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults also have to be comfortable emotionally. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults have definite emotional needs: &lt;br /&gt;
*To be treated like adults (They want to be peers with the instructor.) &lt;br /&gt;
*To direct their own learning whenever possible (Adults are self-motivated. They are at the training because they chose to be, not because someone told them to come.) &lt;br /&gt;
*To know they are doing it right (or at least that they are trying hard) &lt;br /&gt;
*To feel accepted as they are (Adults come in all forms and styles.) &lt;br /&gt;
*To see a reason for the training (Adults want to know how the training is going to make a difference for them.) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to emotional needs by: &lt;br /&gt;
*Being a learning resource, a coach &lt;br /&gt;
*Explaining the benefits of the training (WIIFM: What’s In It For Me), then letting participants explore as much as possible (to discover the benefits for themselves) &lt;br /&gt;
*Respecting them (not talking down to them) &lt;br /&gt;
*Teaching to their level (not above or below) &lt;br /&gt;
*Not embarrassing them &lt;br /&gt;
*Providing meaningful reinforcement and opportunities for peer feedback (This is also a powerful reinforcement.) &lt;br /&gt;
*Making learning non-threatening (This goes along with teaching to their level.) &lt;br /&gt;
*Making the learning realistic and problem centred; using scenarios that are familiar and that they might encounter &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor Intelektual===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, selain memerlukan kenyamanan fisik dan emosional, orang dewasa memiliki kebutuhan intelektual: &lt;br /&gt;
*They have lived full lives and they want to share their experiences. &lt;br /&gt;
*They want to connect new information to what they already know. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. &lt;br /&gt;
*Mereka ingin melihat relevansi dari apa yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;
*Mereka ingin mempelajari hal-hal dengan cara yang mereka sukai (dengan cara mendengarkan, melihat atau melakukan). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A good facilitator can respond to intellectual needs by: &lt;br /&gt;
*Using the learners’ life experiences to introduce new concepts through questions and discussion &lt;br /&gt;
*Building bridges between old information and new information with analogies, examples, and job aids. &lt;br /&gt;
*Making the learning active. Include practical hands-on exercises, not just lecture and slides. &lt;br /&gt;
*Using a variety of methods during the training to reach all the learning styles (e.g., lecture, discussion, role play, demonstrations, activities, games).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22948</id>
		<title>Building a good learning atmosphere/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Building_a_good_learning_atmosphere/id&amp;diff=22948"/>
		<updated>2015-01-19T02:17:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;===Faktor Intelektual===&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==10.	Membangun suasana belajar yang baik==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat dan atur sebuah rencana &lt;br /&gt;
*Gunakan kerangka pelatihan sebagai panduan untuk mengelola waktu dan mengarahkan&lt;br /&gt;
*Sampaikan kepada peserta tentang rencana tersebut dan taati&lt;br /&gt;
*Ajak kelompok untuk menetapkan aturan selama berpartisipasi dalam pelatihan. Aturan tersebut dapat meliputi;&lt;br /&gt;
**Larangan penggunaan ponsel &lt;br /&gt;
**Bergantian saat berbicara&lt;br /&gt;
**Pencatat waktu&lt;br /&gt;
**Waktu mulai dan selesai&lt;br /&gt;
**Setiap orang harus berpartisipasi dan tidak boleh mendominasi&lt;br /&gt;
**Menghargai setiap ide&lt;br /&gt;
**dll&lt;br /&gt;
*Antisipasi kesulitan, tantangan dan rintangan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan siapkan solusi atau strategi guna menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persiapkan secara seksama&lt;br /&gt;
*Pahami keseluruhan materi dan tujuan pembelajaran dari masing-masing bagian.&lt;br /&gt;
*Gunakan pengetahuan dan pengalaman anda agar materi lebih pas dan sesuai. Mulai ‘miliki’ materi tersebut.&lt;br /&gt;
*Tuliskan pertanyaan yang ingin anda ajukan, alur diskusi dan apa yang akan anda lakukan untuk menjelaskan konsep-konsep yang penting dan rumit.&lt;br /&gt;
*Pikirkan tahapan untuk setiap bagian pelatihan. Bayangkan prosesnya, bayangkan peserta. Pikirkan tentang apa yang akan mereka butuhkan dari anda agar dapat mengikuti materi, merampungkan kegiatan dan memahami isi materi secara maksimal.&lt;br /&gt;
*Persiapkan setiap langkah dengan mempertimbangkan waktu, apa yang akan anda sampaikan, bagaimana anda akan memulai sesi, bantuan apa yang anda butuhkan, informasi tambahan apa yang akan dibutuhkan oleh peserta agar dapat menuntaskan sebuah isu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===ciptakan sebuah lingkungan belajar yang positif===&lt;br /&gt;
Seorang fasilitator pelatihan membangun suasana belajar yang baik dengan; &lt;br /&gt;
*melakukan persiapan secara seksama.&lt;br /&gt;
*sabar mendengarkan peserta.&lt;br /&gt;
*memperhatikan setiap detil.&lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat. Sesuatu yang kritis dan dapat mendorong dialog nyata. &lt;br /&gt;
*mengatur kegiatan atau diskusi yang dapat membantu proses pembelajaran  &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa peserta tidak harus selalu diberitahu   &lt;br /&gt;
*Menyadari bahwa semua orang yang berada di ruangan tersebut memiliki pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya dan membantu kelompok  &lt;br /&gt;
*mengajukan pertanyaan yang tepat guna&lt;br /&gt;
**membantu peserta memulai proses berpikirnya sendiri  &lt;br /&gt;
**mencari tahu apa yang telah mereka ketahui  &lt;br /&gt;
*Hindari memberikan kepada peserta sesuatu yang sebenarnya dapat digali dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Peserta akan mencari ide untuk mereka gunakan. Jangan menyuapi. Tunjukkan, jangan memberitahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan yang baik dapat memiliki beberapa atau seluruh atribut berikut: &lt;br /&gt;
*Partisipatif &lt;br /&gt;
*Interaktif &lt;br /&gt;
*Fasilitatif &lt;br /&gt;
*Fleksibel &lt;br /&gt;
*Menggambarkan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki   &lt;br /&gt;
*Aktif &lt;br /&gt;
*Bervariasi &lt;br /&gt;
*Aksi/gerakan fisik &lt;br /&gt;
*Melibatkan panca indera &lt;br /&gt;
*Pengulangan dan penegasan &lt;br /&gt;
*Menyenangkan atau setidaknya dapat dinikmati &lt;br /&gt;
*Praktek dan menggunakan keterampilan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Knowing about different learning styles and using teaching approaches that suit different learners is one way to maximize learning. In addition, instructors need to understand how adults learn best and how to create a positive learning environment. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
There are three sets of factors that need to be accommodated to create a positive learning environment: &lt;br /&gt;
*Physical factors &lt;br /&gt;
*Emotional factors &lt;br /&gt;
*Intellectual factors &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Physical factors===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults need to be physically comfortable or they can’t focus on learning. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The following factors help create a physically comfortable learning environment: &lt;br /&gt;
