<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://wiki.isikhnas.com/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Sara</id>
	<title>Wiki Sumber Informasi iSIKHNAS - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.isikhnas.com/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Sara"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/w/Special:Contributions/Sara"/>
	<updated>2026-09-17T15:18:15Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.31.16</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39063</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39063"/>
		<updated>2015-06-01T02:17:47Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Perangkat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan Perangkat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksesibilitas ke jejaring internet meningkat perangkat ini dapat menjadi pilihan bagi banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Administrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasi pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregistrasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melatih petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/38/id&amp;diff=39062</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/38/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/38/id&amp;diff=39062"/>
		<updated>2015-06-01T02:17:46Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melatih petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39061</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39061"/>
		<updated>2015-06-01T02:17:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Perangkat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan Perangkat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksesibilitas ke jejaring internet meningkat perangkat ini dapat menjadi pilihan bagi banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Administrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasi pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregistrasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/37/id&amp;diff=39060</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/37/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/37/id&amp;diff=39060"/>
		<updated>2015-06-01T02:17:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{fpblock|Module 12 : SMS Administrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasi pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregistrasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39059</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39059"/>
		<updated>2015-06-01T02:04:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Perangkat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan Perangkat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksesibilitas ke jejaring internet meningkat perangkat ini dapat menjadi pilihan bagi banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/34/id&amp;diff=39058</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/34/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/34/id&amp;diff=39058"/>
		<updated>2015-06-01T02:04:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39057</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39057"/>
		<updated>2015-06-01T02:03:35Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Perangkat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan Perangkat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksesibilitas ke jejaring internet meningkat perangkat ini dapat menjadi pilihan bagi banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/33/id&amp;diff=39056</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/33/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/33/id&amp;diff=39056"/>
		<updated>2015-06-01T02:03:33Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Perangkat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan Perangkat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksesibilitas ke jejaring internet meningkat perangkat ini dapat menjadi pilihan bagi banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39055</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39055"/>
		<updated>2015-06-01T02:01:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/32/id&amp;diff=39054</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/32/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/32/id&amp;diff=39054"/>
		<updated>2015-06-01T02:01:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39053</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39053"/>
		<updated>2015-06-01T01:50:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/31/id&amp;diff=39052</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/31/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/31/id&amp;diff=39052"/>
		<updated>2015-06-01T01:50:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/30/id&amp;diff=39050</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/30/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/30/id&amp;diff=39050"/>
		<updated>2015-06-01T01:49:36Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39051</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39051"/>
		<updated>2015-06-01T01:49:36Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39049</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39049"/>
		<updated>2015-06-01T01:47:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan  sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/29/id&amp;diff=39048</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/29/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/29/id&amp;diff=39048"/>
		<updated>2015-06-01T01:47:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukkan bagi dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39047</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39047"/>
		<updated>2015-06-01T01:46:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan  sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/28/id&amp;diff=39046</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/28/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/28/id&amp;diff=39046"/>
		<updated>2015-06-01T01:46:47Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39045</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39045"/>
		<updated>2015-06-01T01:45:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini secara utama diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan  sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/26/id&amp;diff=39044</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/26/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/26/id&amp;diff=39044"/>
		<updated>2015-06-01T01:45:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{fpblock|Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39043</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39043"/>
		<updated>2015-06-01T01:44:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini secara utama diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan  sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/24/id&amp;diff=39042</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/24/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/24/id&amp;diff=39042"/>
		<updated>2015-06-01T01:44:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan langsung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/23/id&amp;diff=39040</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/23/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/23/id&amp;diff=39040"/>
		<updated>2015-06-01T01:43:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39041</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39041"/>
		<updated>2015-06-01T01:43:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelapor tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber selanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan lansgung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini secara utama diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan  sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39039</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39039"/>
		<updated>2015-06-01T01:42:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelator tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber seanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan lansgung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini secara utama diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan  sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/22/id&amp;diff=39038</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/22/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/22/id&amp;diff=39038"/>
		<updated>2015-06-01T01:42:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Modul 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Koordinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas administratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39037</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39037"/>
		<updated>2015-06-01T01:41:56Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Module 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Korrdinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas adminstratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelator tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber seanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan lansgung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini secara utama diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan  sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/21/id&amp;diff=39036</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/21/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/21/id&amp;diff=39036"/>
		<updated>2015-06-01T01:41:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dan mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staf memerlukan semua alat yang ada sehingga target peserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39035</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39035"/>
		<updated>2015-06-01T01:35:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dna mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staff memerlukan semua alat yang ada sehingga target perserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Module 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Korrdinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas adminstratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelator tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber seanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan lansgung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini secara utama diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan  sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/18/id&amp;diff=39034</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/18/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/18/id&amp;diff=39034"/>
		<updated>2015-06-01T01:35:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk berbagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah dikelola dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/17/id&amp;diff=39032</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/17/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/17/id&amp;diff=39032"/>
		<updated>2015-06-01T01:34:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39033</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39033"/>
		<updated>2015-06-01T01:34:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi bagi Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk bergagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah diatur dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dna mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staff memerlukan semua alat yang ada sehingga target perserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Module 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Korrdinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas adminstratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelator tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber seanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan lansgung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini secara utama diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan  sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39031</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39031"/>
		<updated>2015-06-01T01:31:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi untuk Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk bergagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah diatur dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dna mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staff memerlukan semua alat yang ada sehingga target perserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Module 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Korrdinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas adminstratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelator tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber seanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan lansgung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini secara utama diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan  sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/15/id&amp;diff=39030</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/15/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/15/id&amp;diff=39030"/>
		<updated>2015-06-01T01:31:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan veteriner di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39029</id>
		<title>ISIKHNAS Training Resources/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=ISIKHNAS_Training_Resources/id&amp;diff=39029"/>
		<updated>2015-06-01T01:30:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pusat Pelatihan iSIKHNAS ==&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:ISIKHNAS mini logo.svg|80px|left]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ringkasan==&lt;br /&gt;
Bagian ini dirancang untuk pelatih dan orang lain yang terlibat dalam mempersiapkan pelatihan bagi staf kesehatan hewan dan hewan di Indonesia untuk membantu mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional, iSIKHNAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan untuk iSIKHNAS dibagi menjadi beberapa Modul Pelatihan yang mudah diatur. Modul-modul ini dirancang untuk&lt;br /&gt;
* memastikan pelatihan dilakukan secepat dan seefisien mungkin - sebagian besar satu hari atau kurang,&lt;br /&gt;
* mengurangi banyaknya persiapan yang diperlukan oleh para pelatih,&lt;br /&gt;
* memastikan kekonsistenan bahan pelatihan dan pendekatannya,&lt;br /&gt;
* sefleksibel mungkin sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas lokal, &lt;br /&gt;
* digunakan untuk kelompok maupun individu, sebagai latihan dan sebagai unit untuk belajar secara mandiri, &lt;br /&gt;
* mendorong program yang sedang berlangsung bagi pengembangan staf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi untuk Pelatih dan Koordinator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem yang sangat bermanfaat ini terdiri dari berbagai macam fungsi untuk bergagai staf kesehatan hewan sehingga untuk menjadikan pelatihan ini mudah diatur dan efesien, fungsi-fungsi ini telah dipecah-pecah ke dalam modul yang singkat, dan spesifik untuk tujuan yang diinginkan, yang sebagian besar dapat dilatih dalam satu hari dan sering kali kurang dari satu hari.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maksudnya bahwa ketika iSIKHNAS pertama kali diperkenalkan di kabupaten, SEMUA staf veteriner yang setiap hari terlibat dalam pelayanan kesehatan hewan bagi para peternak dan ternaknya dilatih oleh koordinator kabupaten yang baru dengan bantuan dari koordinator provinsi dan pelatih ahli. Modul pertama akan selalu '''Modul 1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus.''' Modul ini memperkenalkan staf mengenai pentingnya prinsip-prinsip dan filosofi dibalik dibuatnya iSIKHNAS, memperkenalkan fungsi-fungsi inti dan mekanisme pelaporan dan memberikan praktik lebih dan membiasakan diri dengan sistem yang didorong oleh pelayanan.  Modul ini terdiri dari pelaporan penyakit rutin dan prioritas dari lapangan, pengobatan, pengiriman sampel ke lab, tindak lanjut dan hasil - tugas yang paling umum dan inti yang dilakukan oleh semua staf di dinas kabupaten. Modul 1 adalah prasyarat untuk semua modul yang ditujukan bagi kelompok staf lapangan teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman, modul pertama memerlukan para pelatih yang mempunyai motivasi serta mendapat dukungan yang baik dengan tingkat energi yang baik, memberikan kesabaran dan waktu untuk membuat para pengguna sistem yang baru berkesempatan untuk berlatih dan mendapatkan kepercayaan diri. Ini adalah modul yang menentukan seberapa baik staf beradaptasi untuk perubahan dan menerima pelatihan fitur-fitur baru yang diberikan di masa mendatang.  Ini akan memberikan dasar untuk modul-modul berikutnya. Setelah modul pertama, koordinator kabupaten menjadi penanggung jawab penuh membuat dan melaksanakan rencana pelatihan berikutnya untuk staf. Rencana yang dibuat harus merespons prioritas kabupaten dan provinsi, juga tingkat motivasi dan ketertarikan staf dan kemampuan mereka menyerap dan melakukan praktik-praktik baru.  Perlu dicatat bahwa pada waktu tertentu koordinator kabupaten bertanggung jawab untuk melatih semua staf baru (yang baru untuk iSIKHNAS dan baru di kabupaten atau provinsi) dalam Modul 1 ketika kebutuhan meningkat. Pada saat ini diperlukan akan ada banyak pengguna yang percaya diri yang dapat membantu tugas pelatihan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menguasai prinsip dasar, pesan SMS pertama dan refleks untuk menggunakan berbagai macam pertanyaan sistem untuk membantu pelaporan yang akurat, pengalaman menunjukan bahwa staf mengerti dan menggunakan semua pesan berikutnya dengan sangat cepat dna mudah.  Direkomendasikan bahwa setidaknya satu modul baru diperkenalkan kepada staf setiap bulan, tetapi perlu diingat tidak semua staff memerlukan semua alat yang ada sehingga target perserta dapat berbeda-beda setiap saat. Tidak semua staf terlibat dalam produksi dan pengembangbiakan atau pelaporan rumah potong, tidak semua staf memerlukan pelatihan Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons, dan seterusnya. Beberapa modul, seperti Statistik Populasi Desa, Kegiatan Vaksinasi atau Surveilans Aktif (Modul 5, 6 dan 7) melibatkan  satu pesan dan hanya dilakukan sebelum kegiatan yang direncanakan seperti pengumpulan dan pencatatan data populasi ternak desa, atau rencana kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari program kabupaten atau provinsi atau rencana kegiatan pengambilan sampel sebagai bagian dari program surveilans aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa modul bergantung pada modul lain dan harus mengikuti urutan logis, sebagai contoh Module 9 : Registrasi Peternak dan Identifikasi Ternak harus sebelum Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan. Beberapa modul hanya digunakan dan bermanfaat bagi sekelompok kecil pengguna sistem sehingga Korrdinator dapat memutuskan untuk memberi pelatihan ad-hoc, atau pelatihan per staf, contohnya penggunaan Pemberian Pesan Instan (Module 8) atau penggunaan data iSIKHNAS menggunakan website (Modul 16).  Beberapa modul akan sangat berguna bagi staf dengan tugas-tugas adminstratif agar memberikan dukungan yang besar bagi koordinator dalam registrasi peternak dan ternak,  mengunggah spreadsheet atau manajemen pelatihan (Modul 9, 17 dan 18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabupaten yang mempunyai jejaring pelator tingkat desa, Modul 2: Pelsa : modul Pelapor Desa harus segera diberikan setelah modul pertama. Staf dapat membantu di dalam pelatihan yang sering kali memerlukan banyak masukan dan penegasan. Sub-modul Pengenalan Tanda dapat diberikan bersamaan dengan sumber seanjutnya atau disertakan dengan sumber penting ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah pemberian pelatihan suatu modul, staf wajib untuk mulai ''menggunakan&amp;quot; alat baru (pesan sms, paling sering) '''dengan segera.''' Ini harus dilakukan oleh semua staf terkait pada waktu yang sama untuk memastikan kesesuaian yang sangat baik sejak dari awal. Koordinator harus terus memonitor sistem selama periode awal langsung setelah pelatihan dilakukan. Staf tidak boleh dibiarkan membuat terlalu banyak kesalahan dan menjadi frustasi. Koordinator mempunyai [[Monitoring_your_District|alat monitoring pada jari mereka]] yang dapat membantu mendiagnosis permasalahan pelaporan dan lansgung menawarkan bantuan serta saran bagi staf yang mengalami kesulitan. Ini harus dilakukan sepenuhnya pada saat fase awal penggunaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul Pelatihan iSIKHNAS==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul1 : Pelaporan Penyakit Rutin dan Manajemen Kasus|Training 2.png|&lt;br /&gt;