*The room is not too hot or too cold. &lt;br /&gt;
*The room is set up so people can see and can hear the instructor. &lt;br /&gt;
*Lighting and amplification allow for people with reduced vision and hearing. &lt;br /&gt;
*Allowances are made for fatigue: there are frequent activities so participants don’t have to sit too long; you take regular breaks. &lt;br /&gt;
*The trainer is sensitive to the time of day, the mood of the class and levels of motivation in the group. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to physical needs by: &lt;br /&gt;
*asking students if they are comfortable &lt;br /&gt;
*checking the body language of learners &lt;br /&gt;
*being responsive to the time of day, need for breaks. &lt;br /&gt;
*ensuring that they look at the room from the participants' point of view (ie stand and look from the back of the class) &lt;br /&gt;
*ensuring there are as few distractions or interruptions as possible. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Emotional factors===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults also have to be comfortable emotionally. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adults have definite emotional needs: &lt;br /&gt;
*To be treated like adults (They want to be peers with the instructor.) &lt;br /&gt;
*To direct their own learning whenever possible (Adults are self-motivated. They are at the training because they chose to be, not because someone told them to come.) &lt;br /&gt;
*To know they are doing it right (or at least that they are trying hard) &lt;br /&gt;
*To feel accepted as they are (Adults come in all forms and styles.) &lt;br /&gt;
*To see a reason for the training (Adults want to know how the training is going to make a difference for them.) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
An instructor can respond to emotional needs by: &lt;br /&gt;
*Being a learning resource, a coach &lt;br /&gt;
*Explaining the benefits of the training (WIIFM: What’s In It For Me), then letting participants explore as much as possible (to discover the benefits for themselves) &lt;br /&gt;
*Respecting them (not talking down to them) &lt;br /&gt;
*Teaching to their level (not above or below) &lt;br /&gt;
*Not embarrassing them &lt;br /&gt;
*Providing meaningful reinforcement and opportunities for peer feedback (This is also a powerful reinforcement.) &lt;br /&gt;
*Making learning non-threatening (This goes along with teaching to their level.) &lt;br /&gt;
*Making the learning realistic and problem centred; using scenarios that are familiar and that they might encounter &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Faktor Intelektual===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
In addition to needing to be physically and emotionally comfortable, adults have intellectual needs: &lt;br /&gt;
*They have lived full lives and they want to share their experiences. &lt;br /&gt;
*They want to connect new information to what they already know. &lt;br /&gt;
*They want to be active participants in the learning. &lt;br /&gt;
*They want to see the relevance of what they are learning.&lt;br /&gt;
*They want to learn things the way they like to learn (through hearing or seeing or doing). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A good facilitator can respond to intellectual needs by: &lt;br /&gt;
*Using the learners’ life experiences to introduce new concepts through questions and discussion &lt;br /&gt;
*Building bridges between old information and new information with analogies, examples, and job aids. &lt;br /&gt;
*Making the learning active. Include practical hands-on exercises, not just lecture and slides. &lt;br /&gt;
*Using a variety of methods during the training to reach all the learning styles (e.g., lecture, discussion, role play, demonstrations, activities, games).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/16/id&amp;diff=22947</id>
		<title>Translations:Building a good learning atmosphere/16/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Building_a_good_learning_atmosphere/16/id&amp;diff=22947"/>
		<updated>2015-01-19T02:17:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;===Faktor Intelektual===&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;===Faktor Intelektual===&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Factors_which_affect_the_smooth_running/14/id&amp;diff=22920</id>
		<title>Translations:Factors which affect the smooth running/14/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Factors_which_affect_the_smooth_running/14/id&amp;diff=22920"/>
		<updated>2015-01-16T13:19:45Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Berlatihlah kapan saja memungkinkan sehingga anda bisa mengetahui waktu yang dibutuhkan dan mengidentifikasi bagian yang mungkin bermasalah. Sepakati untuk menghargai perbedaan pendapat dan melakukan “debat secara terhormat.” Bertemu selama pelatihan dan sesudahnya untuk mengevaluasi, melakukan pengaturan perubahan dan mengusulkan perbaikan untuk masa mendatang.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Factors_which_affect_the_smooth_running/id&amp;diff=22921</id>
		<title>Factors which affect the smooth running/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Factors_which_affect_the_smooth_running/id&amp;diff=22921"/>
		<updated>2015-01-16T13:19:45Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==19.	Faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran pelatihan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Instruktur harus menguasai faktor-faktor berikut untuk kelancaran pelaksanaan pelatihan: &lt;br /&gt;
*Pengelolaan waktu &lt;br /&gt;
*Penggunaan alat &lt;br /&gt;
*Pengetahuan atau penguasaan materi pelatihan &lt;br /&gt;
*Tim pengajar &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pengelolaan waktu===&lt;br /&gt;
Terdapat banyak hal yang akan dicakup dalam pelatihan jadi tetaplah mengacu pada alokasi waktu yang telah diberikan.  &lt;br /&gt;
*Mulai dan akhiri tepat waktu;umumnya peserta tidak ingin tinggal berlama-lama melebihi jadwal yang telah ditentukan.  &lt;br /&gt;
*Berhati-hati untuk tidak memberitahu terlalu banyak cerita atau memberikan terlalu banyak informasi tambahan. &lt;br /&gt;
*Ketahui bagaimana cara merampungkan/merangkumkan diskusi. &lt;br /&gt;
*Ketahui bagaimana cara menggunakan alat; Jangan membuang waktu yang mestinya digunakan untuk pelatihan hanya untuk mengetahui bagaimana cara menggunakan alat. Pelajari cara mengunakan alat diruangan pelatihan sebelum pelatihan dimulai akan lebih menghemat waktu. Anda tidak ingin kehilangan waktu dan mengganggu jalannya pelatihan hanya karena anda masih meraba bagaimana cara menggunakan alat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Tips untuk pengelolaan waktu yang efektif'''&lt;br /&gt;
*Pada saat memulai sesi, buatlah aturan kelas atau kontrak belajar: &lt;br /&gt;
**Terdapat banyak hal untuk dicakup. Instruktur berhak untuk merampungkan diskusi dan melanjutkan ke sesi selanjutnya. Instruktur dan peserta sebaiknya meminimalkan cerita yang bersifat “pengalaman pribadi.” &lt;br /&gt;
**Setiap orang memiliki keempatan untuk berbicara tetapi tidak boleh ada yang mendominasi. &lt;br /&gt;
**Catatlah hal-hal yang perlu didiskusikan kemudian yang bukan merupakan fokus utama dari sesi yang sedang berlangsung.  &lt;br /&gt;
**Mintalah peserta untuk tetap fokus. &lt;br /&gt;
*Mintalah bantuan peserta. “Teman-teman, kita punya 10 menit tersisa untuk membahas topik ini. Kita perlu kembali fokus. bagaimana kita bisa merampungkan diskusi ini?” &lt;br /&gt;
*Praktik dan praktik hingga anda bisa menggunakan alat dengan mudah dan nyaman. &lt;br /&gt;
*Sebisa mungkin upayakan kegiatan selesai lebih awal. &lt;br /&gt;
*Sertakan relawan non-peserta untuk membantu mengatur kegiatan tepat waktu.  &lt;br /&gt;
*Saat anda melakukan persiapan, praktikkan cara memberi arahan atau petunjuk kegiatan. Arahan atau petunjuk sebaiknya mudah,  jelas, lengkap dan berurutan logis. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan alat dalam pelatihan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda harus menyiapkan, menghubungkan dan memeriksa semua peralatan yang anda butuhkan SEBELUM pelatihan dimulai. Banyak waktu yang terbuang akibat kurangnya persiapan peralatan. Pastikan anda mengetahui siapa saja yang ada dan bisa membantu jika ada masalah. Siapkan strategi jika terjadi hal diluar rencana (termasuk masalah dengan listrik).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak hal bisa saja salah dengan peralatan dan biasanya terjadi pada saat yang paling krusial. Cobalah untuk menangani masalah tersebut dengan santai sehingga tidak terlalu mengganggu jalannya pelatihan. Berikan istirahat 5 menit bagi peserta sementara anda coba untuk mencari tahu masalah dengan tenang. Siapkan 'Rencana B' atau strategi cadangan untuk alternatif penggunaan alat. Hal ini memungkinkan anda menjadi lebih kreatif dengan konten pelatihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pengetahuan atau penguasaan materi pelatihan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda sebaiknya mengetahui apa yang dicakup dalam setiap bagian sehingga: &lt;br /&gt;
*Anda dapat memberitahu peserta dimana jawaban atas pertanyaan yang akan dibahas &lt;br /&gt;
*Anda bisa mengacu pada salah satu poin atau keterampilan yang telah dipelajari disesi sebelumnya yang mendukung materi yang dibahas pada sesi yang sedang berlangsung.  &lt;br /&gt;
*Anda bisa membuat hubungan yang menunjukkan keterpaduan pelatihan  &lt;br /&gt;
*Anda terlihat lebih kompeten &lt;br /&gt;
*Anda dapat membantu instruktur “khusus” yang mungkin kurang mengetahui mengenai pelatihan ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anda merasa tidak mengetahui konten dengan cukup baik atau kurang yakin bahwa anda bisa membawakan konten dengan cara yang paling terbaik maka rasa kurang percaya diri ini akan nampak dari cara anda bersikap didepan peserta. Hal lain kemudian akan menjadi lebih buruk dan akan menjadi sangat sulit untuk mendapatkan kredibilitas. Jika karena alasan tertentu anda menjadi kurang siap maka mungkin solusi yang terbaik adalah mengatakan yang sejujurnya, balikkan apa yang ada dipikiran peserta dan gunakan hal tersebut sebagai latihan dalam pembelajaran partisipatif yang nyata. Serahkan 'pelatihan' dan biarkan peserta bertanggungjawab untuk proses pembelajaran mereka dengan dukungan anda dan tanggapan balik yang tentunya bisa anda berikan. Ingatlah pula bahwa pelatihan ini bukan tentang anda. Ini mengenai pembelajaran dan kebutuhan peserta. Tarik nafas yang dalam dan fasilitasilah pembelajaran daripada hanya sekedar menyuapi peserta. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Tim Pengajar===&lt;br /&gt;
Staf bisa bekerja bersama untuk memfasilitasi sebuah pelatihan: Rencanakan bersama sebelum pelatihan dimulai mengenai bagaimana anda akan membagi peran: a. Fasilitator b. Pelatih c. Evaluator d. manajer kelas &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda dapat bergantian dalam membawakan beberapa sesi berbeda dalam pelatihan. Salah satu dapat memfasilitasi, yang lain bisa mencatat, menulis dipapan, membantu dengan kegiatan kelompok dan diskusi atau menangani masalah administratif. Salah satu bisa membantu membuka, menutup dan membantu kegiatan sedangkan yang lain bisa memfasilitasi penyampaian materi kepada peserta. Salah satu anggota tim bisa melakukan semua sesi fasilitasi sedangkan yang lain bisa memonitor untuk mendengar dan mengamati keseluruhan proses. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
seluruh fasilitator perlu untuk dilatih, mendukung kegiatan dan mengevaluasi partisipasi peserta. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berlatihlah kapan saja memungkinkan sehingga anda bisa mengetahui waktu yang dibutuhkan dan mengidentifikasi bagian yang mungkin bermasalah. Sepakati untuk menghargai perbedaan pendapat dan melakukan “debat secara terhormat.” Bertemu selama pelatihan dan sesudahnya untuk mengevaluasi, melakukan pengaturan perubahan dan mengusulkan perbaikan untuk masa mendatang.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Factors_which_affect_the_smooth_running/12/id&amp;diff=22918</id>
		<title>Translations:Factors which affect the smooth running/12/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Factors_which_affect_the_smooth_running/12/id&amp;diff=22918"/>
		<updated>2015-01-16T13:17:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Anda dapat bergantian dalam membawakan beberapa sesi berbeda dalam pelatihan. Salah satu dapat memfasilitasi, yang lain bisa mencatat, menulis dipapan, membantu dengan kegiatan kelompok dan diskusi atau menangani masalah administratif. Salah satu bisa membantu membuka, menutup dan membantu kegiatan sedangkan yang lain bisa memfasilitasi penyampaian materi kepada peserta. Salah satu anggota tim bisa melakukan semua sesi fasilitasi sedangkan yang lain bisa memonitor untuk mendengar dan mengamati keseluruhan proses.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Factors_which_affect_the_smooth_running/id&amp;diff=22919</id>
		<title>Factors which affect the smooth running/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Factors_which_affect_the_smooth_running/id&amp;diff=22919"/>
		<updated>2015-01-16T13:17:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==19.	Faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran pelatihan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Instruktur harus menguasai faktor-faktor berikut untuk kelancaran pelaksanaan pelatihan: &lt;br /&gt;
*Pengelolaan waktu &lt;br /&gt;
*Penggunaan alat &lt;br /&gt;
*Pengetahuan atau penguasaan materi pelatihan &lt;br /&gt;
*Tim pengajar &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pengelolaan waktu===&lt;br /&gt;
Terdapat banyak hal yang akan dicakup dalam pelatihan jadi tetaplah mengacu pada alokasi waktu yang telah diberikan.  &lt;br /&gt;
*Mulai dan akhiri tepat waktu;umumnya peserta tidak ingin tinggal berlama-lama melebihi jadwal yang telah ditentukan.  &lt;br /&gt;
*Berhati-hati untuk tidak memberitahu terlalu banyak cerita atau memberikan terlalu banyak informasi tambahan. &lt;br /&gt;
*Ketahui bagaimana cara merampungkan/merangkumkan diskusi. &lt;br /&gt;
*Ketahui bagaimana cara menggunakan alat; Jangan membuang waktu yang mestinya digunakan untuk pelatihan hanya untuk mengetahui bagaimana cara menggunakan alat. Pelajari cara mengunakan alat diruangan pelatihan sebelum pelatihan dimulai akan lebih menghemat waktu. Anda tidak ingin kehilangan waktu dan mengganggu jalannya pelatihan hanya karena anda masih meraba bagaimana cara menggunakan alat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Tips untuk pengelolaan waktu yang efektif'''&lt;br /&gt;
*Pada saat memulai sesi, buatlah aturan kelas atau kontrak belajar: &lt;br /&gt;