Ini adalah modul iSIKHNAS yang pertama dan yang paling fundamental.  Modul ini memperkenalkan sistem iSIKHNAS, filosofinya dan fungsi-fungsi utama sistem kepada para staf teknis di tingkat kabupaten. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas, laporan respons, pengobatan, pengiriman sampel ke lab dan laporan hasil. Modul juga menyertakan berbagai pertanyaan sistem yang berguna untuk penggunaan di lapangan. |Routine Disease Reporting and Case Management/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa|Pelsa.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini digunakan ketika melatih pelapor tingkat desa, baik yang baru maupun orang yang sudah terlibat dalam pelaporan di desa pada tingkat tertentu. Modul ini memperkenalkan Pelsa mengenai sistem, filosofi iSIKHNAS serta manfaat sistem bagi masyarakat. Modul ini berkonsentrasi pada pengembangan kemampuan dalam pengenalan tanda ketidaksehatan pada hewan, membuat hubungan yang baik dengan masyarakat, dan pelaporan kejadian penyakit rutin dan prioritas. Modul ini juga menyertakan beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk digunakan di lapangan.|Pelsa/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 3 : Investigasi Penyakit Prioritas dan Respons|Outbreak response.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini secara utama diperuntukan bagi dokter hewan dan paravet senior atau yang berpengalaman yang sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk memandu staf yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi dan respons kejadian penyakit penting dan melaporkan tindakan dari lapangan karena mereka menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Priority Disease Investigation}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 4 : Sertifikat Kesehatan Hewan untuk Lalu Lintas Ternak|cow head.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam pemberian sertifikat kesehatan untuk lalu lintas ternak. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat untuk melaporkan inspeksi kesehatan dan rincian mengenai lalu lintas yang dituju dari lapangan (dengan atau tanpa  dilengkapi dengan hasil uji lab) saat mereka mulai menggunakan pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Sistem secara otomatis membuat izin lalu lintas dengan nomor unik yang siap dicetak di kantor.  Kursus ini juga mencakup berbagai pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Health Certificates for Livestock Movement}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 5 : Kegiatan Surveilans Aktif |Surveilans.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi.  Diasumsikan para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat untuk pelaporan kegiatan dari lapangan dengan menggunakan  sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Active Surveillance}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 6 : Statistik Populasi Desa|Populasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet, dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif sebagai bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap.  Ini memberikan alat laporan kegiatan dari lapangan menggunakan sebuah program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan.  Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan. Modul ini juga digunakan oleh Pelsa yang berpengalaman dan terlatih yang mempunyai motivasi dan ingin memberikan statistik tingkat desa terbaru.|Population}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 8 : Menggunakan Pesan Instan dengan iSIKHNAS|Instant Messaging.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini memperkenalkan Membuat Pesan Instan kepada pengguna yang mengakses internet dengan koneksi yang baik dan mereka yang lebih memilih untuk menggunakan alat Membuat Pesan Instan daripada SMS. iSIKHNAS dapat beroperasi sama baiknya dengan baik SMS maupun IM dan karena aksestabilitas ke jejaring internet meningkat ini dapat menjadi pilihan alat untuk banyak pengguna.|Instant Messaging/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 9 : Registrasi Peternak dan Indentifikasi Ternak|Farmer.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini membuat staf mana pun untuk belajar bagaimana mendaftarkan setiap pemilik ternak dan ternak mereka dengan iSIKHNAS.|Farmer Registration and Animal ID/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 10 : Manajemen Pengembangbiakan|Training 9.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini adalah salah satu dari pesan pelaporan yang lebih komplek dan mencakup berbagai pesan untuk melaporkan berbagai kejadian signifikan dalam jadwal manajemen pengembangbiakan.  Modul ini dapat digunakan oleh inseminator, teknis kesehatan hewan, dan paravet yang terlibat di dalam apa pun atau semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangbiakan.  Termasuk juga fungsi-fungsi penting untuk mendaftarkan pemilik ternak dan hewannya. Kursus ini juga mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Breeding Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 11 : Pertanyaan Sistem|handphone2.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini menyertakan semua pertanyaan mengenai sistem yang dapat digunakan dari lapangan oleh anggota staf yang melaporkan secara aktif. Kursus ini dapat digunakan sebagai kursus penyegaran untuk mengurangi jumlah kesalahan atau medorong lebih lanjut penggunaan alat yang sangat bermanfaat dan mengurangi ketergantungan dari materi yang dicetak yang tidak mutahir lagi.|Queries}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 12 : SMS Adminstrasi|handphone.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini terdiri dari beberapa pesan yang berguna bagi pengguna sistem yang kompeten. Ini mencakup bagaimana menghapus pesan, registrasu pengguna baru, membuat lokasi baru, mengirim pertanyaan atau umpan balik ke administrator sistem dan mengubah nomor telepon yang teregristasi sebelumnya.|Administration SMS}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 13 : Pelapor Rumah Potong|Abattoir4.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini hanya berguna bagi staf yang bertanggung jawab untuk melaporkan rumah potong atau statistik hewan yang dipotong. Modul ini dapat digunakan untuk melati petugas rumah potong atau petugas kesehatan hewan dalam tugas pelaporan harian yang sederhana ini.    |Abattoir}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 14 : Koordinator iSIKHNAS |Website_dashboard.png|&lt;br /&gt;
Modul komprehensif ini ditujukan bagi para koordinator baru dan sebagai bahan penyegaran untuk koordinator yang ada. Modul ini menjabarkan peran dan tanggung jawab, gambaran yang lebih besar mengenai sistem dan bagaimana kerja sistem dan pengelolaanya.  Modul ini berisi pengumpulan data yang lengkap dan alat pengelolaan yang tersedia melalui iSIKHNAS juga sebagai rincian yang komprehensif mengenai bagaimana melaksanakan tugas rutin seperti regristrasi pengguna baru,  manajemen lokasi dan infrastruktur, pendaftaran dan penggunaan fitur program, manajemen pelatihan, melihat sistem dan penggunaan data.|Coordinators/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 15 : Berkontribusi ke WIKI iSIKHNAS|WIKI LOGO.png|&lt;br /&gt;
Modul ini menjabarkan bagaimana staf tertentu memiliki  izin dan dapat mengambil tanggung jawab untuk menambah, mengedit dan meningkatkan sumber Wiki iSIKHNAS yang memberikan dokumentasi yang benar untuk mendukung sistem yang sangat bermanfaat dan kompleks ini dan perlunya melakukan perbaruan secara konstan dan hati-hati untuk membuat perubahan-perubahan di dalam sistem, SOP dan petunjuk operasional. |Wiki Work}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 16 : Menggunakan data dan laporan ISIKHNAS|Map with disease.png|&lt;br /&gt;
Modul ini bertujuan untuk membantu dalam penggunaan dan interpretasi data mentah, laporan iSIKHNAS, dan alat analisis lainnya yang tersedia di laman iSIKHNAS.  Ini mencakup bantuan spesifik untuk mereka yang menggunakan data untuk tujuan khusus termasuk pengendalian penyakit, advokasi anggaran dan monitoring sistem. |Website Data}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 17 : Manajemen Pelatihan|Training 8.jpg|&lt;br /&gt;
Modul ini mencakup informasi yang berhubungan dengan registrasi pengguna baru, pelatihan dan registrasi peserta serta fitur administrasi pelatihan lainnya. Termasuk juga alat yang digunakan oleh pelatih (termasuk IM, skenario dan kegiatan mendiagnosis kesalahan), rekomendasi pendekatan pelatihan untuk fasilitator dan informasi penting sehubungan dengan penggunaan 'Sidecar', laman pelatihan iSIKHNAS. |Training Management}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 18 : Mengunggah Spreadsheet|Excel logo.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana mengunggah spreadsheet yang diformat secara khusus untuk iSIKHNAS untuk penggunaan dalam mengunggah data laboratorium yang sangat banyak, meregristrasi pengguna baru, manajemen pelatihan dan registrasi pemilik ternak dan hewan mereka.|Spreadsheet uploads}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 19 : iSIKHNAS Mobile App|app.png|&lt;br /&gt;
Modul ini mengajarkan peserta bagaimana menggunakan  iSIKHNAS Mobile App untuk membuat dan mengirim pesan SMS. Daripada mengingat-ingat atau melihat ke format pesan dan kode,  App ini membuat pengguna membuat pesan menggunakan formulir dengan drop-down point dan klik antar muka.|Mobile App}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Modul 20 : Pertukaran data laboratorium |Autoship1256.png|&lt;br /&gt;
Modul ini untuk staf yang ada di laboratorium yang bertanggung jawab untuk memasukkan, mengelola dan berbagi sata hasil uji. Modul ini terdiri dari instruksi yang jelas mengenai mekanisme yang tersedia untuk berbagi data dengan iSIKHNAS. |Laboratory data exchange/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 21 : Reporting for individually identified animals|Cow head.jpg|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but soon you will be able to report disease events related to an animal which has been individually identified in the system.|Animal ID and health reporting/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 22 : Changing administrative boundary data|Spatial data 14.png|&lt;br /&gt;
This module is ''still under development'' but very soon district coordinators will be able to adjust and redefine administrative boundaries in their area whenever there are official changes to kabupaten, kecamaten and desa. |Changing location data/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 23 : Applying for enhancements and new features in iSIKHNAS|Data in.svg|&lt;br /&gt;
Inevitably, users will want new and improved system features.  iSIKHNAS has been designed to be able to respond to changing user needs and priorities.  We welcome your suggestions, contributions and requests for enhancements or new features.  This module will help any user to request an enhancement or a completely new feature.|New system features/id}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{fpblock|Module 24 : Involving local human health staff in iSIKHNAS|Red flag.svg|&lt;br /&gt;
Some kabupaten are choosing to involve human health staff in iSIKHNAS where there are suspected zoonotic cases of disease.  These personnel or village level health reporters can be sent alerts via SMS so that everyone can be involved in protecting the community.  Coming soon, this module will help kabupaten coordinators to register and involve local level human health staff in the system.|Human health/id}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/32/id&amp;diff=39028</id>
		<title>Translations:ISIKHNAS Training Resources/32/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:ISIKHNAS_Training_Resources/32/id&amp;diff=39028"/>
		<updated>2015-06-01T01:30:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{fpblock|Modul 7 : Kegiatan Vaksinasi|Vaksinasi.jpg|&lt;br /&gt;
Modul singkat ini adalah satu dari tiga pesan SMS modul 'Kegiatan Lapangan Khusus.' Modul ini untuk dokter hewan, paravet dan staf teknis lain yang terlibat dalam kegiatan surveilans aktif yang merupakan bagian dari rencana program kabupaten atau provinsi. Diasumsikan bahwa para staf ini sudah menggunakan iSIKHNAS dengan mantap. Ini memberikan alat pelaporan kegiatan dari lapangan menggunakan   program identifier dengan satu pesan SMS iSIKHNAS dan pertanyaan. Kursus ini mencakup beberapa pertanyaan sistem yang bermanfaat untuk penggunaan di lapangan.|Vaccination}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Pelsa_Facilitator_Manual/id&amp;diff=39027</id>
		<title>Pelsa Facilitator Manual/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Pelsa_Facilitator_Manual/id&amp;diff=39027"/>
		<updated>2015-05-28T07:27:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pedoman Fasilitator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedoman ini ditujukan kepada Koordinator dan pelatih lainnya yang bertanggung jawab untuk menghubungkan, merekrut, mengelola dan mempertahankan jaringan pelapor berbasis desa yang kuat.  Pelsa memainkan sebuah peranan yang sangat penting dalam rantai informasi kita dan menawarkan pelaporan yang lebih cepat terhadap penyakit dan respon yang lebih efektif dari staf dinas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan dari pelatihan Pelsa ini adalah untuk; &lt;br /&gt;
* mengajarkan alat-alat baru untuk digunakan saat melaporkan penyakit dan menciptakan kesempatan untuk melatih keterampilan yang baru,&lt;br /&gt;
* meningkatkan kepercayaan diri dan keterlibatan Pelsa,&lt;br /&gt;
* memotivasi dan menginspirasi praktik-praktik yang baik,&lt;br /&gt;
* memberikan penghargaan dan pengakuan,&lt;br /&gt;
* memperkuat ikatan antara Pelsa dan staf Dinas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Latar Belakang===&lt;br /&gt;
Pelsa telah dipilih oleh masyarakat sekitar mereka, dengan atau tanpa bantuan dari staf veteriner kabupaten, untuk menjadi seorang pelapor desa (pelsa) dan berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan ternak di daerah mereka, dengan memastikan agar masalah kesehatan segera dilaporkan dan membantu staf dokter hewan untuk merespons secara efektif. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Pelsa memainkan peran yang sangat penting dalam sistem kesehatan hewan di Indonesia. Mereka adalah orang yang paling dekat dengan komunitas, juga dengan ternak dan para pemiliknya.  Pelsa adalah titik bantuan pertama bagi komunitas mereka dan garis pertahanan pertama dalam melindungi komunitasnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa berperan sebagai penghubung yang sangat dibutuhkan antara peternak dengan layanan kedokteran hewan dan memudahkan paravet untuk merespons secara efisien. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Materi pelatihan ini mencoba untuk mendukung para koordinator untuk mengembangkan keterampilan Pelsa, juga kepercayaan diri dan akurasi mereka dalam mengenali dan melaporkan tanda-tanda penyakit di dalam populasi ternak lokal dengan menggunakan iSIKHNAS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di akhir pelatihan, Pelsa diharapkan dapat:&lt;br /&gt;
* Mengetahui dan mensosialisasikan peran mereka serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat&lt;br /&gt;
* Mengenali tanda-tanda klinis penyakit-penyakit hewan yang lazim dan/atau penting&lt;br /&gt;
* Mengenali beberapa sindrom yang menjadi karakteristik penyakit-penyakit menular yang penting (prioritas) &lt;br /&gt;
* Menggunakan iSIKHNAS untuk kegiatan-kegiatan pelaporan penyakit&lt;br /&gt;
* Mengetahui siapa yang dihubungi saat memerlukan bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Dua pendekatan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Untuk Pelsa berpengalaman (dan Koordinator berpengalaman!)'''&lt;br /&gt;
* Pelatihan setengah hari - pelaporan iSIKHNAS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Untuk staf baru'''&lt;br /&gt;
* Pelatihan satu hari - Mengenali Tanda-Tanda Penyakit dan pelaporan iSIKHNAS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Pelatihan Pelsa Setengah Hari====&lt;br /&gt;
=====Jadwal Pelatihan=====&lt;br /&gt;
{| class=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! Waktu !! Sesi !! Topik&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Pagi|| 1 || Peran dan tanggung jawab Pelsa (Pelapor Kesehatan Hewan Desa) dan Mengenali permasalahan kesehatan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 2|| Mengenali dan Melaporkan masalah-masalah kesehatan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || 3|| Skenario Pelaporan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 4|| Dukungan, Umpan Balik dan Wisuda&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Pelatihan Pelsa Satu Hari Penuh====&lt;br /&gt;
=====Jadwal pelatihan=====&lt;br /&gt;
{| class=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! Time !! Session !! Topic&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Morning|| 1 || Role and responsibilities of Pelsa (Village Animal Health Reporter)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 2|| Creating good linkages in the community&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || 3|| Recognising health problems  &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 4|| Recognising health problems&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Afternoon|| 5|| Reporting health problems&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 6|| Scenarios&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 7|| Support and Feedback&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 8 || Graduation&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Persiapan dan logistik===&lt;br /&gt;
* Pendaftaran pengguna baru&lt;br /&gt;
** [[User_registration_by_email_spreadsheet_upload|Registration of new users using a spreadsheet]]&lt;br /&gt;
** [[Manuals:Registration|Registration of new users using SMS or website]]&lt;br /&gt;
* Manajemen Pelatihan dengan situs iSIKHNAS&lt;br /&gt;
* Pencetakan&lt;br /&gt;
* Upacara penghargaan atau Wisuda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Materi-Materi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Powerpoint dan alat bantu lain&lt;br /&gt;
*Grafik-grafik dan dukungan visual lainnya&lt;br /&gt;