**Terdapat banyak hal untuk dicakup. Instruktur berhak untuk merampungkan diskusi dan melanjutkan ke sesi selanjutnya. Instruktur dan peserta sebaiknya meminimalkan cerita yang bersifat “pengalaman pribadi.” &lt;br /&gt;
**Setiap orang memiliki keempatan untuk berbicara tetapi tidak boleh ada yang mendominasi. &lt;br /&gt;
**Catatlah hal-hal yang perlu didiskusikan kemudian yang bukan merupakan fokus utama dari sesi yang sedang berlangsung.  &lt;br /&gt;
**Mintalah peserta untuk tetap fokus. &lt;br /&gt;
*Mintalah bantuan peserta. “Teman-teman, kita punya 10 menit tersisa untuk membahas topik ini. Kita perlu kembali fokus. bagaimana kita bisa merampungkan diskusi ini?” &lt;br /&gt;
*Praktik dan praktik hingga anda bisa menggunakan alat dengan mudah dan nyaman. &lt;br /&gt;
*Sebisa mungkin upayakan kegiatan selesai lebih awal. &lt;br /&gt;
*Sertakan relawan non-peserta untuk membantu mengatur kegiatan tepat waktu.  &lt;br /&gt;
*Saat anda melakukan persiapan, praktikkan cara memberi arahan atau petunjuk kegiatan. Arahan atau petunjuk sebaiknya mudah,  jelas, lengkap dan berurutan logis. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan alat dalam pelatihan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda harus menyiapkan, menghubungkan dan memeriksa semua peralatan yang anda butuhkan SEBELUM pelatihan dimulai. Banyak waktu yang terbuang akibat kurangnya persiapan peralatan. Pastikan anda mengetahui siapa saja yang ada dan bisa membantu jika ada masalah. Siapkan strategi jika terjadi hal diluar rencana (termasuk masalah dengan listrik).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak hal bisa saja salah dengan peralatan dan biasanya terjadi pada saat yang paling krusial. Cobalah untuk menangani masalah tersebut dengan santai sehingga tidak terlalu mengganggu jalannya pelatihan. Berikan istirahat 5 menit bagi peserta sementara anda coba untuk mencari tahu masalah dengan tenang. Siapkan 'Rencana B' atau strategi cadangan untuk alternatif penggunaan alat. Hal ini memungkinkan anda menjadi lebih kreatif dengan konten pelatihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pengetahuan atau penguasaan materi pelatihan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda sebaiknya mengetahui apa yang dicakup dalam setiap bagian sehingga: &lt;br /&gt;
*Anda dapat memberitahu peserta dimana jawaban atas pertanyaan yang akan dibahas &lt;br /&gt;
*Anda bisa mengacu pada salah satu poin atau keterampilan yang telah dipelajari disesi sebelumnya yang mendukung materi yang dibahas pada sesi yang sedang berlangsung.  &lt;br /&gt;
*Anda bisa membuat hubungan yang menunjukkan keterpaduan pelatihan  &lt;br /&gt;
*Anda terlihat lebih kompeten &lt;br /&gt;
*Anda dapat membantu instruktur “khusus” yang mungkin kurang mengetahui mengenai pelatihan ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anda merasa tidak mengetahui konten dengan cukup baik atau kurang yakin bahwa anda bisa membawakan konten dengan cara yang paling terbaik maka rasa kurang percaya diri ini akan nampak dari cara anda bersikap didepan peserta. Hal lain kemudian akan menjadi lebih buruk dan akan menjadi sangat sulit untuk mendapatkan kredibilitas. Jika karena alasan tertentu anda menjadi kurang siap maka mungkin solusi yang terbaik adalah mengatakan yang sejujurnya, balikkan apa yang ada dipikiran peserta dan gunakan hal tersebut sebagai latihan dalam pembelajaran partisipatif yang nyata. Serahkan 'pelatihan' dan biarkan peserta bertanggungjawab untuk proses pembelajaran mereka dengan dukungan anda dan tanggapan balik yang tentunya bisa anda berikan. Ingatlah pula bahwa pelatihan ini bukan tentang anda. Ini mengenai pembelajaran dan kebutuhan peserta. Tarik nafas yang dalam dan fasilitasilah pembelajaran daripada hanya sekedar menyuapi peserta. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Tim Pengajar===&lt;br /&gt;
Staf bisa bekerja bersama untuk memfasilitasi sebuah pelatihan: Rencanakan bersama sebelum pelatihan dimulai mengenai bagaimana anda akan membagi peran: a. Fasilitator b. Pelatih c. Evaluator d. manajer kelas &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda dapat bergantian dalam membawakan beberapa sesi berbeda dalam pelatihan. Salah satu dapat memfasilitasi, yang lain bisa mencatat, menulis dipapan, membantu dengan kegiatan kelompok dan diskusi atau menangani masalah administratif. Salah satu bisa membantu membuka, menutup dan membantu kegiatan sedangkan yang lain bisa memfasilitasi penyampaian materi kepada peserta. Salah satu anggota tim bisa melakukan semua sesi fasilitasi sedangkan yang lain bisa memonitor untuk mendengar dan mengamati keseluruhan proses. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
seluruh fasilitator perlu untuk dilatih, mendukung kegiatan dan mengevaluasi partisipasi peserta. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berlatihlah kapan saja memungkinkan sehingga anda bisa mengetahui waktu yang dibutuhkan dan mengidentifikasi bagian yang mungkin bermasalah. Agree to make any difference of opinion “respectful debate.” Bertemu selama pelatihan dan sesudahnya untuk mengevaluasi, melakukan pengaturan perubahan dan mengusulkan perbaikan untuk masa mendatang.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/16/id&amp;diff=22916</id>
		<title>Translations:Working with equipment/16/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/16/id&amp;diff=22916"/>
		<updated>2015-01-16T13:10:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik, buatlah gambar dasar dengan pensil dan kemudian 'berpura-pura' untuk menggambar.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar, dot points, konsep kunci dan grafis yang bermakna.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22917</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22917"/>
		<updated>2015-01-16T13:10:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.&lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Menambahkan selingan humor  &lt;br /&gt;
*Menekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Merangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN dengan kata-kata anda dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum yang hanya membaca slide dan tidak mengatakan hal lainnya. &lt;br /&gt;
*Sebaiknya tidak mengarahkan apa yang akan anda katakan, hanya alur presentasi saja. Slide semestinya menjadi pengingat visual anda akan versi lengkap ‘script’, dan versi lengkap dari seluruh point yang ingin anda buat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna untuk membuat daftar secara langsung, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart digunakan sebagai alat bantu spontan dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik, buatlah gambar dasar dengan pensil dan kemudian 'berpura-pura' untuk menggambar.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar, dot points, konsep kunci dan grafis yang bermakna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/15/id&amp;diff=22914</id>
		<title>Translations:Working with equipment/15/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/15/id&amp;diff=22914"/>
		<updated>2015-01-16T13:08:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna untuk membuat daftar secara langsung, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart digunakan sebagai alat bantu spontan dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22915</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22915"/>
		<updated>2015-01-16T13:08:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.&lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Menambahkan selingan humor  &lt;br /&gt;
*Menekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Merangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN dengan kata-kata anda dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum yang hanya membaca slide dan tidak mengatakan hal lainnya. &lt;br /&gt;
*Sebaiknya tidak mengarahkan apa yang akan anda katakan, hanya alur presentasi saja. Slide semestinya menjadi pengingat visual anda akan versi lengkap ‘script’, dan versi lengkap dari seluruh point yang ingin anda buat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna untuk membuat daftar secara langsung, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart digunakan sebagai alat bantu spontan dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/15/id&amp;diff=22912</id>
		<title>Translations:Working with equipment/15/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/15/id&amp;diff=22912"/>
		<updated>2015-01-16T13:07:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna untuk membuat daftar secara langsung, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22913</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22913"/>
		<updated>2015-01-16T13:07:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.&lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Menambahkan selingan humor  &lt;br /&gt;
*Menekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Merangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN dengan kata-kata anda dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum yang hanya membaca slide dan tidak mengatakan hal lainnya. &lt;br /&gt;
*Sebaiknya tidak mengarahkan apa yang akan anda katakan, hanya alur presentasi saja. Slide semestinya menjadi pengingat visual anda akan versi lengkap ‘script’, dan versi lengkap dari seluruh point yang ingin anda buat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna untuk membuat daftar secara langsung, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/13/id&amp;diff=22910</id>
		<title>Translations:Working with equipment/13/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/13/id&amp;diff=22910"/>
		<updated>2015-01-16T13:06:39Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN dengan kata-kata anda dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22911</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22911"/>
		<updated>2015-01-16T13:06:39Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.&lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Menambahkan selingan humor  &lt;br /&gt;
*Menekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Merangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN dengan kata-kata anda dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum yang hanya membaca slide dan tidak mengatakan hal lainnya. &lt;br /&gt;
*Sebaiknya tidak mengarahkan apa yang akan anda katakan, hanya alur presentasi saja. Slide semestinya menjadi pengingat visual anda akan versi lengkap ‘script’, dan versi lengkap dari seluruh point yang ingin anda buat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/12/id&amp;diff=22908</id>
		<title>Translations:Working with equipment/12/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/12/id&amp;diff=22908"/>
		<updated>2015-01-16T13:05:39Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22909</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22909"/>
		<updated>2015-01-16T13:05:39Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.&lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Menambahkan selingan humor  &lt;br /&gt;
*Menekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Merangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN kata-kata dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum yang hanya membaca slide dan tidak mengatakan hal lainnya. &lt;br /&gt;
*Sebaiknya tidak mengarahkan apa yang akan anda katakan, hanya alur presentasi saja. Slide semestinya menjadi pengingat visual anda akan versi lengkap ‘script’, dan versi lengkap dari seluruh point yang ingin anda buat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22907</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22907"/>
		<updated>2015-01-16T13:04:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.&lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Menambahkan selingan humor  &lt;br /&gt;
*Menekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Merangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN kata-kata dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum yang hanya membaca slide dan tidak mengatakan hal lainnya. &lt;br /&gt;
*Sebaiknya tidak mengarahkan apa yang akan anda katakan, hanya alur presentasi saja. Slide semestinya menjadi pengingat visual anda akan versi lengkap ‘script’, dan versi lengkap dari seluruh point yang ingin anda buat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/6/id&amp;diff=22906</id>
		<title>Translations:Working with equipment/6/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/6/id&amp;diff=22906"/>
		<updated>2015-01-16T13:04:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Menambahkan selingan humor  &lt;br /&gt;
*Menekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Merangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/6/id&amp;diff=22904</id>
		<title>Translations:Working with equipment/6/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/6/id&amp;diff=22904"/>
		<updated>2015-01-16T13:04:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Menambahkan selingan humor  &lt;br /&gt;
*Tekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Rangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22905</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22905"/>
		<updated>2015-01-16T13:04:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.&lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Menambahkan selingan humor  &lt;br /&gt;
*Tekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Rangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN kata-kata dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum yang hanya membaca slide dan tidak mengatakan hal lainnya. &lt;br /&gt;
*Sebaiknya tidak mengarahkan apa yang akan anda katakan, hanya alur presentasi saja. Slide semestinya menjadi pengingat visual anda akan versi lengkap ‘script’, dan versi lengkap dari seluruh point yang ingin anda buat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/5/id&amp;diff=22902</id>
		<title>Translations:Working with equipment/5/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/5/id&amp;diff=22902"/>
		<updated>2015-01-16T13:02:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.&lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22903</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22903"/>
		<updated>2015-01-16T13:02:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.&lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Selingi dengan humor  &lt;br /&gt;
*Tekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Rangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN kata-kata dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum yang hanya membaca slide dan tidak mengatakan hal lainnya. &lt;br /&gt;
*Sebaiknya tidak mengarahkan apa yang akan anda katakan, hanya alur presentasi saja. Slide semestinya menjadi pengingat visual anda akan versi lengkap ‘script’, dan versi lengkap dari seluruh point yang ingin anda buat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/14/id&amp;diff=22899</id>
		<title>Translations:Working with equipment/14/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/14/id&amp;diff=22899"/>
		<updated>2015-01-16T12:57:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum yang hanya membaca slide dan tidak mengatakan hal lainnya. &lt;br /&gt;