*Contoh-contoh dan skenario kesalahan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 1: Peran dan Tanggung Jawab=== &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa harus dapat;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Mengenali tanda-tandan penyakit hewan:''' Mereka hendaknya dapat mengenali saat hewan menunjukan tanda-tanda yang dapat berarti bahwa mereka sedang menderita dari suatu penyakit, dan mampu menggunakan kosa kata standar dan kode-kode asosiasi dalam menjelaskan tanda-tanda dan sindrom tersebut.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* '''Melaporkan tanda-tanda penyakit hewan:''' Pelsa mengirimkan laporan kasus hewan yang sakit kepada layanan veteriner melalui SMS khusus, singkat dan terkode. Hal ini akan langsung mengirimkan peringatan kepada staf Dinas setempat yang bertanggung jawab atas area tersebut bahwa ada hewan di desa tempat tugas Pelsa yang bersangkutan yang menunjukan tanda-tandan penyakit. Dokter hewan atau paramedik veteriner setempat selanjutnya dapat merespon kepada peringatan tersebut dengan menelepon Pelsa dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan lebih lanjut guna menentukan apakah mereka harus melakukan kunjungan atau apakah mereka dapat menyarankan suatu pengobatan tertentu melalui telepon. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* '''Jadilah sebuah penghubung kepada layanan veteriner yang terpecaya:''' Beberapa warga desa mungkin merasa malu atau tidak nyaman untuk menghubungi langsung layanan veteriner kabupaten tempat mereka berada. Namun karena Pelsa adalah anggota masyarakat asli yang terpercaya, banyak warga desa yang bersangkutan akan merasa lebih nyaman berbicara dengannya. Ini berarti bahwa akan lebih banyak kasus penyakit yang dilaporkan di desa-desa yang memiliki Pelsa dibandingkan dengan yang tidak memilikinya. Tentunya hal ini tidak berarti bahwa desa-desa yang memiliki Pelsa memiliki lebih banyak penyakit, maksudnya hanyalah lebih banyak kasus yang dilaporkan. Seiring dengan Pelsa yang semakin dikenal dan dihargai atas pekerjaan yang mereka lakukan di lingkungan masyarakat sekitar tempat mereka berada, akan lebih banyak orang yang mau menggunakan layanan mereka. Hal ini akan memantapkan hubungan antara masyarakat dan layanan veteriner agar tetap kuat dan efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Jadilah sumber informasi untuk masyarakat:''' Sebagai orang penghubung lokal bagi desa mereka, Pelsa dapat memberikan informasi dari Dinas setempat ke masyarakat. Hal ini termasuk pula pemberitahuan tentang kasus-kasus penyakit hewan atau adanya wabah di wilayah mereka, atau rincian tentang program vaksinasi yang akan datang.  Pelsa bisa juga berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan terkait program vaksinasi atau surveilans, pemutakhiran data populasi dan melaporkan hasil-hasil dari beragam kasus termasuk jika ada seekor hewan yang telah pulih dari permasalahan yang dilaporkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 2 : Hubungan masyarakat===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Latar Belakang====&lt;br /&gt;
Ternak memiliki beragam peran dalam kehidupan manusia. Yang termasuk:&lt;br /&gt;
* Makanan dan nutrisi: hewan adalah suatu sumber makanan yang sangat penting [protein]&lt;br /&gt;
* Fungsi sosial: hewan dapat menaikkan status sosial dari pemiliknya. Mereka dapat berkontribusi terhadap kesetaraan jender dengan cara mengizinkan kaum perempuan untuk memiliki ternak mereka sendiri. Di dalam sejumlah komunitas, hewan memiliki peran dalam praktik-praktik kebudayaan atau keagamaan.&lt;br /&gt;
* Kontribusi pada produksi pangan: hewan memberikan daya air dan kotoran mereka berkontribusi pada kesuburan tanah&lt;br /&gt;
* Menciptakan pendapatan dan akumulasi kekayaan: hewan memungkinkan untuk menabung, memberikan rasa aman dan memainkan peran sebagai 'rekening bank' dan 'polis asuransi'&lt;br /&gt;
* Peran ekonomis: produksi hewan bisa jadi merupakan sebuah bagian penting dari ekonomi lokal dan regional&lt;br /&gt;
* Ternak dan lingkungan hidup: produksi ternak adalah bagian dari pemanfaatan lahan yang berkesinambungan, walaupun produksi hewan dapat berdampak positif dan negatif terhadap lingkungan hidup&lt;br /&gt;
* Bantalan risiko: di beberapa komunitas, produksi ternak memberikan jalur pemasukan uang alternatif yang dapat menjadi cadangan terhadap kegagalan panen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesehatan hewan sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Berikut adalah beberapa dampak dari hewan yang sakit dan penyakit pada hewan;&lt;br /&gt;
* meningkatkan kemungkinan kemiskinan bagi peternak dan keluarganya,&lt;br /&gt;
* mengancam ketahanan pangan lokal dan terkadang lebih luas lagi, &lt;br /&gt;
* secara negatif berpengaruh pada perekonomian lokal karena orang-orang jadi memiliki uang lebih sedikit untuk dibelanjakan atau industri-industri lokal mengalami kegagalan,&lt;br /&gt;
* berdampak pada ketersediaan daya air untuk pertanian/perkebunan,&lt;br /&gt;
* bisa jadi akan menemukan kesulitan dan akan mengeluarkan biaya besar untuk mengobati atau merawat dan mengendalikan,&lt;br /&gt;
* reduce production of animal products such as milk, eggs, meat,&lt;br /&gt;
* can be a direct risk to human health,&lt;br /&gt;
* increase the risk of follow-on effects from all of the above.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendapatkan bantuan atau nasihat tentang permasalahan kesehatan hewan dengan cepat merupakan sesuatu yang penting. Semakin lama waktu antara pertama kali mengenali adanya masalah penyakit dan mencari bantuan atau saran penanganannya, maka semakin besar risiko hewan dan komunitas pemilik ternak tersebut terpapar para masalah yang bersangkutan. Pelaporan cepat terhadap satu masalah untuk mendapatkan saran penanganannya merupakan sesuatu yang penting. Ada beberapa masalah yang sepertinya rutin terjadi dan sangat lazim namun dengan melaporkan masalah tersebut, peternak dapat membantu layanan veteriner ntuk merespon lebih baik dan mencari solusi-solusi bagi seluruh peternak yang menghadapi masalah yang sama pada ternak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menyebabkan orang tidak melapor?&lt;br /&gt;
* Tidak tahu kemana harus melapor&lt;br /&gt;
* Tidak tahu alasan untuk melapor&lt;br /&gt;
* Tidak tahu bagaimana untuk melapor&lt;br /&gt;
* Tidak memiliki kepercayaan pada layanan veteriner&lt;br /&gt;
* Khawatir tentang biaya&lt;br /&gt;
* Tidak peduli&lt;br /&gt;
* Mencoba mengobati sendiri&lt;br /&gt;
* Tidak mengenali tanda-tanda penyakit&lt;br /&gt;
* Tidak mengenali tingkat kedaruratan atau kepentingannya&lt;br /&gt;
* Khawatir bahwa layanan veteriner akan memusnahkan hewan mereka&lt;br /&gt;
* Menggunakan pendekatan tunggu dan lihat dulu dan kadang menang kadang kalah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa dapat membantu memilah beberapa hambatan dan memungkinkan untuk dilakukannya pelaporan terhadap masalah penyakit. Pelsa merupakan titik penghubung yang penting antara masyarakat dan layanan veteriner. Pelsa&lt;br /&gt;
* adalah anggota masyarakat yang dipercaya komunitasnya,&lt;br /&gt;
* mendapatkan pelatihan dalam mengenali tanda-tanda dan bahasa yang digunakan dalam mendeskripsikan masalah,&lt;br /&gt;
* memiliki pengalaman dalam melihat kasus-kasus,&lt;br /&gt;
* memiliki pengetahuan tentang bagaimana melakukan pelaporan dengan cepat dan sederhana,&lt;br /&gt;
* dapat membantu menjadi penghubung berkelanjutan, memberikan saran dan menawarkan bantuan pengobatan yang disarankan oleh layanan veteriner,&lt;br /&gt;
* dapat menentukan apabila sebuah masalah terlihat perlu diprioritaskan dibandingkan dengan masalah lainnya,&lt;br /&gt;
* mampu mengobservais masalah bahkan saat peternak belum melaporkan dan menyarankan bahwa masalah tersebut hendaknya dilaporkan,&lt;br /&gt;
* bisa menjadi sumber informasi, peringatan dan nasihat yang berguna bagi masyarakat,&lt;br /&gt;
* memahami bahwa pelaporan penyakit dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan peternak individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa dapat memperluas jaringan mereka dalam komunitasnya dengan &lt;br /&gt;
* bersikap siap sedia dan mudah ditemui,&lt;br /&gt;
* bersikap terbuka, ramah dan bersedia membantu,&lt;br /&gt;
* bertanggung jawab dan dapat dipercaya,&lt;br /&gt;
* peduli tentang orang-orang dan hewan yang tinggal di satu tempat,&lt;br /&gt;
* memiliki telepon genggam berbaterai penuh,&lt;br /&gt;
* berkeinginan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang kesehatan hewan,&lt;br /&gt;
* mengetahui kapan untuk mendengarkan dan kapan untuk menghubungi dan mencari bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 3 : Mengenali tanda-tanda penyakit===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dimaksud dengan tanda-tanda?: Tanda-tanda adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada seekor hewan yang disebabkan oleh penyakit dan dapat diteksi oleh manusia. Tanda-tanda klinis adalah hal-hal yang dapat dilihat atau diukur oleh pengamat, seperti persendian yang bengkak, hidung pilek atau diare. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Mengenali tanda-tanda kondisi kesehatan yang baik====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hewan tidak dapat memberitahukan kepada kita jika mereka merasa sakit ataupun sehat, namun kita dapat mengamati tanda-tanda yang menunjukan bahwa mereka sehat. Termasuk: &lt;br /&gt;
* terang, waspada, responsif&lt;br /&gt;
* mampu berdiri, berjalan dan berlari dengan layak&lt;br /&gt;
* makan, minum dan membuang kotoran secara normal&lt;br /&gt;
* kondisi tubuh/berat tubuh yang bagus&lt;br /&gt;
* kulit dan bulu yang mengilap dan lengkap/utuh&lt;br /&gt;
* interaksi sosial dan perilaku yang normal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Mengenali tanda-tanda penyakit====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanda-tanda penyakit adalah perubahan-perubahan pada hewan yang disebabkan oleh penyakit dan dapat dideteksi manusia. Tanda-tanda adalah hal-hal yang dapat langsung dilihat dan diukur oleh pengamat, seperti sendi-sendi yang bengkak, hidung pilek atau diare. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa yang harus diperhatikan pada hewan?=====&lt;br /&gt;
* Kepala - Lihat perubahan-perubahan atau hal-hal yang terlihat tidak normal - mata, telinga, mulut, lidah, gigi, leher&lt;br /&gt;
* Kulit - Lihat jika terdapat bercak, luka, kemerahan, pembengkakan, tanda-tanda gesekan atau iritasi&lt;br /&gt;
* Organ tubuh - Perhatikan jika terdapat goresan, cedera, pembengkakan, cara berjalan yang tidak lazim, abnormalitas lainnya&lt;br /&gt;
* Kotoran - Lihat pada urine, feces, darah, ingus, air liur, cairan tidak lazim lainnya&lt;br /&gt;
* Perilaku - Apakah hewan tersebut berbaring dan tidak dapat berdiri, agresif, gelisah, dll&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa tanda-tanda penyakit yang lazim di wilaya itu?=====&lt;br /&gt;
* Aktifitas kelompok membuat daftar tanda-tanda penyakit sebanyak mungkin yang mereka ketahui/pernah lihat&lt;br /&gt;
* Menyusun berdasarkan seberapa seringnya terjadi/muncul&lt;br /&gt;
* Menyepakati terminologi yang digunakan untuk tanda-tanda tersebut&lt;br /&gt;
* Mendiskusikan tentang perbedaan dan persamaannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa yang dimaksud dengan sindrom?=====&lt;br /&gt;
Contoh sindrom flu pada manusia - hidung pilek, bantuk, badan lemas, lesu, suhu badan meningkat, dll. Keseluruhan tanda-tandan ini menunjuk pada sebuah 'sindrom' yang mungkin atau mungkin juga bukan merupakan flu, tapi akan menjadi flu. Tanda-tanda kolektif ini mendeskripsikan apa yang mungkin jadi masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendefinisikan sindrom-sindrom utama merupakan sebuah cara mendeteksi permasalahan penting tetapi mengapa ada beberapa penyakit yang lebih penting dari yang lainnya?&lt;br /&gt;
* risiko terhadap kesehatan manusia (seperti rabies atau anthrax)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi sangat menular(seperti AI)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi penyakit eksotik yang tidak kita miliki (dan tidak inginkan) (seperti PMK)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian yang besar (seperti AI atau hog cholera)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian besar pada produksi (seperti brucellosis)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peran Pelsa termasuk pula menentukan apakah suatu masalah memiliki kemungkinan untuk menjadi sebuah penyakit rutin atau penyakit prioritas dengan cara melaporkan tanda-tanda atau sindrom yang dapat diamati oleh Pelsa bersangkutan. Laporan sindrom prioritas akan mendapatkan respon cepat dari layanan veteriner karena kemungkinan bahwa laporan tersebut adalah mengenai suatu penyakit signifikan atau penting dan akan membutuhkan investigasi lebih mendalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
iSIKHNAS menggunakan kode-kode untuk menyingkat tanda-tanda dan sindrom-sindrom agar lebih mudah dan lebih cepat untuk dilaporkan. iSIKHNAS menginterpretasikan kode-kode tersebut dan 'menerjemahkan' merekake dalam suatu informasi nyata. Hal ini akan kita pelajari pada sisi berikutnya.... bagaimana melaporkan masalah menggunakan pesan-pesan bersandi iSIKHNAS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa saat anda melaporkan masalah ke iSIKHNAS, laporan tersebut digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehingga ketika pelaporan ke iSIKHNAS Pelsa perlu disemangati untuk mengirimkan informasi yang akurat dan lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 4 : Pelaporan penyakit===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beragam cara seorang Pelsa dapat mendengar tentang masalah kesehatan hewan pada populasi hewan di wilayah mereka. Bisa jadi peternak yang akan menghubungi Pelsa langsung, mungkin dia akan mendengar kabar tersebut secara tidak langsung dari seseorang penduduk desa atau pelsa tersebut mungkin menemukan masalah sendiri saat sedang berjalan-jalan di desa yang bersangkutan atau saat sedang melakukan kegiatan sehari-hari. Segera setelah Pelsa mendengar tentang adanya kasus baru mereka hendaknya berusaha mengunjungi peternak dan menanyakan tentang 'asal muasal' permasalahannya - saat dia pertama kali melihat, jika semakin memburuk, apakah telah menular ke hewan dll. Detil-detil ini akan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh staf dinas kepada Pelsa setelah pelaporan.  Pelsa hendaknya memperhatikan dengan teliti hewan yang bersangkutan dan mengingat pelatihan yang mereka terima tentang pengenalan tanda-tanda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah '''melaporkan''' masalahnya.  Pelsa harus menentukan apakah masalah tersebut termasuk masalah 'Tanda Umum' atau 'Sindrom Prioritas'.  Jika Pelsa merasa kasusnya memenuhi salah satu deskripsi Sindrom Prioritas, kirimkan SMS dengan menggunakan format pesan P.  Jika tidak, kirimkan pesan SMS ke iSIKHNAS dengan menggunakan format pesan U dan sampaikan tanda-tanda utama yang Anda lihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Laporan Tanda Umum'''&lt;br /&gt;
 U [tanda,tanda...] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Laporan Sindrom Prioritas'''&lt;br /&gt;
 P [sindrom] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa informasi yang Pelsa kirimkan dalam setiap laporan baru digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Laporan tentang tanda-tanda umum====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 U [tanda,tanda...] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKT [nama tanda]''' untuk mencari tahu kode berbagai tanda umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SP''' untuk mencari tahu kode berbagai spesies.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKL [nama lokasi]''' untuk mencari tahu kode lokasi suatu desa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan U memungkinkan Anda untuk melaporkan tanda-tanda penyakit individual yang terlihat pada hewan.  Anda mungkin melihat beberapa tanda dan Anda harus melaporkan tanda-tanda yang paling penting.  Anda dapat melaporkan beberapa tanda sekaligus.  Jangan lupa untuk memisahkannya dengan koma.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa akan diberi pelatihan mengenai cara mencari dan mengenali daftar sejumlah tanda yang umum dan mudah teramati.  Setiap tanda dalam daftar tersebut sudah diberi kode yang memudahkan pelaporan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunakan daftar ini untuk melaporkan tanda-tanda yang Anda lihat dengan seakurat mungkin.  Ingat, informasi ini penting dan berguna, jadi usahakan sebisa mungkin agar akurat.  Jangan malas dan menggunakan &amp;quot;Tanda Lain&amp;quot;! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Anda mendaftar sebagai Pelsa, lokasi Anda juga didaftarkan.  Semua pesan Anda akan mencakup detail lokasi Anda ''secara otomatis'' sehingga Pelsa umumnya tidak perlu melaporkan lokasinya.  Bagian {lokasi} pada format pesan merupakan bagian opsional dan hanya digunakan oleh orang-orang yang memiliki daerah tanggung jawab lebih luas daripada satu desa tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa informasi yang Anda kirimkan dalam setiap laporan baru digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan-laporan tentang Tanda-Tanda Umum penyakit walaupun penting namun kecil kemungkinannya merupakan suatu penyakit yang signifikan bagi masyarakat secara keseluruhan.  Staf veteriner akan merespon terhadap pesan-pesan ini secepatnya. Staf kemungkinan akan menelepon anda guna mendapatkan keterangan mendetil lebih banyak dan menawarkan saran pengobatannya. Kadang-kadang mereka akan mengunjungi hewan tersebut untuk investigasi lebih lanjut. Pesan-pesan P yang diterima oleh sistem iSIKHNAS akan mendapatkan respon lebih cepat oleh layanan veteriner karena mereka  '''mungkin''' merupakan penyakit yang berbahaya bagi manusia, atau cepat menular atau JIKA mereka masuk ke Indonesia dapat berdampak buruk pada negara ini. Hampir seluruh laporan P akan berujung pada kunjungan yang dilakukan oleh staf veteriner.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{hlbox|'''Catatan Pelatihan'''&lt;br /&gt;
*Pesan ini membolehkan dimasukkannya lebih dari satu tanda - entri lebih dari satu perlu dipisahkan dengan koma&lt;br /&gt;
*Praktik pengenalan tanda-tanda mungkin diperlukan atau sebuah kegiatan yang fokus pada staf dan melihat betapa mudah dan intutitifnya kode-kode yang dibuat.&lt;br /&gt;
*Ulangi kembali betapa pentingnya pengambilan keputusan yang jelas dalam setiap kasus - Apakah ini merupakan penyakit Sindrom Utama/Penting? (jika ya, kirim pesan P; jikat tidak, kirm pesan U). Langkah ini adalah mengenai  ''memotong'' kemungkinan timbulnya penyakit penting sebelum melaporkan kasus Tanda-Tanda Umum. Meningkatkan kesadaran akan sindrom prioritas merupakan sesuatu yang penting.&lt;br /&gt;
*Pelsa tidak diminta untuk memberikan diagnosa. Staf dinas hendaknya are not being asked to give a diagnosis. Dinas staff should contact the Pelsa (usually by telephone) and provide a Differential Diagnosis - the equivalent of a &amp;quot;best guess&amp;quot;, or an opinion using experience and training to whatever level a person has, not necessarily a vet.  A differential diagnosis can also be adjusted, changed or reversed when new information becomes available which helps to refine the opinion.  When looking at a differential diagnosis, the confidence you have about it comes from knowing more about the person who gave the opinion.  iSIKHNAS provides this information because all records are linked to the person who reported them.  A Definitive Diagnosis however is provided by a vet with the help of laboratory test results and other evidence and is obviously most reliable and final.&lt;br /&gt;
*Pelsa should be discouraged from using 'other signs', ‘tanda lain’.  These are unhelpful.  Where there are multiple signs, Pelsa may just choose the most important, significant or prominent signs.&lt;br /&gt;
*Codes for specific signs can be queried using CKT [nama tanda].  Sign codes can be found by CKT [freetext] query which allows users to query the code for signs which start with similar letters or match the freetext entry.  Eg CKT kembung returns kembung KBG and other options with similar letter configurations.&lt;br /&gt;
*When to use optional location code – pelsa with several villages.&lt;br /&gt;
*Location codes are gradually being updated and will soon be able to be managed locally.&lt;br /&gt;
* Remember: Different message formats for AH staff and Pelsa reporters - no diagnosis for pelsa.&lt;br /&gt;
*100% response rate should be the target for dinas staff – mostly by telephone perhaps.}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Daftar tanda-tanda laporan U (Tanda Umum) ==== &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{#apGetSQL:select code, hierindent(name[1],hiercode,true)&lt;br /&gt;
from signs&lt;br /&gt;
where not del and pelsa and code is not null&lt;br /&gt;
order by hiersort(hiercode)|Code,Sign}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Laporan Sindrom Prioritas=====&lt;br /&gt;
 P [sindrom] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SIN''' untuk mencari tahu kode berbagai sindrom&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SP''' untuk mencari tahu kode berbagai spesies.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKL [nama lokasi]''' untuk mencari tahu kode lokasi suatu desa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan-pesan P '''tidak''' menggunakan kode-kode Tanda-Tanda Umum. Pesan P hanya menggunakan kode 3 uruf Sindrom Prioritas yang terlihat serupa dengan penyakit penting atau penyakit prioritas.  Sindrom digunakan untuk mendeskripsikan serangkaian tanda-tanda yang spesifik yang mana bila dilihat terdapat di spesies yang sama'''bisa''' menjadi salah satu dari penyakit penting.  Anda '''tidak''' diminta untuk ''mendiagnosa'' suatu kasus melainkan hanya untuk bersikap waspada terhadap kemungkinan penyakit-penyakit prioritas ini muncul di area anda setiap kali anda melihat ada hewan yang sakit. Lebih baik untuk selalu waspada dan awas demi melindungi masyarakat anda dari konsekuensi-konsekuensi wabah serius yang dapat dicegah sedari dini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan-pesan P yang diterima oleh sistem iSIKHNAS akan menerima respon lebih cepat dari layanan veteriner karena penyakit-penyakit tersebut '''mungkin''' akan berbahaya bagi manusia, atau menyebar dengan cepat atau suatu penyakit yang JIKA masuk Indonesia dapat mengakibatkan kekacauan secara ekonomi. Hampir seluruh laporan P berujung pada kunjungan yang dilakukan oleh staf veteriner. Laporan tanda-tanda umum tentunya juga sangat penting namun kemungkinannya kecil sebagai penyakit yang signifikan bagi komunitas masyarakat. Staf veteriner akan merespon kepada pesan-pesan ini secepatnya. Staf akan menelepon anda guna mendapatkan lebih banyak keterangan dan menawarkan saran untuk pengobatannya. Kadang-kadang mereka akan mengunjungi hewan yang bersangkutan untuk mengivestigasi lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa, saat Anda mendaftar sebagai Pelsa, lokasi Anda juga didaftarkan.  Semua pesan Anda akan mencakup detail lokasi Anda ''secara otomatis'' sehingga Pelsa umumnya tidak perlu melaporkan lokasinya.  Bagian {lokasi} pada format pesan merupakan bagian opsional dan hanya digunakan oleh orang-orang yang memiliki daerah tanggung jawab lebih luas daripada satu desa tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Daftar kode Sindrom Prioritas untuk laporan P (Sindrom Prioritas)====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{#apGetSQL:select s.code,  s.name[1],  s.description[1], splist as Spesies&lt;br /&gt;
from syndromes s&lt;br /&gt;
join (&lt;br /&gt;
  select synid, string_agg(sp.name[1],', ') as splist from (&lt;br /&gt;
    select id as synid, unnest(targetspeciesid) as spid from syndromes&lt;br /&gt;
  ) as foo&lt;br /&gt;
  join species sp on sp.id = spid&lt;br /&gt;
  group by synid&lt;br /&gt;
) as bar on synid = s.id&lt;br /&gt;
order by Code,Name[1],Description[1]|Kode, Nama, Description, Spesies}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{hlbox|'''Catatan Pelatihan'''&lt;br /&gt;
*Definisi dan kode prioritas – Ada enam sindrom yang didefinisikan namun hendaknya disebut sebagai sebuah alat melaporkan penyakit ''penting'' , bukan hanya terdaftar sebagai ''penyakit prioritas''&lt;br /&gt;
*Ada satu tambahan sindrom Prioritas tidak terdefinisi dimana tanda-tandanya tidak sesuai dengan deskripsi sindrom namun Pelsa merasa harus mendapatkan respon cepat (jika diduga zoonotic, sangat menular, mortalitas tinggi dll)&lt;br /&gt;
*Konsekuensi Positif - Mereka yang melaporkan P hendaknya dihargai atas usahanya untuk tetap waspada, meskipun apabila laporan mereka ternyata tidak terbukti, yang mana akan sering terjadi, setidaknya hal ini menunjukan bahwa pelapor waspada dan sadar akan pentingnya membedakan mana penyakit penting dan mana yang rutin. Pelapor hendaknya tidak merasa takut untuk melaporkan pesan P namun tentunya bilan digunakan terlalu sering akan dapat menimbulkan konsekuensi negatif - &amp;quot;kejenuhan&amp;quot; bisa terjadi dan ke depannya kasus-kasus prioritas '''nyata''' bisa jadi akan tidak dihiraukan.  Ingat: Hampir seluruh kasus-kasus &amp;quot;P&amp;quot; akan berakhir negatif untuk penyakit prioritas atau penting - yang terpenting adalah kewaspadaan kita pada penyakit-penyakit ini.&lt;br /&gt;
*Pelsa tidak diminta untuk memberikan diagnosa - melainkan hanya untuk memperingatkan dinas atas apa yang mereka amati.&lt;br /&gt;
*100% hendaknya dengan segera dikunjungi, setelah hubungan melalui telepon sebagai langkah awal guna menanyakan keterangan lebih lanjut&lt;br /&gt;
*Mengulangi urutan yang sama  (spesies, jumlah hewan) untuk beragam spesies dengan sindrom yang serupa&lt;br /&gt;
*Pelsa hendaknya didorong untuk menghafalkan kode desa mereka atau simpan di telepon mereka.&lt;br /&gt;
*Sindrom Prioritas Tambahan telah ditambahkan yang memungkinkan Pelsa untuk melaporkan kasus darurat (zoonosis, moralitas/kematian tinggi atau tingkat penularan yang tinggi) tanpa adanya sindrom yang jelas adalah sebuah peringatan akan penyakit yang belum diketahui/eksotis. Ini seperti sebuah &amp;quot;tombol merah&amp;quot; untuk meminta bantuan jika mereka merasa khawatir.}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Pelsa_Facilitator_Manual/56/id&amp;diff=39026</id>
		<title>Translations:Pelsa Facilitator Manual/56/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Pelsa_Facilitator_Manual/56/id&amp;diff=39026"/>
		<updated>2015-05-28T07:27:26Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;===Sesi 3 : Mengenali tanda-tanda penyakit===&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Pelsa_Facilitator_Manual/id&amp;diff=39025</id>
		<title>Pelsa Facilitator Manual/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Pelsa_Facilitator_Manual/id&amp;diff=39025"/>
		<updated>2015-05-28T07:26:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pedoman Fasilitator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedoman ini ditujukan kepada Koordinator dan pelatih lainnya yang bertanggung jawab untuk menghubungkan, merekrut, mengelola dan mempertahankan jaringan pelapor berbasis desa yang kuat.  Pelsa memainkan sebuah peranan yang sangat penting dalam rantai informasi kita dan menawarkan pelaporan yang lebih cepat terhadap penyakit dan respon yang lebih efektif dari staf dinas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan dari pelatihan Pelsa ini adalah untuk; &lt;br /&gt;
* mengajarkan alat-alat baru untuk digunakan saat melaporkan penyakit dan menciptakan kesempatan untuk melatih keterampilan yang baru,&lt;br /&gt;
* meningkatkan kepercayaan diri dan keterlibatan Pelsa,&lt;br /&gt;
* memotivasi dan menginspirasi praktik-praktik yang baik,&lt;br /&gt;
* memberikan penghargaan dan pengakuan,&lt;br /&gt;
* memperkuat ikatan antara Pelsa dan staf Dinas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Latar Belakang===&lt;br /&gt;
Pelsa telah dipilih oleh masyarakat sekitar mereka, dengan atau tanpa bantuan dari staf veteriner kabupaten, untuk menjadi seorang pelapor desa (pelsa) dan berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan ternak di daerah mereka, dengan memastikan agar masalah kesehatan segera dilaporkan dan membantu staf dokter hewan untuk merespons secara efektif. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Pelsa memainkan peran yang sangat penting dalam sistem kesehatan hewan di Indonesia. Mereka adalah orang yang paling dekat dengan komunitas, juga dengan ternak dan para pemiliknya.  Pelsa adalah titik bantuan pertama bagi komunitas mereka dan garis pertahanan pertama dalam melindungi komunitasnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa berperan sebagai penghubung yang sangat dibutuhkan antara peternak dengan layanan kedokteran hewan dan memudahkan paravet untuk merespons secara efisien. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Materi pelatihan ini mencoba untuk mendukung para koordinator untuk mengembangkan keterampilan Pelsa, juga kepercayaan diri dan akurasi mereka dalam mengenali dan melaporkan tanda-tanda penyakit di dalam populasi ternak lokal dengan menggunakan iSIKHNAS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di akhir pelatihan, Pelsa diharapkan dapat:&lt;br /&gt;
* Mengetahui dan mensosialisasikan peran mereka serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat&lt;br /&gt;
* Mengenali tanda-tanda klinis penyakit-penyakit hewan yang lazim dan/atau penting&lt;br /&gt;
* Mengenali beberapa sindrom yang menjadi karakteristik penyakit-penyakit menular yang penting (prioritas) &lt;br /&gt;
* Menggunakan iSIKHNAS untuk kegiatan-kegiatan pelaporan penyakit&lt;br /&gt;
* Mengetahui siapa yang dihubungi saat memerlukan bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Dua pendekatan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Untuk Pelsa berpengalaman (dan Koordinator berpengalaman!)'''&lt;br /&gt;
* Pelatihan setengah hari - pelaporan iSIKHNAS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Untuk staf baru'''&lt;br /&gt;
* Pelatihan satu hari - Mengenali Tanda-Tanda Penyakit dan pelaporan iSIKHNAS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Pelatihan Pelsa Setengah Hari====&lt;br /&gt;
=====Jadwal Pelatihan=====&lt;br /&gt;
{| class=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! Waktu !! Sesi !! Topik&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Pagi|| 1 || Peran dan tanggung jawab Pelsa (Pelapor Kesehatan Hewan Desa) dan Mengenali permasalahan kesehatan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 2|| Mengenali dan Melaporkan masalah-masalah kesehatan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || 3|| Skenario Pelaporan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 4|| Dukungan, Umpan Balik dan Wisuda&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Pelatihan Pelsa Satu Hari Penuh====&lt;br /&gt;
=====Jadwal pelatihan=====&lt;br /&gt;
{| class=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! Time !! Session !! Topic&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Morning|| 1 || Role and responsibilities of Pelsa (Village Animal Health Reporter)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 2|| Creating good linkages in the community&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || 3|| Recognising health problems  &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 4|| Recognising health problems&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Afternoon|| 5|| Reporting health problems&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 6|| Scenarios&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 7|| Support and Feedback&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 8 || Graduation&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Persiapan dan logistik===&lt;br /&gt;
* Pendaftaran pengguna baru&lt;br /&gt;
** [[User_registration_by_email_spreadsheet_upload|Registration of new users using a spreadsheet]]&lt;br /&gt;
** [[Manuals:Registration|Registration of new users using SMS or website]]&lt;br /&gt;
* Manajemen Pelatihan dengan situs iSIKHNAS&lt;br /&gt;
* Pencetakan&lt;br /&gt;
* Upacara penghargaan atau Wisuda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Materi-Materi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Powerpoint dan alat bantu lain&lt;br /&gt;
*Grafik-grafik dan dukungan visual lainnya&lt;br /&gt;
*Contoh-contoh dan skenario kesalahan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 1: Peran dan Tanggung Jawab=== &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa harus dapat;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Mengenali tanda-tandan penyakit hewan:''' Mereka hendaknya dapat mengenali saat hewan menunjukan tanda-tanda yang dapat berarti bahwa mereka sedang menderita dari suatu penyakit, dan mampu menggunakan kosa kata standar dan kode-kode asosiasi dalam menjelaskan tanda-tanda dan sindrom tersebut.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* '''Melaporkan tanda-tanda penyakit hewan:''' Pelsa mengirimkan laporan kasus hewan yang sakit kepada layanan veteriner melalui SMS khusus, singkat dan terkode. Hal ini akan langsung mengirimkan peringatan kepada staf Dinas setempat yang bertanggung jawab atas area tersebut bahwa ada hewan di desa tempat tugas Pelsa yang bersangkutan yang menunjukan tanda-tandan penyakit. Dokter hewan atau paramedik veteriner setempat selanjutnya dapat merespon kepada peringatan tersebut dengan menelepon Pelsa dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan lebih lanjut guna menentukan apakah mereka harus melakukan kunjungan atau apakah mereka dapat menyarankan suatu pengobatan tertentu melalui telepon. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* '''Jadilah sebuah penghubung kepada layanan veteriner yang terpecaya:''' Beberapa warga desa mungkin merasa malu atau tidak nyaman untuk menghubungi langsung layanan veteriner kabupaten tempat mereka berada. Namun karena Pelsa adalah anggota masyarakat asli yang terpercaya, banyak warga desa yang bersangkutan akan merasa lebih nyaman berbicara dengannya. Ini berarti bahwa akan lebih banyak kasus penyakit yang dilaporkan di desa-desa yang memiliki Pelsa dibandingkan dengan yang tidak memilikinya. Tentunya hal ini tidak berarti bahwa desa-desa yang memiliki Pelsa memiliki lebih banyak penyakit, maksudnya hanyalah lebih banyak kasus yang dilaporkan. Seiring dengan Pelsa yang semakin dikenal dan dihargai atas pekerjaan yang mereka lakukan di lingkungan masyarakat sekitar tempat mereka berada, akan lebih banyak orang yang mau menggunakan layanan mereka. Hal ini akan memantapkan hubungan antara masyarakat dan layanan veteriner agar tetap kuat dan efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Jadilah sumber informasi untuk masyarakat:''' Sebagai orang penghubung lokal bagi desa mereka, Pelsa dapat memberikan informasi dari Dinas setempat ke masyarakat. Hal ini termasuk pula pemberitahuan tentang kasus-kasus penyakit hewan atau adanya wabah di wilayah mereka, atau rincian tentang program vaksinasi yang akan datang.  Pelsa bisa juga berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan terkait program vaksinasi atau surveilans, pemutakhiran data populasi dan melaporkan hasil-hasil dari beragam kasus termasuk jika ada seekor hewan yang telah pulih dari permasalahan yang dilaporkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 2 : Hubungan masyarakat===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Latar Belakang====&lt;br /&gt;
Ternak memiliki beragam peran dalam kehidupan manusia. Yang termasuk:&lt;br /&gt;
* Makanan dan nutrisi: hewan adalah suatu sumber makanan yang sangat penting [protein]&lt;br /&gt;
* Fungsi sosial: hewan dapat menaikkan status sosial dari pemiliknya. Mereka dapat berkontribusi terhadap kesetaraan jender dengan cara mengizinkan kaum perempuan untuk memiliki ternak mereka sendiri. Di dalam sejumlah komunitas, hewan memiliki peran dalam praktik-praktik kebudayaan atau keagamaan.&lt;br /&gt;
* Kontribusi pada produksi pangan: hewan memberikan daya air dan kotoran mereka berkontribusi pada kesuburan tanah&lt;br /&gt;
* Menciptakan pendapatan dan akumulasi kekayaan: hewan memungkinkan untuk menabung, memberikan rasa aman dan memainkan peran sebagai 'rekening bank' dan 'polis asuransi'&lt;br /&gt;
* Peran ekonomis: produksi hewan bisa jadi merupakan sebuah bagian penting dari ekonomi lokal dan regional&lt;br /&gt;
* Ternak dan lingkungan hidup: produksi ternak adalah bagian dari pemanfaatan lahan yang berkesinambungan, walaupun produksi hewan dapat berdampak positif dan negatif terhadap lingkungan hidup&lt;br /&gt;
* Bantalan risiko: di beberapa komunitas, produksi ternak memberikan jalur pemasukan uang alternatif yang dapat menjadi cadangan terhadap kegagalan panen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesehatan hewan sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Berikut adalah beberapa dampak dari hewan yang sakit dan penyakit pada hewan;&lt;br /&gt;
* meningkatkan kemungkinan kemiskinan bagi peternak dan keluarganya,&lt;br /&gt;
* mengancam ketahanan pangan lokal dan terkadang lebih luas lagi, &lt;br /&gt;
* secara negatif berpengaruh pada perekonomian lokal karena orang-orang jadi memiliki uang lebih sedikit untuk dibelanjakan atau industri-industri lokal mengalami kegagalan,&lt;br /&gt;
* berdampak pada ketersediaan daya air untuk pertanian/perkebunan,&lt;br /&gt;
* bisa jadi akan menemukan kesulitan dan akan mengeluarkan biaya besar untuk mengobati atau merawat dan mengendalikan,&lt;br /&gt;
* reduce production of animal products such as milk, eggs, meat,&lt;br /&gt;
* can be a direct risk to human health,&lt;br /&gt;
* increase the risk of follow-on effects from all of the above.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendapatkan bantuan atau nasihat tentang permasalahan kesehatan hewan dengan cepat merupakan sesuatu yang penting. Semakin lama waktu antara pertama kali mengenali adanya masalah penyakit dan mencari bantuan atau saran penanganannya, maka semakin besar risiko hewan dan komunitas pemilik ternak tersebut terpapar para masalah yang bersangkutan. Pelaporan cepat terhadap satu masalah untuk mendapatkan saran penanganannya merupakan sesuatu yang penting. Ada beberapa masalah yang sepertinya rutin terjadi dan sangat lazim namun dengan melaporkan masalah tersebut, peternak dapat membantu layanan veteriner ntuk merespon lebih baik dan mencari solusi-solusi bagi seluruh peternak yang menghadapi masalah yang sama pada ternak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menyebabkan orang tidak melapor?&lt;br /&gt;
* Tidak tahu kemana harus melapor&lt;br /&gt;
* Tidak tahu alasan untuk melapor&lt;br /&gt;
* Tidak tahu bagaimana untuk melapor&lt;br /&gt;
* Tidak memiliki kepercayaan pada layanan veteriner&lt;br /&gt;
* Khawatir tentang biaya&lt;br /&gt;
* Tidak peduli&lt;br /&gt;
* Mencoba mengobati sendiri&lt;br /&gt;
* Tidak mengenali tanda-tanda penyakit&lt;br /&gt;
* Tidak mengenali tingkat kedaruratan atau kepentingannya&lt;br /&gt;
* Khawatir bahwa layanan veteriner akan memusnahkan hewan mereka&lt;br /&gt;
* Menggunakan pendekatan tunggu dan lihat dulu dan kadang menang kadang kalah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa dapat membantu memilah beberapa hambatan dan memungkinkan untuk dilakukannya pelaporan terhadap masalah penyakit. Pelsa merupakan titik penghubung yang penting antara masyarakat dan layanan veteriner. Pelsa&lt;br /&gt;
* adalah anggota masyarakat yang dipercaya komunitasnya,&lt;br /&gt;
* mendapatkan pelatihan dalam mengenali tanda-tanda dan bahasa yang digunakan dalam mendeskripsikan masalah,&lt;br /&gt;
* memiliki pengalaman dalam melihat kasus-kasus,&lt;br /&gt;
* memiliki pengetahuan tentang bagaimana melakukan pelaporan dengan cepat dan sederhana,&lt;br /&gt;
* dapat membantu menjadi penghubung berkelanjutan, memberikan saran dan menawarkan bantuan pengobatan yang disarankan oleh layanan veteriner,&lt;br /&gt;
* dapat menentukan apabila sebuah masalah terlihat perlu diprioritaskan dibandingkan dengan masalah lainnya,&lt;br /&gt;
* mampu mengobservais masalah bahkan saat peternak belum melaporkan dan menyarankan bahwa masalah tersebut hendaknya dilaporkan,&lt;br /&gt;
* bisa menjadi sumber informasi, peringatan dan nasihat yang berguna bagi masyarakat,&lt;br /&gt;
* memahami bahwa pelaporan penyakit dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan peternak individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa dapat memperluas jaringan mereka dalam komunitasnya dengan &lt;br /&gt;
* bersikap siap sedia dan mudah ditemui,&lt;br /&gt;
* bersikap terbuka, ramah dan bersedia membantu,&lt;br /&gt;
* bertanggung jawab dan dapat dipercaya,&lt;br /&gt;
* peduli tentang orang-orang dan hewan yang tinggal di satu tempat,&lt;br /&gt;
* memiliki telepon genggam berbaterai penuh,&lt;br /&gt;
* berkeinginan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang kesehatan hewan,&lt;br /&gt;