*Sebaiknya tidak mengarahkan apa yang akan anda katakan, hanya alur presentasi saja. Slide semestinya menjadi pengingat visual anda akan versi lengkap ‘script’, dan versi lengkap dari seluruh point yang ingin anda buat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22900</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22900"/>
		<updated>2015-01-16T12:57:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaiaman alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.  *praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Selingi dengan humor  &lt;br /&gt;
*Tekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Rangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN kata-kata dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum yang hanya membaca slide dan tidak mengatakan hal lainnya. &lt;br /&gt;
*Sebaiknya tidak mengarahkan apa yang akan anda katakan, hanya alur presentasi saja. Slide semestinya menjadi pengingat visual anda akan versi lengkap ‘script’, dan versi lengkap dari seluruh point yang ingin anda buat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/14/id&amp;diff=22897</id>
		<title>Translations:Working with equipment/14/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/14/id&amp;diff=22897"/>
		<updated>2015-01-16T12:47:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;'''Presentasi PowerPoint''' *Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum     This will help you to avoid being tempted to use the words on the slides as a your script and avoid the common problem of just reading the slides and saying nothing else.&lt;br /&gt;
*Should not drive what you say, only the flow of your presentation.  The slides should be tiny visual reminders to you of the full version of your ‘script’, and the full versions of the points you want to make.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22898</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22898"/>
		<updated>2015-01-16T12:47:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;'''Presentasi PowerPoint''' *Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaiaman alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.  *praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Selingi dengan humor  &lt;br /&gt;
*Tekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Rangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN kata-kata dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Presentasi PowerPoint'''&lt;br /&gt;
*Dapat mengendalikan dan mengatur informasi apa yang dilihat dan kapan disajikan - gunakan kontrol tersebut secara bijak dan pesan anda akan lebih kuat. Ingatlah bahwa tidak ada batas jumlah slide yang bisa anda gunakan. Gunakan sedikit slide dengan sedikit informasi pada masing-masing slide daripada sedikit slide yang dipadati dengan banyak kata dan ide. &lt;br /&gt;
*Perlu untuk berlatih sehingga anda mengembangkan ‘script’ untuk tiap slide, isi dari pembicaraan anda. Ini akan membantu anda untuk tidak tergoda untuk menggunakan kata-kata pada slide sebagai script anda dan mencegah masalah umum     This will help you to avoid being tempted to use the words on the slides as a your script and avoid the common problem of just reading the slides and saying nothing else.&lt;br /&gt;
*Should not drive what you say, only the flow of your presentation.  The slides should be tiny visual reminders to you of the full version of your ‘script’, and the full versions of the points you want to make.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/12/id&amp;diff=22895</id>
		<title>Translations:Working with equipment/12/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/12/id&amp;diff=22895"/>
		<updated>2015-01-16T12:45:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22896</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22896"/>
		<updated>2015-01-16T12:45:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaiaman alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.  *praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Selingi dengan humor  &lt;br /&gt;
*Tekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Rangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang paling penting, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN kata-kata dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''PowerPoint presentations '''&lt;br /&gt;
*Can control and regulate what information people see and when – use that control wisely and your message will be much more powerful.  Remember that there is no limit to the number of slides you can use.  Use more slides with less information on each than fewer slides packed with words and ideas.&lt;br /&gt;
*Need to be practiced so that you develop a ‘script’ to each slide, the content of your talk.  This will help you to avoid being tempted to use the words on the slides as a your script and avoid the common problem of just reading the slides and saying nothing else.&lt;br /&gt;
*Should not drive what you say, only the flow of your presentation.  The slides should be tiny visual reminders to you of the full version of your ‘script’, and the full versions of the points you want to make.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/18/id&amp;diff=22893</id>
		<title>Translations:Working with equipment/18/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/18/id&amp;diff=22893"/>
		<updated>2015-01-16T12:44:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;'''Beberapa tips''' Pastikan  *peralatan bekerja  *anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara *anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui d...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22894</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22894"/>
		<updated>2015-01-16T12:44:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;'''Beberapa tips''' Pastikan  *peralatan bekerja  *anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara *anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui d...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaiaman alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.  *praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Selingi dengan humor  &lt;br /&gt;
*Tekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Rangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang paling pening, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN kata-kata dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''PowerPoint presentations '''&lt;br /&gt;
*Can control and regulate what information people see and when – use that control wisely and your message will be much more powerful.  Remember that there is no limit to the number of slides you can use.  Use more slides with less information on each than fewer slides packed with words and ideas.&lt;br /&gt;
*Need to be practiced so that you develop a ‘script’ to each slide, the content of your talk.  This will help you to avoid being tempted to use the words on the slides as a your script and avoid the common problem of just reading the slides and saying nothing else.&lt;br /&gt;
*Should not drive what you say, only the flow of your presentation.  The slides should be tiny visual reminders to you of the full version of your ‘script’, and the full versions of the points you want to make.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
Pastikan &lt;br /&gt;
*peralatan bekerja &lt;br /&gt;
*anda mengetahui bagaimana cara menyesuaikan pencahayaan dan amplifikasi suara&lt;br /&gt;