* mengetahui kapan untuk mendengarkan dan kapan untuk menghubungi dan mencari bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 3 : Mengenali tanda-tandan penyakit===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dimaksud dengan tanda-tanda?: Tanda-tanda adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada seekor hewan yang disebabkan oleh penyakit dan dapat diteksi oleh manusia. Tanda-tanda klinis adalah hal-hal yang dapat dilihat atau diukur oleh pengamat, seperti persendian yang bengkak, hidung pilek atau diare. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Mengenali tanda-tanda kondisi kesehatan yang baik====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hewan tidak dapat memberitahukan kepada kita jika mereka merasa sakit ataupun sehat, namun kita dapat mengamati tanda-tanda yang menunjukan bahwa mereka sehat. Termasuk: &lt;br /&gt;
* terang, waspada, responsif&lt;br /&gt;
* mampu berdiri, berjalan dan berlari dengan layak&lt;br /&gt;
* makan, minum dan membuang kotoran secara normal&lt;br /&gt;
* kondisi tubuh/berat tubuh yang bagus&lt;br /&gt;
* kulit dan bulu yang mengilap dan lengkap/utuh&lt;br /&gt;
* interaksi sosial dan perilaku yang normal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Mengenali tanda-tanda penyakit====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanda-tanda penyakit adalah perubahan-perubahan pada hewan yang disebabkan oleh penyakit dan dapat dideteksi manusia. Tanda-tanda adalah hal-hal yang dapat langsung dilihat dan diukur oleh pengamat, seperti sendi-sendi yang bengkak, hidung pilek atau diare. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa yang harus diperhatikan pada hewan?=====&lt;br /&gt;
* Kepala - Lihat perubahan-perubahan atau hal-hal yang terlihat tidak normal - mata, telinga, mulut, lidah, gigi, leher&lt;br /&gt;
* Kulit - Lihat jika terdapat bercak, luka, kemerahan, pembengkakan, tanda-tanda gesekan atau iritasi&lt;br /&gt;
* Organ tubuh - Perhatikan jika terdapat goresan, cedera, pembengkakan, cara berjalan yang tidak lazim, abnormalitas lainnya&lt;br /&gt;
* Kotoran - Lihat pada urine, feces, darah, ingus, air liur, cairan tidak lazim lainnya&lt;br /&gt;
* Perilaku - Apakah hewan tersebut berbaring dan tidak dapat berdiri, agresif, gelisah, dll&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa tanda-tanda penyakit yang lazim di wilaya itu?=====&lt;br /&gt;
* Aktifitas kelompok membuat daftar tanda-tanda penyakit sebanyak mungkin yang mereka ketahui/pernah lihat&lt;br /&gt;
* Menyusun berdasarkan seberapa seringnya terjadi/muncul&lt;br /&gt;
* Menyepakati terminologi yang digunakan untuk tanda-tanda tersebut&lt;br /&gt;
* Mendiskusikan tentang perbedaan dan persamaannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa yang dimaksud dengan sindrom?=====&lt;br /&gt;
Contoh sindrom flu pada manusia - hidung pilek, bantuk, badan lemas, lesu, suhu badan meningkat, dll. Keseluruhan tanda-tandan ini menunjuk pada sebuah 'sindrom' yang mungkin atau mungkin juga bukan merupakan flu, tapi akan menjadi flu. Tanda-tanda kolektif ini mendeskripsikan apa yang mungkin jadi masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendefinisikan sindrom-sindrom utama merupakan sebuah cara mendeteksi permasalahan penting tetapi mengapa ada beberapa penyakit yang lebih penting dari yang lainnya?&lt;br /&gt;
* risiko terhadap kesehatan manusia (seperti rabies atau anthrax)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi sangat menular(seperti AI)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi penyakit eksotik yang tidak kita miliki (dan tidak inginkan) (seperti PMK)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian yang besar (seperti AI atau hog cholera)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian besar pada produksi (seperti brucellosis)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peran Pelsa termasuk pula menentukan apakah suatu masalah memiliki kemungkinan untuk menjadi sebuah penyakit rutin atau penyakit prioritas dengan cara melaporkan tanda-tanda atau sindrom yang dapat diamati oleh Pelsa bersangkutan. Laporan sindrom prioritas akan mendapatkan respon cepat dari layanan veteriner karena kemungkinan bahwa laporan tersebut adalah mengenai suatu penyakit signifikan atau penting dan akan membutuhkan investigasi lebih mendalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
iSIKHNAS menggunakan kode-kode untuk menyingkat tanda-tanda dan sindrom-sindrom agar lebih mudah dan lebih cepat untuk dilaporkan. iSIKHNAS menginterpretasikan kode-kode tersebut dan 'menerjemahkan' merekake dalam suatu informasi nyata. Hal ini akan kita pelajari pada sisi berikutnya.... bagaimana melaporkan masalah menggunakan pesan-pesan bersandi iSIKHNAS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa saat anda melaporkan masalah ke iSIKHNAS, laporan tersebut digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehingga ketika pelaporan ke iSIKHNAS Pelsa perlu disemangati untuk mengirimkan informasi yang akurat dan lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 4 : Pelaporan penyakit===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beragam cara seorang Pelsa dapat mendengar tentang masalah kesehatan hewan pada populasi hewan di wilayah mereka. Bisa jadi peternak yang akan menghubungi Pelsa langsung, mungkin dia akan mendengar kabar tersebut secara tidak langsung dari seseorang penduduk desa atau pelsa tersebut mungkin menemukan masalah sendiri saat sedang berjalan-jalan di desa yang bersangkutan atau saat sedang melakukan kegiatan sehari-hari. Segera setelah Pelsa mendengar tentang adanya kasus baru mereka hendaknya berusaha mengunjungi peternak dan menanyakan tentang 'asal muasal' permasalahannya - saat dia pertama kali melihat, jika semakin memburuk, apakah telah menular ke hewan dll. Detil-detil ini akan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh staf dinas kepada Pelsa setelah pelaporan.  Pelsa hendaknya memperhatikan dengan teliti hewan yang bersangkutan dan mengingat pelatihan yang mereka terima tentang pengenalan tanda-tanda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah '''melaporkan''' masalahnya.  Pelsa harus menentukan apakah masalah tersebut termasuk masalah 'Tanda Umum' atau 'Sindrom Prioritas'.  Jika Pelsa merasa kasusnya memenuhi salah satu deskripsi Sindrom Prioritas, kirimkan SMS dengan menggunakan format pesan P.  Jika tidak, kirimkan pesan SMS ke iSIKHNAS dengan menggunakan format pesan U dan sampaikan tanda-tanda utama yang Anda lihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Laporan Tanda Umum'''&lt;br /&gt;
 U [tanda,tanda...] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Laporan Sindrom Prioritas'''&lt;br /&gt;
 P [sindrom] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa informasi yang Pelsa kirimkan dalam setiap laporan baru digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Laporan tentang tanda-tanda umum====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 U [tanda,tanda...] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKT [nama tanda]''' untuk mencari tahu kode berbagai tanda umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SP''' untuk mencari tahu kode berbagai spesies.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKL [nama lokasi]''' untuk mencari tahu kode lokasi suatu desa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan U memungkinkan Anda untuk melaporkan tanda-tanda penyakit individual yang terlihat pada hewan.  Anda mungkin melihat beberapa tanda dan Anda harus melaporkan tanda-tanda yang paling penting.  Anda dapat melaporkan beberapa tanda sekaligus.  Jangan lupa untuk memisahkannya dengan koma.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa akan diberi pelatihan mengenai cara mencari dan mengenali daftar sejumlah tanda yang umum dan mudah teramati.  Setiap tanda dalam daftar tersebut sudah diberi kode yang memudahkan pelaporan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunakan daftar ini untuk melaporkan tanda-tanda yang Anda lihat dengan seakurat mungkin.  Ingat, informasi ini penting dan berguna, jadi usahakan sebisa mungkin agar akurat.  Jangan malas dan menggunakan &amp;quot;Tanda Lain&amp;quot;! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Anda mendaftar sebagai Pelsa, lokasi Anda juga didaftarkan.  Semua pesan Anda akan mencakup detail lokasi Anda ''secara otomatis'' sehingga Pelsa umumnya tidak perlu melaporkan lokasinya.  Bagian {lokasi} pada format pesan merupakan bagian opsional dan hanya digunakan oleh orang-orang yang memiliki daerah tanggung jawab lebih luas daripada satu desa tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa informasi yang Anda kirimkan dalam setiap laporan baru digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan-laporan tentang Tanda-Tanda Umum penyakit walaupun penting namun kecil kemungkinannya merupakan suatu penyakit yang signifikan bagi masyarakat secara keseluruhan.  Staf veteriner akan merespon terhadap pesan-pesan ini secepatnya. Staf kemungkinan akan menelepon anda guna mendapatkan keterangan mendetil lebih banyak dan menawarkan saran pengobatannya. Kadang-kadang mereka akan mengunjungi hewan tersebut untuk investigasi lebih lanjut. Pesan-pesan P yang diterima oleh sistem iSIKHNAS akan mendapatkan respon lebih cepat oleh layanan veteriner karena mereka  '''mungkin''' merupakan penyakit yang berbahaya bagi manusia, atau cepat menular atau JIKA mereka masuk ke Indonesia dapat berdampak buruk pada negara ini. Hampir seluruh laporan P akan berujung pada kunjungan yang dilakukan oleh staf veteriner.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{hlbox|'''Catatan Pelatihan'''&lt;br /&gt;
*Pesan ini membolehkan dimasukkannya lebih dari satu tanda - entri lebih dari satu perlu dipisahkan dengan koma&lt;br /&gt;
*Praktik pengenalan tanda-tanda mungkin diperlukan atau sebuah kegiatan yang fokus pada staf dan melihat betapa mudah dan intutitifnya kode-kode yang dibuat.&lt;br /&gt;
*Ulangi kembali betapa pentingnya pengambilan keputusan yang jelas dalam setiap kasus - Apakah ini merupakan penyakit Sindrom Utama/Penting? (jika ya, kirim pesan P; jikat tidak, kirm pesan U). Langkah ini adalah mengenai  ''memotong'' kemungkinan timbulnya penyakit penting sebelum melaporkan kasus Tanda-Tanda Umum. Meningkatkan kesadaran akan sindrom prioritas merupakan sesuatu yang penting.&lt;br /&gt;
*Pelsa tidak diminta untuk memberikan diagnosa. Staf dinas hendaknya are not being asked to give a diagnosis. Dinas staff should contact the Pelsa (usually by telephone) and provide a Differential Diagnosis - the equivalent of a &amp;quot;best guess&amp;quot;, or an opinion using experience and training to whatever level a person has, not necessarily a vet.  A differential diagnosis can also be adjusted, changed or reversed when new information becomes available which helps to refine the opinion.  When looking at a differential diagnosis, the confidence you have about it comes from knowing more about the person who gave the opinion.  iSIKHNAS provides this information because all records are linked to the person who reported them.  A Definitive Diagnosis however is provided by a vet with the help of laboratory test results and other evidence and is obviously most reliable and final.&lt;br /&gt;
*Pelsa should be discouraged from using 'other signs', ‘tanda lain’.  These are unhelpful.  Where there are multiple signs, Pelsa may just choose the most important, significant or prominent signs.&lt;br /&gt;
*Codes for specific signs can be queried using CKT [nama tanda].  Sign codes can be found by CKT [freetext] query which allows users to query the code for signs which start with similar letters or match the freetext entry.  Eg CKT kembung returns kembung KBG and other options with similar letter configurations.&lt;br /&gt;
*When to use optional location code – pelsa with several villages.&lt;br /&gt;
*Location codes are gradually being updated and will soon be able to be managed locally.&lt;br /&gt;
* Remember: Different message formats for AH staff and Pelsa reporters - no diagnosis for pelsa.&lt;br /&gt;
*100% response rate should be the target for dinas staff – mostly by telephone perhaps.}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Daftar tanda-tanda laporan U (Tanda Umum) ==== &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{#apGetSQL:select code, hierindent(name[1],hiercode,true)&lt;br /&gt;
from signs&lt;br /&gt;
where not del and pelsa and code is not null&lt;br /&gt;
order by hiersort(hiercode)|Code,Sign}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Laporan Sindrom Prioritas=====&lt;br /&gt;
 P [sindrom] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SIN''' untuk mencari tahu kode berbagai sindrom&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SP''' untuk mencari tahu kode berbagai spesies.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKL [nama lokasi]''' untuk mencari tahu kode lokasi suatu desa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan-pesan P '''tidak''' menggunakan kode-kode Tanda-Tanda Umum. Pesan P hanya menggunakan kode 3 uruf Sindrom Prioritas yang terlihat serupa dengan penyakit penting atau penyakit prioritas.  Sindrom digunakan untuk mendeskripsikan serangkaian tanda-tanda yang spesifik yang mana bila dilihat terdapat di spesies yang sama'''bisa''' menjadi salah satu dari penyakit penting.  Anda '''tidak''' diminta untuk ''mendiagnosa'' suatu kasus melainkan hanya untuk bersikap waspada terhadap kemungkinan penyakit-penyakit prioritas ini muncul di area anda setiap kali anda melihat ada hewan yang sakit. Lebih baik untuk selalu waspada dan awas demi melindungi masyarakat anda dari konsekuensi-konsekuensi wabah serius yang dapat dicegah sedari dini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan-pesan P yang diterima oleh sistem iSIKHNAS akan menerima respon lebih cepat dari layanan veteriner karena penyakit-penyakit tersebut '''mungkin''' akan berbahaya bagi manusia, atau menyebar dengan cepat atau suatu penyakit yang JIKA masuk Indonesia dapat mengakibatkan kekacauan secara ekonomi. Hampir seluruh laporan P berujung pada kunjungan yang dilakukan oleh staf veteriner. Laporan tanda-tanda umum tentunya juga sangat penting namun kemungkinannya kecil sebagai penyakit yang signifikan bagi komunitas masyarakat. Staf veteriner akan merespon kepada pesan-pesan ini secepatnya. Staf akan menelepon anda guna mendapatkan lebih banyak keterangan dan menawarkan saran untuk pengobatannya. Kadang-kadang mereka akan mengunjungi hewan yang bersangkutan untuk mengivestigasi lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa, saat Anda mendaftar sebagai Pelsa, lokasi Anda juga didaftarkan.  Semua pesan Anda akan mencakup detail lokasi Anda ''secara otomatis'' sehingga Pelsa umumnya tidak perlu melaporkan lokasinya.  Bagian {lokasi} pada format pesan merupakan bagian opsional dan hanya digunakan oleh orang-orang yang memiliki daerah tanggung jawab lebih luas daripada satu desa tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Daftar kode Sindrom Prioritas untuk laporan P (Sindrom Prioritas)====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{#apGetSQL:select s.code,  s.name[1],  s.description[1], splist as Spesies&lt;br /&gt;
from syndromes s&lt;br /&gt;
join (&lt;br /&gt;
  select synid, string_agg(sp.name[1],', ') as splist from (&lt;br /&gt;
    select id as synid, unnest(targetspeciesid) as spid from syndromes&lt;br /&gt;
  ) as foo&lt;br /&gt;
  join species sp on sp.id = spid&lt;br /&gt;
  group by synid&lt;br /&gt;
) as bar on synid = s.id&lt;br /&gt;
order by Code,Name[1],Description[1]|Kode, Nama, Description, Spesies}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{hlbox|'''Catatan Pelatihan'''&lt;br /&gt;
*Definisi dan kode prioritas – Ada enam sindrom yang didefinisikan namun hendaknya disebut sebagai sebuah alat melaporkan penyakit ''penting'' , bukan hanya terdaftar sebagai ''penyakit prioritas''&lt;br /&gt;
*Ada satu tambahan sindrom Prioritas tidak terdefinisi dimana tanda-tandanya tidak sesuai dengan deskripsi sindrom namun Pelsa merasa harus mendapatkan respon cepat (jika diduga zoonotic, sangat menular, mortalitas tinggi dll)&lt;br /&gt;
*Konsekuensi Positif - Mereka yang melaporkan P hendaknya dihargai atas usahanya untuk tetap waspada, meskipun apabila laporan mereka ternyata tidak terbukti, yang mana akan sering terjadi, setidaknya hal ini menunjukan bahwa pelapor waspada dan sadar akan pentingnya membedakan mana penyakit penting dan mana yang rutin. Pelapor hendaknya tidak merasa takut untuk melaporkan pesan P namun tentunya bilan digunakan terlalu sering akan dapat menimbulkan konsekuensi negatif - &amp;quot;kejenuhan&amp;quot; bisa terjadi dan ke depannya kasus-kasus prioritas '''nyata''' bisa jadi akan tidak dihiraukan.  Ingat: Hampir seluruh kasus-kasus &amp;quot;P&amp;quot; akan berakhir negatif untuk penyakit prioritas atau penting - yang terpenting adalah kewaspadaan kita pada penyakit-penyakit ini.&lt;br /&gt;
*Pelsa tidak diminta untuk memberikan diagnosa - melainkan hanya untuk memperingatkan dinas atas apa yang mereka amati.&lt;br /&gt;
*100% hendaknya dengan segera dikunjungi, setelah hubungan melalui telepon sebagai langkah awal guna menanyakan keterangan lebih lanjut&lt;br /&gt;
*Mengulangi urutan yang sama  (spesies, jumlah hewan) untuk beragam spesies dengan sindrom yang serupa&lt;br /&gt;
*Pelsa hendaknya didorong untuk menghafalkan kode desa mereka atau simpan di telepon mereka.&lt;br /&gt;
*Sindrom Prioritas Tambahan telah ditambahkan yang memungkinkan Pelsa untuk melaporkan kasus darurat (zoonosis, moralitas/kematian tinggi atau tingkat penularan yang tinggi) tanpa adanya sindrom yang jelas adalah sebuah peringatan akan penyakit yang belum diketahui/eksotis. Ini seperti sebuah &amp;quot;tombol merah&amp;quot; untuk meminta bantuan jika mereka merasa khawatir.}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Pelsa_Facilitator_Manual/65/id&amp;diff=39024</id>
		<title>Translations:Pelsa Facilitator Manual/65/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Pelsa_Facilitator_Manual/65/id&amp;diff=39024"/>
		<updated>2015-05-28T07:26:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Mendefinisikan sindrom-sindrom utama merupakan sebuah cara mendeteksi permasalahan penting tetapi mengapa ada beberapa penyakit yang lebih penting dari yang lainnya?&lt;br /&gt;
* risiko terhadap kesehatan manusia (seperti rabies atau anthrax)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi sangat menular(seperti AI)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi penyakit eksotik yang tidak kita miliki (dan tidak inginkan) (seperti PMK)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian yang besar (seperti AI atau hog cholera)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian besar pada produksi (seperti brucellosis)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Pelsa_Facilitator_Manual/id&amp;diff=39023</id>
		<title>Pelsa Facilitator Manual/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Pelsa_Facilitator_Manual/id&amp;diff=39023"/>
		<updated>2015-05-28T07:25:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pedoman Fasilitator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedoman ini ditujukan kepada Koordinator dan pelatih lainnya yang bertanggung jawab untuk menghubungkan, merekrut, mengelola dan mempertahankan jaringan pelapor berbasis desa yang kuat.  Pelsa memainkan sebuah peranan yang sangat penting dalam rantai informasi kita dan menawarkan pelaporan yang lebih cepat terhadap penyakit dan respon yang lebih efektif dari staf dinas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan dari pelatihan Pelsa ini adalah untuk; &lt;br /&gt;
* mengajarkan alat-alat baru untuk digunakan saat melaporkan penyakit dan menciptakan kesempatan untuk melatih keterampilan yang baru,&lt;br /&gt;
* meningkatkan kepercayaan diri dan keterlibatan Pelsa,&lt;br /&gt;
* memotivasi dan menginspirasi praktik-praktik yang baik,&lt;br /&gt;
* memberikan penghargaan dan pengakuan,&lt;br /&gt;
* memperkuat ikatan antara Pelsa dan staf Dinas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Latar Belakang===&lt;br /&gt;
Pelsa telah dipilih oleh masyarakat sekitar mereka, dengan atau tanpa bantuan dari staf veteriner kabupaten, untuk menjadi seorang pelapor desa (pelsa) dan berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan ternak di daerah mereka, dengan memastikan agar masalah kesehatan segera dilaporkan dan membantu staf dokter hewan untuk merespons secara efektif. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Pelsa memainkan peran yang sangat penting dalam sistem kesehatan hewan di Indonesia. Mereka adalah orang yang paling dekat dengan komunitas, juga dengan ternak dan para pemiliknya.  Pelsa adalah titik bantuan pertama bagi komunitas mereka dan garis pertahanan pertama dalam melindungi komunitasnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa berperan sebagai penghubung yang sangat dibutuhkan antara peternak dengan layanan kedokteran hewan dan memudahkan paravet untuk merespons secara efisien. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Materi pelatihan ini mencoba untuk mendukung para koordinator untuk mengembangkan keterampilan Pelsa, juga kepercayaan diri dan akurasi mereka dalam mengenali dan melaporkan tanda-tanda penyakit di dalam populasi ternak lokal dengan menggunakan iSIKHNAS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di akhir pelatihan, Pelsa diharapkan dapat:&lt;br /&gt;
* Mengetahui dan mensosialisasikan peran mereka serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat&lt;br /&gt;
* Mengenali tanda-tanda klinis penyakit-penyakit hewan yang lazim dan/atau penting&lt;br /&gt;
* Mengenali beberapa sindrom yang menjadi karakteristik penyakit-penyakit menular yang penting (prioritas) &lt;br /&gt;
* Menggunakan iSIKHNAS untuk kegiatan-kegiatan pelaporan penyakit&lt;br /&gt;
* Mengetahui siapa yang dihubungi saat memerlukan bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Dua pendekatan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Untuk Pelsa berpengalaman (dan Koordinator berpengalaman!)'''&lt;br /&gt;
* Pelatihan setengah hari - pelaporan iSIKHNAS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Untuk staf baru'''&lt;br /&gt;
* Pelatihan satu hari - Mengenali Tanda-Tanda Penyakit dan pelaporan iSIKHNAS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Pelatihan Pelsa Setengah Hari====&lt;br /&gt;
=====Jadwal Pelatihan=====&lt;br /&gt;
{| class=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! Waktu !! Sesi !! Topik&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Pagi|| 1 || Peran dan tanggung jawab Pelsa (Pelapor Kesehatan Hewan Desa) dan Mengenali permasalahan kesehatan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 2|| Mengenali dan Melaporkan masalah-masalah kesehatan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || 3|| Skenario Pelaporan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 4|| Dukungan, Umpan Balik dan Wisuda&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Pelatihan Pelsa Satu Hari Penuh====&lt;br /&gt;
=====Jadwal pelatihan=====&lt;br /&gt;
{| class=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! Time !! Session !! Topic&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Morning|| 1 || Role and responsibilities of Pelsa (Village Animal Health Reporter)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 2|| Creating good linkages in the community&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || 3|| Recognising health problems  &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 4|| Recognising health problems&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Afternoon|| 5|| Reporting health problems&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 6|| Scenarios&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 7|| Support and Feedback&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 8 || Graduation&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Persiapan dan logistik===&lt;br /&gt;
* Pendaftaran pengguna baru&lt;br /&gt;
** [[User_registration_by_email_spreadsheet_upload|Registration of new users using a spreadsheet]]&lt;br /&gt;
** [[Manuals:Registration|Registration of new users using SMS or website]]&lt;br /&gt;
* Manajemen Pelatihan dengan situs iSIKHNAS&lt;br /&gt;
* Pencetakan&lt;br /&gt;
* Upacara penghargaan atau Wisuda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Materi-Materi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Powerpoint dan alat bantu lain&lt;br /&gt;
*Grafik-grafik dan dukungan visual lainnya&lt;br /&gt;
*Contoh-contoh dan skenario kesalahan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 1: Peran dan Tanggung Jawab=== &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa harus dapat;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Mengenali tanda-tandan penyakit hewan:''' Mereka hendaknya dapat mengenali saat hewan menunjukan tanda-tanda yang dapat berarti bahwa mereka sedang menderita dari suatu penyakit, dan mampu menggunakan kosa kata standar dan kode-kode asosiasi dalam menjelaskan tanda-tanda dan sindrom tersebut.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* '''Melaporkan tanda-tanda penyakit hewan:''' Pelsa mengirimkan laporan kasus hewan yang sakit kepada layanan veteriner melalui SMS khusus, singkat dan terkode. Hal ini akan langsung mengirimkan peringatan kepada staf Dinas setempat yang bertanggung jawab atas area tersebut bahwa ada hewan di desa tempat tugas Pelsa yang bersangkutan yang menunjukan tanda-tandan penyakit. Dokter hewan atau paramedik veteriner setempat selanjutnya dapat merespon kepada peringatan tersebut dengan menelepon Pelsa dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan lebih lanjut guna menentukan apakah mereka harus melakukan kunjungan atau apakah mereka dapat menyarankan suatu pengobatan tertentu melalui telepon. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* '''Jadilah sebuah penghubung kepada layanan veteriner yang terpecaya:''' Beberapa warga desa mungkin merasa malu atau tidak nyaman untuk menghubungi langsung layanan veteriner kabupaten tempat mereka berada. Namun karena Pelsa adalah anggota masyarakat asli yang terpercaya, banyak warga desa yang bersangkutan akan merasa lebih nyaman berbicara dengannya. Ini berarti bahwa akan lebih banyak kasus penyakit yang dilaporkan di desa-desa yang memiliki Pelsa dibandingkan dengan yang tidak memilikinya. Tentunya hal ini tidak berarti bahwa desa-desa yang memiliki Pelsa memiliki lebih banyak penyakit, maksudnya hanyalah lebih banyak kasus yang dilaporkan. Seiring dengan Pelsa yang semakin dikenal dan dihargai atas pekerjaan yang mereka lakukan di lingkungan masyarakat sekitar tempat mereka berada, akan lebih banyak orang yang mau menggunakan layanan mereka. Hal ini akan memantapkan hubungan antara masyarakat dan layanan veteriner agar tetap kuat dan efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Jadilah sumber informasi untuk masyarakat:''' Sebagai orang penghubung lokal bagi desa mereka, Pelsa dapat memberikan informasi dari Dinas setempat ke masyarakat. Hal ini termasuk pula pemberitahuan tentang kasus-kasus penyakit hewan atau adanya wabah di wilayah mereka, atau rincian tentang program vaksinasi yang akan datang.  Pelsa bisa juga berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan terkait program vaksinasi atau surveilans, pemutakhiran data populasi dan melaporkan hasil-hasil dari beragam kasus termasuk jika ada seekor hewan yang telah pulih dari permasalahan yang dilaporkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 2 : Hubungan masyarakat===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Latar Belakang====&lt;br /&gt;
Ternak memiliki beragam peran dalam kehidupan manusia. Yang termasuk:&lt;br /&gt;
* Makanan dan nutrisi: hewan adalah suatu sumber makanan yang sangat penting [protein]&lt;br /&gt;
* Fungsi sosial: hewan dapat menaikkan status sosial dari pemiliknya. Mereka dapat berkontribusi terhadap kesetaraan jender dengan cara mengizinkan kaum perempuan untuk memiliki ternak mereka sendiri. Di dalam sejumlah komunitas, hewan memiliki peran dalam praktik-praktik kebudayaan atau keagamaan.&lt;br /&gt;
* Kontribusi pada produksi pangan: hewan memberikan daya air dan kotoran mereka berkontribusi pada kesuburan tanah&lt;br /&gt;
* Menciptakan pendapatan dan akumulasi kekayaan: hewan memungkinkan untuk menabung, memberikan rasa aman dan memainkan peran sebagai 'rekening bank' dan 'polis asuransi'&lt;br /&gt;
* Peran ekonomis: produksi hewan bisa jadi merupakan sebuah bagian penting dari ekonomi lokal dan regional&lt;br /&gt;
* Ternak dan lingkungan hidup: produksi ternak adalah bagian dari pemanfaatan lahan yang berkesinambungan, walaupun produksi hewan dapat berdampak positif dan negatif terhadap lingkungan hidup&lt;br /&gt;
* Bantalan risiko: di beberapa komunitas, produksi ternak memberikan jalur pemasukan uang alternatif yang dapat menjadi cadangan terhadap kegagalan panen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesehatan hewan sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Berikut adalah beberapa dampak dari hewan yang sakit dan penyakit pada hewan;&lt;br /&gt;
* meningkatkan kemungkinan kemiskinan bagi peternak dan keluarganya,&lt;br /&gt;
* mengancam ketahanan pangan lokal dan terkadang lebih luas lagi, &lt;br /&gt;
* secara negatif berpengaruh pada perekonomian lokal karena orang-orang jadi memiliki uang lebih sedikit untuk dibelanjakan atau industri-industri lokal mengalami kegagalan,&lt;br /&gt;
* berdampak pada ketersediaan daya air untuk pertanian/perkebunan,&lt;br /&gt;
* bisa jadi akan menemukan kesulitan dan akan mengeluarkan biaya besar untuk mengobati atau merawat dan mengendalikan,&lt;br /&gt;
* reduce production of animal products such as milk, eggs, meat,&lt;br /&gt;
* can be a direct risk to human health,&lt;br /&gt;
* increase the risk of follow-on effects from all of the above.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendapatkan bantuan atau nasihat tentang permasalahan kesehatan hewan dengan cepat merupakan sesuatu yang penting. Semakin lama waktu antara pertama kali mengenali adanya masalah penyakit dan mencari bantuan atau saran penanganannya, maka semakin besar risiko hewan dan komunitas pemilik ternak tersebut terpapar para masalah yang bersangkutan. Pelaporan cepat terhadap satu masalah untuk mendapatkan saran penanganannya merupakan sesuatu yang penting. Ada beberapa masalah yang sepertinya rutin terjadi dan sangat lazim namun dengan melaporkan masalah tersebut, peternak dapat membantu layanan veteriner ntuk merespon lebih baik dan mencari solusi-solusi bagi seluruh peternak yang menghadapi masalah yang sama pada ternak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menyebabkan orang tidak melapor?&lt;br /&gt;
* Tidak tahu kemana harus melapor&lt;br /&gt;
* Tidak tahu alasan untuk melapor&lt;br /&gt;
* Tidak tahu bagaimana untuk melapor&lt;br /&gt;
* Tidak memiliki kepercayaan pada layanan veteriner&lt;br /&gt;
* Khawatir tentang biaya&lt;br /&gt;
* Tidak peduli&lt;br /&gt;
* Mencoba mengobati sendiri&lt;br /&gt;
* Tidak mengenali tanda-tanda penyakit&lt;br /&gt;
* Tidak mengenali tingkat kedaruratan atau kepentingannya&lt;br /&gt;
* Khawatir bahwa layanan veteriner akan memusnahkan hewan mereka&lt;br /&gt;
* Menggunakan pendekatan tunggu dan lihat dulu dan kadang menang kadang kalah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa dapat membantu memilah beberapa hambatan dan memungkinkan untuk dilakukannya pelaporan terhadap masalah penyakit. Pelsa merupakan titik penghubung yang penting antara masyarakat dan layanan veteriner. Pelsa&lt;br /&gt;
* adalah anggota masyarakat yang dipercaya komunitasnya,&lt;br /&gt;
* mendapatkan pelatihan dalam mengenali tanda-tanda dan bahasa yang digunakan dalam mendeskripsikan masalah,&lt;br /&gt;
* memiliki pengalaman dalam melihat kasus-kasus,&lt;br /&gt;
* memiliki pengetahuan tentang bagaimana melakukan pelaporan dengan cepat dan sederhana,&lt;br /&gt;
* dapat membantu menjadi penghubung berkelanjutan, memberikan saran dan menawarkan bantuan pengobatan yang disarankan oleh layanan veteriner,&lt;br /&gt;
* dapat menentukan apabila sebuah masalah terlihat perlu diprioritaskan dibandingkan dengan masalah lainnya,&lt;br /&gt;
* mampu mengobservais masalah bahkan saat peternak belum melaporkan dan menyarankan bahwa masalah tersebut hendaknya dilaporkan,&lt;br /&gt;
* bisa menjadi sumber informasi, peringatan dan nasihat yang berguna bagi masyarakat,&lt;br /&gt;
* memahami bahwa pelaporan penyakit dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan peternak individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa dapat memperluas jaringan mereka dalam komunitasnya dengan &lt;br /&gt;
* bersikap siap sedia dan mudah ditemui,&lt;br /&gt;
* bersikap terbuka, ramah dan bersedia membantu,&lt;br /&gt;
* bertanggung jawab dan dapat dipercaya,&lt;br /&gt;
* peduli tentang orang-orang dan hewan yang tinggal di satu tempat,&lt;br /&gt;
* memiliki telepon genggam berbaterai penuh,&lt;br /&gt;
* berkeinginan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang kesehatan hewan,&lt;br /&gt;
* mengetahui kapan untuk mendengarkan dan kapan untuk menghubungi dan mencari bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 3 : Mengenali tanda-tandan penyakit===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dimaksud dengan tanda-tanda?: Tanda-tanda adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada seekor hewan yang disebabkan oleh penyakit dan dapat diteksi oleh manusia. Tanda-tanda klinis adalah hal-hal yang dapat dilihat atau diukur oleh pengamat, seperti persendian yang bengkak, hidung pilek atau diare. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Mengenali tanda-tanda kondisi kesehatan yang baik====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hewan tidak dapat memberitahukan kepada kita jika mereka merasa sakit ataupun sehat, namun kita dapat mengamati tanda-tanda yang menunjukan bahwa mereka sehat. Termasuk: &lt;br /&gt;
* terang, waspada, responsif&lt;br /&gt;
* mampu berdiri, berjalan dan berlari dengan layak&lt;br /&gt;
* makan, minum dan membuang kotoran secara normal&lt;br /&gt;
* kondisi tubuh/berat tubuh yang bagus&lt;br /&gt;
* kulit dan bulu yang mengilap dan lengkap/utuh&lt;br /&gt;
* interaksi sosial dan perilaku yang normal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Mengenali tanda-tanda penyakit====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanda-tanda penyakit adalah perubahan-perubahan pada hewan yang disebabkan oleh penyakit dan dapat dideteksi manusia. Tanda-tanda adalah hal-hal yang dapat langsung dilihat dan diukur oleh pengamat, seperti sendi-sendi yang bengkak, hidung pilek atau diare. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa yang harus diperhatikan pada hewan?=====&lt;br /&gt;
* Kepala - Lihat perubahan-perubahan atau hal-hal yang terlihat tidak normal - mata, telinga, mulut, lidah, gigi, leher&lt;br /&gt;
* Kulit - Lihat jika terdapat bercak, luka, kemerahan, pembengkakan, tanda-tanda gesekan atau iritasi&lt;br /&gt;
* Organ tubuh - Perhatikan jika terdapat goresan, cedera, pembengkakan, cara berjalan yang tidak lazim, abnormalitas lainnya&lt;br /&gt;
* Kotoran - Lihat pada urine, feces, darah, ingus, air liur, cairan tidak lazim lainnya&lt;br /&gt;
* Perilaku - Apakah hewan tersebut berbaring dan tidak dapat berdiri, agresif, gelisah, dll&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa tanda-tanda penyakit yang lazim di wilaya itu?=====&lt;br /&gt;
* Aktifitas kelompok membuat daftar tanda-tanda penyakit sebanyak mungkin yang mereka ketahui/pernah lihat&lt;br /&gt;
* Menyusun berdasarkan seberapa seringnya terjadi/muncul&lt;br /&gt;
* Menyepakati terminologi yang digunakan untuk tanda-tanda tersebut&lt;br /&gt;
* Mendiskusikan tentang perbedaan dan persamaannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa yang dimaksud dengan sindrom?=====&lt;br /&gt;
Contoh sindrom flu pada manusia - hidung pilek, bantuk, badan lemas, lesu, suhu badan meningkat, dll. Keseluruhan tanda-tandan ini menunjuk pada sebuah 'sindrom' yang mungkin atau mungkin juga bukan merupakan flu, tapi akan menjadi flu. Tanda-tanda kolektif ini mendeskripsikan apa yang mungkin jadi masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendefinisikan sindrom-sindrom utama merupakan sebuah cara mendeteksi permasalahan penting tetapi mengapa ada  beberapa penyakit yang lebih penting dari yang lainnya?&lt;br /&gt;
* risiko terhadap kesehatan manusia (seperti rabies atau anthrax)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi sangat menular(seperti AI)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi penyakit eksotik yang tidak kita miliki (dan tidak inginkan) (seperti PMK)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian yang besar(seperti AI atau hog cholera)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian besar pada produksi (seperti brucellosis)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peran Pelsa termasuk pula menentukan apakah suatu masalah memiliki kemungkinan untuk menjadi sebuah penyakit rutin atau penyakit prioritas dengan cara melaporkan tanda-tanda atau sindrom yang dapat diamati oleh Pelsa bersangkutan. Laporan sindrom prioritas akan mendapatkan respon cepat dari layanan veteriner karena kemungkinan bahwa laporan tersebut adalah mengenai suatu penyakit signifikan atau penting dan akan membutuhkan investigasi lebih mendalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
iSIKHNAS menggunakan kode-kode untuk menyingkat tanda-tanda dan sindrom-sindrom agar lebih mudah dan lebih cepat untuk dilaporkan. iSIKHNAS menginterpretasikan kode-kode tersebut dan 'menerjemahkan' merekake dalam suatu informasi nyata. Hal ini akan kita pelajari pada sisi berikutnya.... bagaimana melaporkan masalah menggunakan pesan-pesan bersandi iSIKHNAS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa saat anda melaporkan masalah ke iSIKHNAS, laporan tersebut digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehingga ketika pelaporan ke iSIKHNAS Pelsa perlu disemangati untuk mengirimkan informasi yang akurat dan lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 4 : Pelaporan penyakit===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beragam cara seorang Pelsa dapat mendengar tentang masalah kesehatan hewan pada populasi hewan di wilayah mereka. Bisa jadi peternak yang akan menghubungi Pelsa langsung, mungkin dia akan mendengar kabar tersebut secara tidak langsung dari seseorang penduduk desa atau pelsa tersebut mungkin menemukan masalah sendiri saat sedang berjalan-jalan di desa yang bersangkutan atau saat sedang melakukan kegiatan sehari-hari. Segera setelah Pelsa mendengar tentang adanya kasus baru mereka hendaknya berusaha mengunjungi peternak dan menanyakan tentang 'asal muasal' permasalahannya - saat dia pertama kali melihat, jika semakin memburuk, apakah telah menular ke hewan dll. Detil-detil ini akan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh staf dinas kepada Pelsa setelah pelaporan.  Pelsa hendaknya memperhatikan dengan teliti hewan yang bersangkutan dan mengingat pelatihan yang mereka terima tentang pengenalan tanda-tanda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah '''melaporkan''' masalahnya.  Pelsa harus menentukan apakah masalah tersebut termasuk masalah 'Tanda Umum' atau 'Sindrom Prioritas'.  Jika Pelsa merasa kasusnya memenuhi salah satu deskripsi Sindrom Prioritas, kirimkan SMS dengan menggunakan format pesan P.  Jika tidak, kirimkan pesan SMS ke iSIKHNAS dengan menggunakan format pesan U dan sampaikan tanda-tanda utama yang Anda lihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Laporan Tanda Umum'''&lt;br /&gt;
 U [tanda,tanda...] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Laporan Sindrom Prioritas'''&lt;br /&gt;