*anda menonton DVD sebelumnya dan mengetahui dimana anda ingin memulai dan mengakhiri&lt;br /&gt;
*anda telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggambarkan poin utama dari video&lt;br /&gt;
*anda menyiapkan peserta secara tepat sebelum mereka menonton video untuk pertama kali - mintalah mereka untuk mencari sesuatu yang khusus, sebagai contoh. &lt;br /&gt;
*tanyakan pada peserta jika mereka kemudian ingin menonton video tesebut sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22889</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22889"/>
		<updated>2015-01-16T12:31:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya *Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang *Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang berm...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaiaman alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.  *praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Selingi dengan humor  &lt;br /&gt;
*Tekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Rangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang paling pening, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN kata-kata dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''PowerPoint presentations '''&lt;br /&gt;
*Can control and regulate what information people see and when – use that control wisely and your message will be much more powerful.  Remember that there is no limit to the number of slides you can use.  Use more slides with less information on each than fewer slides packed with words and ideas.&lt;br /&gt;
*Need to be practiced so that you develop a ‘script’ to each slide, the content of your talk.  This will help you to avoid being tempted to use the words on the slides as a your script and avoid the common problem of just reading the slides and saying nothing else.&lt;br /&gt;
*Should not drive what you say, only the flow of your presentation.  The slides should be tiny visual reminders to you of the full version of your ‘script’, and the full versions of the points you want to make.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Some tips'''&lt;br /&gt;
Make sure &lt;br /&gt;
*the equipment is working &lt;br /&gt;
*you know how to adjust the lighting and sound amplification&lt;br /&gt;
*you watch the DVD before and know where you want to start and finish&lt;br /&gt;
*you have prepared the questions for drawing out the main points from the video&lt;br /&gt;
*you prepare the participants properly before they watch the video for the first time - ask them to look out for something in particular, for example.&lt;br /&gt;
*you ask participants if they would like to see the video again, a little later.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/13/id&amp;diff=22888</id>
		<title>Translations:Working with equipment/13/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/13/id&amp;diff=22888"/>
		<updated>2015-01-16T12:31:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: Created page with &amp;quot;Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya *Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang *Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang berm...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Jadi, saat menggunakan slide PowerPoint anda sebaiknya&lt;br /&gt;
*Selalu menggunakan dot points daripada kalimat-kalimat panjang&lt;br /&gt;
*Selalu gunakan sedikit warna and unsur grafis yang bermanfaat untuk mencegah kebosanan dan menambah minat&lt;br /&gt;
*Selalu simpel dan jelas sehingga pesan dapat disaring dan dipahami intinya dengan jelas &lt;br /&gt;
*Selalu ditampilkan dengan waktu yang cukup untuk memungkinkan peserta membaca, mencerna dan mendengarkan&lt;br /&gt;
*Selalu MENAMBAHKAN kata-kata dan TIDAK mengurangi&lt;br /&gt;
*Selalu mencoba menggunakan kartun, gambar, screenshots, video, grafik selain kata-kata atau apapun yang memungkinkan&lt;br /&gt;
*Konsisten dalam penggunaan jenis dan ukuran huruf. Tidak berlebihan menggunakan huruf besar, huruf miring atau teks berwarna.&lt;br /&gt;
*Selalu kosongkan layar saat anda tidak menjelaskan slide apapun. Akan membingungkan untuk melihat slide yang tidak berhubungan dengan apa yang presenter sedang bicarakan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/12/id&amp;diff=22886</id>
		<title>Translations:Working with equipment/12/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Working_with_equipment/12/id&amp;diff=22886"/>
		<updated>2015-01-16T12:17:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;yang paling pening, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22887</id>
		<title>Working with equipment/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Working_with_equipment/id&amp;diff=22887"/>
		<updated>2015-01-16T12:17:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Linda: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==22.	Bekerja dengan peralatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material yang mungkin dibutuhkan dalam sebuah sesi pelatihan &lt;br /&gt;
*Flipchart, kertas dan spidol &lt;br /&gt;
*Flipchart tambahan &lt;br /&gt;
*Laptop dan proyektor &lt;br /&gt;
*Kabel sambungan &lt;br /&gt;
*slide PowerPoint &lt;br /&gt;
*papan tulis&lt;br /&gt;
*Monitor, TV&lt;br /&gt;
*Pemutar DVD atau CD &lt;br /&gt;
*Peralatan Video &lt;br /&gt;
*Kamera &lt;br /&gt;
*USB/flash disk  &lt;br /&gt;
*Lembar kerja &lt;br /&gt;
*Alat tulis (buku dan pulpen) &lt;br /&gt;
*Handouts (materi cetak) &lt;br /&gt;
*Format evaluasi &lt;br /&gt;
*Pulpen dan spidol &lt;br /&gt;
*kartu berwarna &lt;br /&gt;
*Papan nama &lt;br /&gt;
*Medali atau trofi, hadiah &lt;br /&gt;
*Permen,&lt;br /&gt;
*alat visual &lt;br /&gt;
*Bean bag atau bola&lt;br /&gt;
*Post it notes (catatan tempel)&lt;br /&gt;
*Selotip, perekat blue tack, &lt;br /&gt;
*Sertifikat &lt;br /&gt;
*Gunting &lt;br /&gt;
*Bel, stop watch, timer (pengatur waktu), dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pelatihan dengan komputer===&lt;br /&gt;
Komputer &lt;br /&gt;
*Cenderung mengisolasi &lt;br /&gt;
*Cenderung membuat orang secara fisik menjadi pasif &lt;br /&gt;
*Cenderung mengarah kepada hanya satu gaya belajar  &lt;br /&gt;
*dapat menjadi berdasarkan media daripada berdasarkan pengalaman, tergantung materi pelatihan&lt;br /&gt;
*seringkali peserta hanya melihat layar komputernya dan tidak mendengarkan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan poin-poin ini didalam pikiran anda, cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar dimana penggunaan komputer dipadukan dengan kegiatan lainnya. Bangunlah pelatihan anda sehingga akan membuat pengalaman menjadi  &lt;br /&gt;
*lebih kolaboratif &lt;br /&gt;
*lebih eksloratif &lt;br /&gt;
*penuh dengan pilihan &lt;br /&gt;
*berdasarkan kegiatan &lt;br /&gt;
*berpusat pada masalah &lt;br /&gt;
*kreatif &lt;br /&gt;
*menggabungkan 4 fase siklus pembelajaran - Persiapan, Presentasi, Praktik dan kinerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagaimana cara menggunakan alat bantu visual===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman untuk menggunakan alat secara lebih efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas. &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumlah ide dalam satu slide (maksimum 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*Buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga bisa dibaca, dicerna dan peserta mendengarkan anda. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaiaman alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi.  *praktik cara menggunakan alat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual paling baik digunakan saat; &lt;br /&gt;