 P [sindrom] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa informasi yang Pelsa kirimkan dalam setiap laporan baru digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Laporan tentang tanda-tanda umum====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 U [tanda,tanda...] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKT [nama tanda]''' untuk mencari tahu kode berbagai tanda umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SP''' untuk mencari tahu kode berbagai spesies.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKL [nama lokasi]''' untuk mencari tahu kode lokasi suatu desa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan U memungkinkan Anda untuk melaporkan tanda-tanda penyakit individual yang terlihat pada hewan.  Anda mungkin melihat beberapa tanda dan Anda harus melaporkan tanda-tanda yang paling penting.  Anda dapat melaporkan beberapa tanda sekaligus.  Jangan lupa untuk memisahkannya dengan koma.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa akan diberi pelatihan mengenai cara mencari dan mengenali daftar sejumlah tanda yang umum dan mudah teramati.  Setiap tanda dalam daftar tersebut sudah diberi kode yang memudahkan pelaporan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunakan daftar ini untuk melaporkan tanda-tanda yang Anda lihat dengan seakurat mungkin.  Ingat, informasi ini penting dan berguna, jadi usahakan sebisa mungkin agar akurat.  Jangan malas dan menggunakan &amp;quot;Tanda Lain&amp;quot;! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Anda mendaftar sebagai Pelsa, lokasi Anda juga didaftarkan.  Semua pesan Anda akan mencakup detail lokasi Anda ''secara otomatis'' sehingga Pelsa umumnya tidak perlu melaporkan lokasinya.  Bagian {lokasi} pada format pesan merupakan bagian opsional dan hanya digunakan oleh orang-orang yang memiliki daerah tanggung jawab lebih luas daripada satu desa tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa informasi yang Anda kirimkan dalam setiap laporan baru digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan-laporan tentang Tanda-Tanda Umum penyakit walaupun penting namun kecil kemungkinannya merupakan suatu penyakit yang signifikan bagi masyarakat secara keseluruhan.  Staf veteriner akan merespon terhadap pesan-pesan ini secepatnya. Staf kemungkinan akan menelepon anda guna mendapatkan keterangan mendetil lebih banyak dan menawarkan saran pengobatannya. Kadang-kadang mereka akan mengunjungi hewan tersebut untuk investigasi lebih lanjut. Pesan-pesan P yang diterima oleh sistem iSIKHNAS akan mendapatkan respon lebih cepat oleh layanan veteriner karena mereka  '''mungkin''' merupakan penyakit yang berbahaya bagi manusia, atau cepat menular atau JIKA mereka masuk ke Indonesia dapat berdampak buruk pada negara ini. Hampir seluruh laporan P akan berujung pada kunjungan yang dilakukan oleh staf veteriner.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{hlbox|'''Catatan Pelatihan'''&lt;br /&gt;
*Pesan ini membolehkan dimasukkannya lebih dari satu tanda - entri lebih dari satu perlu dipisahkan dengan koma&lt;br /&gt;
*Praktik pengenalan tanda-tanda mungkin diperlukan atau sebuah kegiatan yang fokus pada staf dan melihat betapa mudah dan intutitifnya kode-kode yang dibuat.&lt;br /&gt;
*Ulangi kembali betapa pentingnya pengambilan keputusan yang jelas dalam setiap kasus - Apakah ini merupakan penyakit Sindrom Utama/Penting? (jika ya, kirim pesan P; jikat tidak, kirm pesan U). Langkah ini adalah mengenai  ''memotong'' kemungkinan timbulnya penyakit penting sebelum melaporkan kasus Tanda-Tanda Umum. Meningkatkan kesadaran akan sindrom prioritas merupakan sesuatu yang penting.&lt;br /&gt;
*Pelsa tidak diminta untuk memberikan diagnosa. Staf dinas hendaknya are not being asked to give a diagnosis. Dinas staff should contact the Pelsa (usually by telephone) and provide a Differential Diagnosis - the equivalent of a &amp;quot;best guess&amp;quot;, or an opinion using experience and training to whatever level a person has, not necessarily a vet.  A differential diagnosis can also be adjusted, changed or reversed when new information becomes available which helps to refine the opinion.  When looking at a differential diagnosis, the confidence you have about it comes from knowing more about the person who gave the opinion.  iSIKHNAS provides this information because all records are linked to the person who reported them.  A Definitive Diagnosis however is provided by a vet with the help of laboratory test results and other evidence and is obviously most reliable and final.&lt;br /&gt;
*Pelsa should be discouraged from using 'other signs', ‘tanda lain’.  These are unhelpful.  Where there are multiple signs, Pelsa may just choose the most important, significant or prominent signs.&lt;br /&gt;
*Codes for specific signs can be queried using CKT [nama tanda].  Sign codes can be found by CKT [freetext] query which allows users to query the code for signs which start with similar letters or match the freetext entry.  Eg CKT kembung returns kembung KBG and other options with similar letter configurations.&lt;br /&gt;
*When to use optional location code – pelsa with several villages.&lt;br /&gt;
*Location codes are gradually being updated and will soon be able to be managed locally.&lt;br /&gt;
* Remember: Different message formats for AH staff and Pelsa reporters - no diagnosis for pelsa.&lt;br /&gt;
*100% response rate should be the target for dinas staff – mostly by telephone perhaps.}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Daftar tanda-tanda laporan U (Tanda Umum) ==== &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{#apGetSQL:select code, hierindent(name[1],hiercode,true)&lt;br /&gt;
from signs&lt;br /&gt;
where not del and pelsa and code is not null&lt;br /&gt;
order by hiersort(hiercode)|Code,Sign}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Laporan Sindrom Prioritas=====&lt;br /&gt;
 P [sindrom] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SIN''' untuk mencari tahu kode berbagai sindrom&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SP''' untuk mencari tahu kode berbagai spesies.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKL [nama lokasi]''' untuk mencari tahu kode lokasi suatu desa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan-pesan P '''tidak''' menggunakan kode-kode Tanda-Tanda Umum. Pesan P hanya menggunakan kode 3 uruf Sindrom Prioritas yang terlihat serupa dengan penyakit penting atau penyakit prioritas.  Sindrom digunakan untuk mendeskripsikan serangkaian tanda-tanda yang spesifik yang mana bila dilihat terdapat di spesies yang sama'''bisa''' menjadi salah satu dari penyakit penting.  Anda '''tidak''' diminta untuk ''mendiagnosa'' suatu kasus melainkan hanya untuk bersikap waspada terhadap kemungkinan penyakit-penyakit prioritas ini muncul di area anda setiap kali anda melihat ada hewan yang sakit. Lebih baik untuk selalu waspada dan awas demi melindungi masyarakat anda dari konsekuensi-konsekuensi wabah serius yang dapat dicegah sedari dini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan-pesan P yang diterima oleh sistem iSIKHNAS akan menerima respon lebih cepat dari layanan veteriner karena penyakit-penyakit tersebut '''mungkin''' akan berbahaya bagi manusia, atau menyebar dengan cepat atau suatu penyakit yang JIKA masuk Indonesia dapat mengakibatkan kekacauan secara ekonomi. Hampir seluruh laporan P berujung pada kunjungan yang dilakukan oleh staf veteriner. Laporan tanda-tanda umum tentunya juga sangat penting namun kemungkinannya kecil sebagai penyakit yang signifikan bagi komunitas masyarakat. Staf veteriner akan merespon kepada pesan-pesan ini secepatnya. Staf akan menelepon anda guna mendapatkan lebih banyak keterangan dan menawarkan saran untuk pengobatannya. Kadang-kadang mereka akan mengunjungi hewan yang bersangkutan untuk mengivestigasi lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa, saat Anda mendaftar sebagai Pelsa, lokasi Anda juga didaftarkan.  Semua pesan Anda akan mencakup detail lokasi Anda ''secara otomatis'' sehingga Pelsa umumnya tidak perlu melaporkan lokasinya.  Bagian {lokasi} pada format pesan merupakan bagian opsional dan hanya digunakan oleh orang-orang yang memiliki daerah tanggung jawab lebih luas daripada satu desa tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Daftar kode Sindrom Prioritas untuk laporan P (Sindrom Prioritas)====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{#apGetSQL:select s.code,  s.name[1],  s.description[1], splist as Spesies&lt;br /&gt;
from syndromes s&lt;br /&gt;
join (&lt;br /&gt;
  select synid, string_agg(sp.name[1],', ') as splist from (&lt;br /&gt;
    select id as synid, unnest(targetspeciesid) as spid from syndromes&lt;br /&gt;
  ) as foo&lt;br /&gt;
  join species sp on sp.id = spid&lt;br /&gt;
  group by synid&lt;br /&gt;
) as bar on synid = s.id&lt;br /&gt;
order by Code,Name[1],Description[1]|Kode, Nama, Description, Spesies}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{hlbox|'''Catatan Pelatihan'''&lt;br /&gt;
*Definisi dan kode prioritas – Ada enam sindrom yang didefinisikan namun hendaknya disebut sebagai sebuah alat melaporkan penyakit ''penting'' , bukan hanya terdaftar sebagai ''penyakit prioritas''&lt;br /&gt;
*Ada satu tambahan sindrom Prioritas tidak terdefinisi dimana tanda-tandanya tidak sesuai dengan deskripsi sindrom namun Pelsa merasa harus mendapatkan respon cepat (jika diduga zoonotic, sangat menular, mortalitas tinggi dll)&lt;br /&gt;
*Konsekuensi Positif - Mereka yang melaporkan P hendaknya dihargai atas usahanya untuk tetap waspada, meskipun apabila laporan mereka ternyata tidak terbukti, yang mana akan sering terjadi, setidaknya hal ini menunjukan bahwa pelapor waspada dan sadar akan pentingnya membedakan mana penyakit penting dan mana yang rutin. Pelapor hendaknya tidak merasa takut untuk melaporkan pesan P namun tentunya bilan digunakan terlalu sering akan dapat menimbulkan konsekuensi negatif - &amp;quot;kejenuhan&amp;quot; bisa terjadi dan ke depannya kasus-kasus prioritas '''nyata''' bisa jadi akan tidak dihiraukan.  Ingat: Hampir seluruh kasus-kasus &amp;quot;P&amp;quot; akan berakhir negatif untuk penyakit prioritas atau penting - yang terpenting adalah kewaspadaan kita pada penyakit-penyakit ini.&lt;br /&gt;
*Pelsa tidak diminta untuk memberikan diagnosa - melainkan hanya untuk memperingatkan dinas atas apa yang mereka amati.&lt;br /&gt;
*100% hendaknya dengan segera dikunjungi, setelah hubungan melalui telepon sebagai langkah awal guna menanyakan keterangan lebih lanjut&lt;br /&gt;
*Mengulangi urutan yang sama  (spesies, jumlah hewan) untuk beragam spesies dengan sindrom yang serupa&lt;br /&gt;
*Pelsa hendaknya didorong untuk menghafalkan kode desa mereka atau simpan di telepon mereka.&lt;br /&gt;
*Sindrom Prioritas Tambahan telah ditambahkan yang memungkinkan Pelsa untuk melaporkan kasus darurat (zoonosis, moralitas/kematian tinggi atau tingkat penularan yang tinggi) tanpa adanya sindrom yang jelas adalah sebuah peringatan akan penyakit yang belum diketahui/eksotis. Ini seperti sebuah &amp;quot;tombol merah&amp;quot; untuk meminta bantuan jika mereka merasa khawatir.}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Pelsa_Facilitator_Manual/65/id&amp;diff=39022</id>
		<title>Translations:Pelsa Facilitator Manual/65/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Pelsa_Facilitator_Manual/65/id&amp;diff=39022"/>
		<updated>2015-05-28T07:25:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Mendefinisikan sindrom-sindrom utama merupakan sebuah cara mendeteksi permasalahan penting tetapi mengapa ada  beberapa penyakit yang lebih penting dari yang lainnya?&lt;br /&gt;
* risiko terhadap kesehatan manusia (seperti rabies atau anthrax)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi sangat menular(seperti AI)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi penyakit eksotik yang tidak kita miliki (dan tidak inginkan) (seperti PMK)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian yang besar(seperti AI atau hog cholera)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian besar pada produksi (seperti brucellosis)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Pelsa_Facilitator_Manual/65/id&amp;diff=39020</id>
		<title>Translations:Pelsa Facilitator Manual/65/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Pelsa_Facilitator_Manual/65/id&amp;diff=39020"/>
		<updated>2015-05-28T07:24:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Mendefinisikan sindrom-sindrom utama merupakan sebuah cara mendeteksi permasalahan penting tetapi mengapa ada  beberapa penyakit yang lebih penting dari yang lainnya?&lt;br /&gt;
* risiko terhadap kesehatan manusia (seperti rabies atau anthrax)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi sangat menular(seperti AI)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi penyakit eksotik yang tidak kita miliki (dan tidak inginkan) (seperti PMK)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian yang besar(seperti AI atau hog cholera)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian besar pada produksi production losses (seperti brucellosis)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Pelsa_Facilitator_Manual/id&amp;diff=39021</id>
		<title>Pelsa Facilitator Manual/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Pelsa_Facilitator_Manual/id&amp;diff=39021"/>
		<updated>2015-05-28T07:24:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;languages/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Modul 2 : Pelsa : Pelapor Desa==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pedoman Fasilitator==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedoman ini ditujukan kepada Koordinator dan pelatih lainnya yang bertanggung jawab untuk menghubungkan, merekrut, mengelola dan mempertahankan jaringan pelapor berbasis desa yang kuat.  Pelsa memainkan sebuah peranan yang sangat penting dalam rantai informasi kita dan menawarkan pelaporan yang lebih cepat terhadap penyakit dan respon yang lebih efektif dari staf dinas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan dari pelatihan Pelsa ini adalah untuk; &lt;br /&gt;
* mengajarkan alat-alat baru untuk digunakan saat melaporkan penyakit dan menciptakan kesempatan untuk melatih keterampilan yang baru,&lt;br /&gt;
* meningkatkan kepercayaan diri dan keterlibatan Pelsa,&lt;br /&gt;
* memotivasi dan menginspirasi praktik-praktik yang baik,&lt;br /&gt;
* memberikan penghargaan dan pengakuan,&lt;br /&gt;
* memperkuat ikatan antara Pelsa dan staf Dinas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Latar Belakang===&lt;br /&gt;
Pelsa telah dipilih oleh masyarakat sekitar mereka, dengan atau tanpa bantuan dari staf veteriner kabupaten, untuk menjadi seorang pelapor desa (pelsa) dan berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan ternak di daerah mereka, dengan memastikan agar masalah kesehatan segera dilaporkan dan membantu staf dokter hewan untuk merespons secara efektif. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Pelsa memainkan peran yang sangat penting dalam sistem kesehatan hewan di Indonesia. Mereka adalah orang yang paling dekat dengan komunitas, juga dengan ternak dan para pemiliknya.  Pelsa adalah titik bantuan pertama bagi komunitas mereka dan garis pertahanan pertama dalam melindungi komunitasnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa berperan sebagai penghubung yang sangat dibutuhkan antara peternak dengan layanan kedokteran hewan dan memudahkan paravet untuk merespons secara efisien. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Materi pelatihan ini mencoba untuk mendukung para koordinator untuk mengembangkan keterampilan Pelsa, juga kepercayaan diri dan akurasi mereka dalam mengenali dan melaporkan tanda-tanda penyakit di dalam populasi ternak lokal dengan menggunakan iSIKHNAS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di akhir pelatihan, Pelsa diharapkan dapat:&lt;br /&gt;
* Mengetahui dan mensosialisasikan peran mereka serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat&lt;br /&gt;
* Mengenali tanda-tanda klinis penyakit-penyakit hewan yang lazim dan/atau penting&lt;br /&gt;
* Mengenali beberapa sindrom yang menjadi karakteristik penyakit-penyakit menular yang penting (prioritas) &lt;br /&gt;
* Menggunakan iSIKHNAS untuk kegiatan-kegiatan pelaporan penyakit&lt;br /&gt;
* Mengetahui siapa yang dihubungi saat memerlukan bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Dua pendekatan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Untuk Pelsa berpengalaman (dan Koordinator berpengalaman!)'''&lt;br /&gt;
* Pelatihan setengah hari - pelaporan iSIKHNAS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Untuk staf baru'''&lt;br /&gt;
* Pelatihan satu hari - Mengenali Tanda-Tanda Penyakit dan pelaporan iSIKHNAS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Pelatihan Pelsa Setengah Hari====&lt;br /&gt;
=====Jadwal Pelatihan=====&lt;br /&gt;
{| class=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! Waktu !! Sesi !! Topik&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Pagi|| 1 || Peran dan tanggung jawab Pelsa (Pelapor Kesehatan Hewan Desa) dan Mengenali permasalahan kesehatan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 2|| Mengenali dan Melaporkan masalah-masalah kesehatan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || 3|| Skenario Pelaporan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 4|| Dukungan, Umpan Balik dan Wisuda&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Pelatihan Pelsa Satu Hari Penuh====&lt;br /&gt;
=====Jadwal pelatihan=====&lt;br /&gt;
{| class=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! Time !! Session !! Topic&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Morning|| 1 || Role and responsibilities of Pelsa (Village Animal Health Reporter)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 2|| Creating good linkages in the community&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || 3|| Recognising health problems  &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 4|| Recognising health problems&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Afternoon|| 5|| Reporting health problems&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 6|| Scenarios&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 7|| Support and Feedback&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 8 || Graduation&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Persiapan dan logistik===&lt;br /&gt;
* Pendaftaran pengguna baru&lt;br /&gt;
** [[User_registration_by_email_spreadsheet_upload|Registration of new users using a spreadsheet]]&lt;br /&gt;
** [[Manuals:Registration|Registration of new users using SMS or website]]&lt;br /&gt;
* Manajemen Pelatihan dengan situs iSIKHNAS&lt;br /&gt;
* Pencetakan&lt;br /&gt;
* Upacara penghargaan atau Wisuda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Materi-Materi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Powerpoint dan alat bantu lain&lt;br /&gt;
*Grafik-grafik dan dukungan visual lainnya&lt;br /&gt;
*Contoh-contoh dan skenario kesalahan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 1: Peran dan Tanggung Jawab=== &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa harus dapat;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Mengenali tanda-tandan penyakit hewan:''' Mereka hendaknya dapat mengenali saat hewan menunjukan tanda-tanda yang dapat berarti bahwa mereka sedang menderita dari suatu penyakit, dan mampu menggunakan kosa kata standar dan kode-kode asosiasi dalam menjelaskan tanda-tanda dan sindrom tersebut.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* '''Melaporkan tanda-tanda penyakit hewan:''' Pelsa mengirimkan laporan kasus hewan yang sakit kepada layanan veteriner melalui SMS khusus, singkat dan terkode. Hal ini akan langsung mengirimkan peringatan kepada staf Dinas setempat yang bertanggung jawab atas area tersebut bahwa ada hewan di desa tempat tugas Pelsa yang bersangkutan yang menunjukan tanda-tandan penyakit. Dokter hewan atau paramedik veteriner setempat selanjutnya dapat merespon kepada peringatan tersebut dengan menelepon Pelsa dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan lebih lanjut guna menentukan apakah mereka harus melakukan kunjungan atau apakah mereka dapat menyarankan suatu pengobatan tertentu melalui telepon. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* '''Jadilah sebuah penghubung kepada layanan veteriner yang terpecaya:''' Beberapa warga desa mungkin merasa malu atau tidak nyaman untuk menghubungi langsung layanan veteriner kabupaten tempat mereka berada. Namun karena Pelsa adalah anggota masyarakat asli yang terpercaya, banyak warga desa yang bersangkutan akan merasa lebih nyaman berbicara dengannya. Ini berarti bahwa akan lebih banyak kasus penyakit yang dilaporkan di desa-desa yang memiliki Pelsa dibandingkan dengan yang tidak memilikinya. Tentunya hal ini tidak berarti bahwa desa-desa yang memiliki Pelsa memiliki lebih banyak penyakit, maksudnya hanyalah lebih banyak kasus yang dilaporkan. Seiring dengan Pelsa yang semakin dikenal dan dihargai atas pekerjaan yang mereka lakukan di lingkungan masyarakat sekitar tempat mereka berada, akan lebih banyak orang yang mau menggunakan layanan mereka. Hal ini akan memantapkan hubungan antara masyarakat dan layanan veteriner agar tetap kuat dan efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Jadilah sumber informasi untuk masyarakat:''' Sebagai orang penghubung lokal bagi desa mereka, Pelsa dapat memberikan informasi dari Dinas setempat ke masyarakat. Hal ini termasuk pula pemberitahuan tentang kasus-kasus penyakit hewan atau adanya wabah di wilayah mereka, atau rincian tentang program vaksinasi yang akan datang.  Pelsa bisa juga berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan terkait program vaksinasi atau surveilans, pemutakhiran data populasi dan melaporkan hasil-hasil dari beragam kasus termasuk jika ada seekor hewan yang telah pulih dari permasalahan yang dilaporkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 2 : Hubungan masyarakat===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Latar Belakang====&lt;br /&gt;