*Menyajikan data statistik &lt;br /&gt;
*Memperkenalkan topik baru atau mengganti topik &lt;br /&gt;
*Selingi dengan humor  &lt;br /&gt;
*Tekankan poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Rangkum kembali poin-poin kunci &lt;br /&gt;
*Mengontraskan&lt;br /&gt;
*Anda membutuhkan dampak visual &lt;br /&gt;
*Anda ingin memastikan bahwa setiap orang melihat hal yang sama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat bantu visual merupakan alat yang bisa memudahkan atau malah mengganggu proses pembelajaran tergantung dari seberapa efektif mereka digunakan. Berikut ini adalah beberapa alat yang paling umum digunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====PowerPoint====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slide PowerPoint dapat meningkatkan penyajian jenis informasi tertentu tetapi jika digunakan berlebihan maka akan menghilangkan efektifitasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powerpoint sifatnya fleksibel dan profesional dan memungkinkan untuk memvisualisasikan ide. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang paling pening, ingatlah bahwa slide PowerPoint seharusnya &lt;br /&gt;
*Tidak dibacakan dengan lantang kepada peserta&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki terlalu banyak kata, frasa atau paragraf yang terlalu panjang&lt;br /&gt;
*Tidak memiliki lebih dari 2 hingga 3 point/ide dalam satu slide&lt;br /&gt;
*Tidak mengungkapkan informasi lebih dari yang anda ingin tunjukkan kepada peserta atau yang diperlukan oleh peserta pada saat itu&lt;br /&gt;
*Tidak membingungkan baik secara makna maupun visual&lt;br /&gt;
*Tidak mencantumkan kata-kata yang akan anda ucapkan - hanya ide-ide yang akan anda sampaikan&lt;br /&gt;
*Tidak menggunakan gimmicks atau trik, transisi dan tambahan grafis yang membutuhkan software secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So, when using PowerPoint slides you should&lt;br /&gt;
*Always use dot points instead of long whole sentences&lt;br /&gt;
*Always use a little colour and useful graphical elements to relieve boredom and add interest&lt;br /&gt;
*Always be simple and clear so that the message is distilled to its most clearest form&lt;br /&gt;
*Always be shown for long enough time to allow everyone to read, digest and listen&lt;br /&gt;
*Always ADD to your words NOT detract from them&lt;br /&gt;
*Always try to use cartoons, images, screenshots, video, graphs or other graphics instead of words wherever possible&lt;br /&gt;
*Be consistent with the use of font type and size.  Don't overuse capitals, italics or coloured text.&lt;br /&gt;
*Always blank the screen when you are not talking to a slide.  It is confusing to see a slide that has nothing to do with what the presenter is talking about.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''PowerPoint presentations '''&lt;br /&gt;
*Can control and regulate what information people see and when – use that control wisely and your message will be much more powerful.  Remember that there is no limit to the number of slides you can use.  Use more slides with less information on each than fewer slides packed with words and ideas.&lt;br /&gt;
*Need to be practiced so that you develop a ‘script’ to each slide, the content of your talk.  This will help you to avoid being tempted to use the words on the slides as a your script and avoid the common problem of just reading the slides and saying nothing else.&lt;br /&gt;
*Should not drive what you say, only the flow of your presentation.  The slides should be tiny visual reminders to you of the full version of your ‘script’, and the full versions of the points you want to make.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Flip charts====&lt;br /&gt;
Flip charts berguna langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Seringkali flipchart alat bantu dan lebih baik digunakan untuk kelompok kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Beberapa tips'''&lt;br /&gt;
*Anda bisa berlatih dengan grafik yang lebih sulit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Siapkan perhitungan atau diagram yang lebih kompleks terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
*Pastikan anda menulis dengan ukuran huruf yang tepat dan menggunakan warna gelap dengan spidol besar.&lt;br /&gt;
*Jika anda tidak bisa menggambar dengan cukup baik,  If you can't draw very well, trace something in advance in pencil and 'pretend' to draw it.&lt;br /&gt;
*Gunakan judul yang besar,  Use only big headings, dot points, key concepts and meaningful graphics.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Video/media digital====&lt;br /&gt;
Video dan DVD dapat berguna untuk menunjukkan keterampilan atau perilaku, mengatur adegan, atau penyampaian konten oleh seorang ahli, sebagai contoh. Video/media digital juga bisa sangat bermanfaat untuk sesi praktik peserta saling berbagi dalam rangka mendorong evaluasi diri atau untuk mencari tanggapan dari orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Some tips'''&lt;br /&gt;
Make sure &lt;br /&gt;
*the equipment is working &lt;br /&gt;
*you know how to adjust the lighting and sound amplification&lt;br /&gt;
*you watch the DVD before and know where you want to start and finish&lt;br /&gt;
*you have prepared the questions for drawing out the main points from the video&lt;br /&gt;
*you prepare the participants properly before they watch the video for the first time - ask them to look out for something in particular, for example.&lt;br /&gt;
*you ask participants if they would like to see the video again, a little later.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====White/black boards atau papan tulis====&lt;br /&gt;
Papan tulis sering digunakan dengan cara seperti menggunakan flipchart untuk langsung membuat daftar, mencatat curah pendapat, skala prioritas, mencatat ide-ide yang muncul dalam kelompok atau membuat rencana atau konsep. Pastikan anda memiliki kapur dan penghapus. Berlatihlah untuk memastikan bahwa anda bisa menulis dengan jelas dan dalam ukuran yang bisa terlihat oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Overhead projectors/OHP ====&lt;br /&gt;
Alat ini sekarang sudah tidak terlalu populer tetapi tetap berguna jika tidak tersedia alat lainnya. OHP dapat digunakan seperti flipchart atau papan tulis bahkan seperti PowerPoint. Alat apapun yang anda gunakan ingatlah bahwa peserta harus dapat melihatnya dengan jelas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penggunaan peralatan atau alat bantu visual secara efektif===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pedoman dasar untuk menggunakan peralatan secara efektif. &lt;br /&gt;
*tidak menghalangi pandangan. &lt;br /&gt;
*periksa dari bagian belakang ruangan apakah alat bantu dapat terlihat dengan jelas &lt;br /&gt;
*jangan memenuhi pandangan dengan terlalu banyak informasi. &lt;br /&gt;
*batasi jumah ide dalam satu slide/alat bantu visual (maksimal 4). &lt;br /&gt;
*ungkapkan hanya satu ide pada satu waktu. &lt;br /&gt;
*buatlah sesederhana mungkin dan diskusikan. &lt;br /&gt;
*tunjukan alat bantu visual selama mungkin sehingga dapat dibaca, dicerna dan didengarkan. &lt;br /&gt;
*ketahui bagaimana cara menggunakan atau bagaimana alat berfungsi, dan bagaimana menangani jika alat tidak berfungsi. &lt;br /&gt;
*praktik cara menggunakan alat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Linda</name></author>
		
	</entry>
</feed>