Ternak memiliki beragam peran dalam kehidupan manusia. Yang termasuk:&lt;br /&gt;
* Makanan dan nutrisi: hewan adalah suatu sumber makanan yang sangat penting [protein]&lt;br /&gt;
* Fungsi sosial: hewan dapat menaikkan status sosial dari pemiliknya. Mereka dapat berkontribusi terhadap kesetaraan jender dengan cara mengizinkan kaum perempuan untuk memiliki ternak mereka sendiri. Di dalam sejumlah komunitas, hewan memiliki peran dalam praktik-praktik kebudayaan atau keagamaan.&lt;br /&gt;
* Kontribusi pada produksi pangan: hewan memberikan daya air dan kotoran mereka berkontribusi pada kesuburan tanah&lt;br /&gt;
* Menciptakan pendapatan dan akumulasi kekayaan: hewan memungkinkan untuk menabung, memberikan rasa aman dan memainkan peran sebagai 'rekening bank' dan 'polis asuransi'&lt;br /&gt;
* Peran ekonomis: produksi hewan bisa jadi merupakan sebuah bagian penting dari ekonomi lokal dan regional&lt;br /&gt;
* Ternak dan lingkungan hidup: produksi ternak adalah bagian dari pemanfaatan lahan yang berkesinambungan, walaupun produksi hewan dapat berdampak positif dan negatif terhadap lingkungan hidup&lt;br /&gt;
* Bantalan risiko: di beberapa komunitas, produksi ternak memberikan jalur pemasukan uang alternatif yang dapat menjadi cadangan terhadap kegagalan panen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesehatan hewan sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Berikut adalah beberapa dampak dari hewan yang sakit dan penyakit pada hewan;&lt;br /&gt;
* meningkatkan kemungkinan kemiskinan bagi peternak dan keluarganya,&lt;br /&gt;
* mengancam ketahanan pangan lokal dan terkadang lebih luas lagi, &lt;br /&gt;
* secara negatif berpengaruh pada perekonomian lokal karena orang-orang jadi memiliki uang lebih sedikit untuk dibelanjakan atau industri-industri lokal mengalami kegagalan,&lt;br /&gt;
* berdampak pada ketersediaan daya air untuk pertanian/perkebunan,&lt;br /&gt;
* bisa jadi akan menemukan kesulitan dan akan mengeluarkan biaya besar untuk mengobati atau merawat dan mengendalikan,&lt;br /&gt;
* reduce production of animal products such as milk, eggs, meat,&lt;br /&gt;
* can be a direct risk to human health,&lt;br /&gt;
* increase the risk of follow-on effects from all of the above.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendapatkan bantuan atau nasihat tentang permasalahan kesehatan hewan dengan cepat merupakan sesuatu yang penting. Semakin lama waktu antara pertama kali mengenali adanya masalah penyakit dan mencari bantuan atau saran penanganannya, maka semakin besar risiko hewan dan komunitas pemilik ternak tersebut terpapar para masalah yang bersangkutan. Pelaporan cepat terhadap satu masalah untuk mendapatkan saran penanganannya merupakan sesuatu yang penting. Ada beberapa masalah yang sepertinya rutin terjadi dan sangat lazim namun dengan melaporkan masalah tersebut, peternak dapat membantu layanan veteriner ntuk merespon lebih baik dan mencari solusi-solusi bagi seluruh peternak yang menghadapi masalah yang sama pada ternak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menyebabkan orang tidak melapor?&lt;br /&gt;
* Tidak tahu kemana harus melapor&lt;br /&gt;
* Tidak tahu alasan untuk melapor&lt;br /&gt;
* Tidak tahu bagaimana untuk melapor&lt;br /&gt;
* Tidak memiliki kepercayaan pada layanan veteriner&lt;br /&gt;
* Khawatir tentang biaya&lt;br /&gt;
* Tidak peduli&lt;br /&gt;
* Mencoba mengobati sendiri&lt;br /&gt;
* Tidak mengenali tanda-tanda penyakit&lt;br /&gt;
* Tidak mengenali tingkat kedaruratan atau kepentingannya&lt;br /&gt;
* Khawatir bahwa layanan veteriner akan memusnahkan hewan mereka&lt;br /&gt;
* Menggunakan pendekatan tunggu dan lihat dulu dan kadang menang kadang kalah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa dapat membantu memilah beberapa hambatan dan memungkinkan untuk dilakukannya pelaporan terhadap masalah penyakit. Pelsa merupakan titik penghubung yang penting antara masyarakat dan layanan veteriner. Pelsa&lt;br /&gt;
* adalah anggota masyarakat yang dipercaya komunitasnya,&lt;br /&gt;
* mendapatkan pelatihan dalam mengenali tanda-tanda dan bahasa yang digunakan dalam mendeskripsikan masalah,&lt;br /&gt;
* memiliki pengalaman dalam melihat kasus-kasus,&lt;br /&gt;
* memiliki pengetahuan tentang bagaimana melakukan pelaporan dengan cepat dan sederhana,&lt;br /&gt;
* dapat membantu menjadi penghubung berkelanjutan, memberikan saran dan menawarkan bantuan pengobatan yang disarankan oleh layanan veteriner,&lt;br /&gt;
* dapat menentukan apabila sebuah masalah terlihat perlu diprioritaskan dibandingkan dengan masalah lainnya,&lt;br /&gt;
* mampu mengobservais masalah bahkan saat peternak belum melaporkan dan menyarankan bahwa masalah tersebut hendaknya dilaporkan,&lt;br /&gt;
* bisa menjadi sumber informasi, peringatan dan nasihat yang berguna bagi masyarakat,&lt;br /&gt;
* memahami bahwa pelaporan penyakit dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan peternak individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa dapat memperluas jaringan mereka dalam komunitasnya dengan &lt;br /&gt;
* bersikap siap sedia dan mudah ditemui,&lt;br /&gt;
* bersikap terbuka, ramah dan bersedia membantu,&lt;br /&gt;
* bertanggung jawab dan dapat dipercaya,&lt;br /&gt;
* peduli tentang orang-orang dan hewan yang tinggal di satu tempat,&lt;br /&gt;
* memiliki telepon genggam berbaterai penuh,&lt;br /&gt;
* berkeinginan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang kesehatan hewan,&lt;br /&gt;
* mengetahui kapan untuk mendengarkan dan kapan untuk menghubungi dan mencari bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 3 : Mengenali tanda-tandan penyakit===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dimaksud dengan tanda-tanda?: Tanda-tanda adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada seekor hewan yang disebabkan oleh penyakit dan dapat diteksi oleh manusia. Tanda-tanda klinis adalah hal-hal yang dapat dilihat atau diukur oleh pengamat, seperti persendian yang bengkak, hidung pilek atau diare. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Mengenali tanda-tanda kondisi kesehatan yang baik====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hewan tidak dapat memberitahukan kepada kita jika mereka merasa sakit ataupun sehat, namun kita dapat mengamati tanda-tanda yang menunjukan bahwa mereka sehat. Termasuk: &lt;br /&gt;
* terang, waspada, responsif&lt;br /&gt;
* mampu berdiri, berjalan dan berlari dengan layak&lt;br /&gt;
* makan, minum dan membuang kotoran secara normal&lt;br /&gt;
* kondisi tubuh/berat tubuh yang bagus&lt;br /&gt;
* kulit dan bulu yang mengilap dan lengkap/utuh&lt;br /&gt;
* interaksi sosial dan perilaku yang normal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Mengenali tanda-tanda penyakit====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanda-tanda penyakit adalah perubahan-perubahan pada hewan yang disebabkan oleh penyakit dan dapat dideteksi manusia. Tanda-tanda adalah hal-hal yang dapat langsung dilihat dan diukur oleh pengamat, seperti sendi-sendi yang bengkak, hidung pilek atau diare. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa yang harus diperhatikan pada hewan?=====&lt;br /&gt;
* Kepala - Lihat perubahan-perubahan atau hal-hal yang terlihat tidak normal - mata, telinga, mulut, lidah, gigi, leher&lt;br /&gt;
* Kulit - Lihat jika terdapat bercak, luka, kemerahan, pembengkakan, tanda-tanda gesekan atau iritasi&lt;br /&gt;
* Organ tubuh - Perhatikan jika terdapat goresan, cedera, pembengkakan, cara berjalan yang tidak lazim, abnormalitas lainnya&lt;br /&gt;
* Kotoran - Lihat pada urine, feces, darah, ingus, air liur, cairan tidak lazim lainnya&lt;br /&gt;
* Perilaku - Apakah hewan tersebut berbaring dan tidak dapat berdiri, agresif, gelisah, dll&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa tanda-tanda penyakit yang lazim di wilaya itu?=====&lt;br /&gt;
* Aktifitas kelompok membuat daftar tanda-tanda penyakit sebanyak mungkin yang mereka ketahui/pernah lihat&lt;br /&gt;
* Menyusun berdasarkan seberapa seringnya terjadi/muncul&lt;br /&gt;
* Menyepakati terminologi yang digunakan untuk tanda-tanda tersebut&lt;br /&gt;
* Mendiskusikan tentang perbedaan dan persamaannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Apa yang dimaksud dengan sindrom?=====&lt;br /&gt;
Contoh sindrom flu pada manusia - hidung pilek, bantuk, badan lemas, lesu, suhu badan meningkat, dll. Keseluruhan tanda-tandan ini menunjuk pada sebuah 'sindrom' yang mungkin atau mungkin juga bukan merupakan flu, tapi akan menjadi flu. Tanda-tanda kolektif ini mendeskripsikan apa yang mungkin jadi masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendefinisikan sindrom-sindrom utama merupakan sebuah cara mendeteksi permasalahan penting tetapi mengapa ada  beberapa penyakit yang lebih penting dari yang lainnya?&lt;br /&gt;
* risiko terhadap kesehatan manusia (seperti rabies atau anthrax)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi sangat menular(seperti AI)&lt;br /&gt;
* risiko menjadi penyakit eksotik yang tidak kita miliki (dan tidak inginkan) (seperti PMK)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian yang besar(seperti AI atau hog cholera)&lt;br /&gt;
* risiko kerugian besar pada produksi production losses (seperti brucellosis)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peran Pelsa termasuk pula menentukan apakah suatu masalah memiliki kemungkinan untuk menjadi sebuah penyakit rutin atau penyakit prioritas dengan cara melaporkan tanda-tanda atau sindrom yang dapat diamati oleh Pelsa bersangkutan. Laporan sindrom prioritas akan mendapatkan respon cepat dari layanan veteriner karena kemungkinan bahwa laporan tersebut adalah mengenai suatu penyakit signifikan atau penting dan akan membutuhkan investigasi lebih mendalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
iSIKHNAS menggunakan kode-kode untuk menyingkat tanda-tanda dan sindrom-sindrom agar lebih mudah dan lebih cepat untuk dilaporkan. iSIKHNAS menginterpretasikan kode-kode tersebut dan 'menerjemahkan' merekake dalam suatu informasi nyata. Hal ini akan kita pelajari pada sisi berikutnya.... bagaimana melaporkan masalah menggunakan pesan-pesan bersandi iSIKHNAS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa saat anda melaporkan masalah ke iSIKHNAS, laporan tersebut digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehingga ketika pelaporan ke iSIKHNAS Pelsa perlu disemangati untuk mengirimkan informasi yang akurat dan lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Sesi 4 : Pelaporan penyakit===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beragam cara seorang Pelsa dapat mendengar tentang masalah kesehatan hewan pada populasi hewan di wilayah mereka. Bisa jadi peternak yang akan menghubungi Pelsa langsung, mungkin dia akan mendengar kabar tersebut secara tidak langsung dari seseorang penduduk desa atau pelsa tersebut mungkin menemukan masalah sendiri saat sedang berjalan-jalan di desa yang bersangkutan atau saat sedang melakukan kegiatan sehari-hari. Segera setelah Pelsa mendengar tentang adanya kasus baru mereka hendaknya berusaha mengunjungi peternak dan menanyakan tentang 'asal muasal' permasalahannya - saat dia pertama kali melihat, jika semakin memburuk, apakah telah menular ke hewan dll. Detil-detil ini akan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh staf dinas kepada Pelsa setelah pelaporan.  Pelsa hendaknya memperhatikan dengan teliti hewan yang bersangkutan dan mengingat pelatihan yang mereka terima tentang pengenalan tanda-tanda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah '''melaporkan''' masalahnya.  Pelsa harus menentukan apakah masalah tersebut termasuk masalah 'Tanda Umum' atau 'Sindrom Prioritas'.  Jika Pelsa merasa kasusnya memenuhi salah satu deskripsi Sindrom Prioritas, kirimkan SMS dengan menggunakan format pesan P.  Jika tidak, kirimkan pesan SMS ke iSIKHNAS dengan menggunakan format pesan U dan sampaikan tanda-tanda utama yang Anda lihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Laporan Tanda Umum'''&lt;br /&gt;
 U [tanda,tanda...] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Laporan Sindrom Prioritas'''&lt;br /&gt;
 P [sindrom] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa informasi yang Pelsa kirimkan dalam setiap laporan baru digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Laporan tentang tanda-tanda umum====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 U [tanda,tanda...] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi} &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKT [nama tanda]''' untuk mencari tahu kode berbagai tanda umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SP''' untuk mencari tahu kode berbagai spesies.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKL [nama lokasi]''' untuk mencari tahu kode lokasi suatu desa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan U memungkinkan Anda untuk melaporkan tanda-tanda penyakit individual yang terlihat pada hewan.  Anda mungkin melihat beberapa tanda dan Anda harus melaporkan tanda-tanda yang paling penting.  Anda dapat melaporkan beberapa tanda sekaligus.  Jangan lupa untuk memisahkannya dengan koma.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelsa akan diberi pelatihan mengenai cara mencari dan mengenali daftar sejumlah tanda yang umum dan mudah teramati.  Setiap tanda dalam daftar tersebut sudah diberi kode yang memudahkan pelaporan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunakan daftar ini untuk melaporkan tanda-tanda yang Anda lihat dengan seakurat mungkin.  Ingat, informasi ini penting dan berguna, jadi usahakan sebisa mungkin agar akurat.  Jangan malas dan menggunakan &amp;quot;Tanda Lain&amp;quot;! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Anda mendaftar sebagai Pelsa, lokasi Anda juga didaftarkan.  Semua pesan Anda akan mencakup detail lokasi Anda ''secara otomatis'' sehingga Pelsa umumnya tidak perlu melaporkan lokasinya.  Bagian {lokasi} pada format pesan merupakan bagian opsional dan hanya digunakan oleh orang-orang yang memiliki daerah tanggung jawab lebih luas daripada satu desa tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa bahwa informasi yang Anda kirimkan dalam setiap laporan baru digunakan dalam dua cara untuk dua tujuan berbeda.&lt;br /&gt;
# untuk memberi tahu layanan kedokteran hewan di daerah Anda bahwa ada masalah kesehatan hewan&lt;br /&gt;
# untuk ditambahkan ke data nasional mengenai semua penyakit hewan.  Para pengambil keputusan memerlukan data ini guna membantu semua peternak di daerah Anda untuk meningkatkan kesehatan semua ternak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan-laporan tentang Tanda-Tanda Umum penyakit walaupun penting namun kecil kemungkinannya merupakan suatu penyakit yang signifikan bagi masyarakat secara keseluruhan.  Staf veteriner akan merespon terhadap pesan-pesan ini secepatnya. Staf kemungkinan akan menelepon anda guna mendapatkan keterangan mendetil lebih banyak dan menawarkan saran pengobatannya. Kadang-kadang mereka akan mengunjungi hewan tersebut untuk investigasi lebih lanjut. Pesan-pesan P yang diterima oleh sistem iSIKHNAS akan mendapatkan respon lebih cepat oleh layanan veteriner karena mereka  '''mungkin''' merupakan penyakit yang berbahaya bagi manusia, atau cepat menular atau JIKA mereka masuk ke Indonesia dapat berdampak buruk pada negara ini. Hampir seluruh laporan P akan berujung pada kunjungan yang dilakukan oleh staf veteriner.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{hlbox|'''Catatan Pelatihan'''&lt;br /&gt;
*Pesan ini membolehkan dimasukkannya lebih dari satu tanda - entri lebih dari satu perlu dipisahkan dengan koma&lt;br /&gt;
*Praktik pengenalan tanda-tanda mungkin diperlukan atau sebuah kegiatan yang fokus pada staf dan melihat betapa mudah dan intutitifnya kode-kode yang dibuat.&lt;br /&gt;
*Ulangi kembali betapa pentingnya pengambilan keputusan yang jelas dalam setiap kasus - Apakah ini merupakan penyakit Sindrom Utama/Penting? (jika ya, kirim pesan P; jikat tidak, kirm pesan U). Langkah ini adalah mengenai  ''memotong'' kemungkinan timbulnya penyakit penting sebelum melaporkan kasus Tanda-Tanda Umum. Meningkatkan kesadaran akan sindrom prioritas merupakan sesuatu yang penting.&lt;br /&gt;
*Pelsa tidak diminta untuk memberikan diagnosa. Staf dinas hendaknya are not being asked to give a diagnosis. Dinas staff should contact the Pelsa (usually by telephone) and provide a Differential Diagnosis - the equivalent of a &amp;quot;best guess&amp;quot;, or an opinion using experience and training to whatever level a person has, not necessarily a vet.  A differential diagnosis can also be adjusted, changed or reversed when new information becomes available which helps to refine the opinion.  When looking at a differential diagnosis, the confidence you have about it comes from knowing more about the person who gave the opinion.  iSIKHNAS provides this information because all records are linked to the person who reported them.  A Definitive Diagnosis however is provided by a vet with the help of laboratory test results and other evidence and is obviously most reliable and final.&lt;br /&gt;
*Pelsa should be discouraged from using 'other signs', ‘tanda lain’.  These are unhelpful.  Where there are multiple signs, Pelsa may just choose the most important, significant or prominent signs.&lt;br /&gt;
*Codes for specific signs can be queried using CKT [nama tanda].  Sign codes can be found by CKT [freetext] query which allows users to query the code for signs which start with similar letters or match the freetext entry.  Eg CKT kembung returns kembung KBG and other options with similar letter configurations.&lt;br /&gt;
*When to use optional location code – pelsa with several villages.&lt;br /&gt;
*Location codes are gradually being updated and will soon be able to be managed locally.&lt;br /&gt;
* Remember: Different message formats for AH staff and Pelsa reporters - no diagnosis for pelsa.&lt;br /&gt;
*100% response rate should be the target for dinas staff – mostly by telephone perhaps.}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Daftar tanda-tanda laporan U (Tanda Umum) ==== &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{#apGetSQL:select code, hierindent(name[1],hiercode,true)&lt;br /&gt;
from signs&lt;br /&gt;
where not del and pelsa and code is not null&lt;br /&gt;
order by hiersort(hiercode)|Code,Sign}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Laporan Sindrom Prioritas=====&lt;br /&gt;
 P [sindrom] [spesies] [jumlah hewan] {lokasi}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SIN''' untuk mencari tahu kode berbagai sindrom&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''Kode SP''' untuk mencari tahu kode berbagai spesies.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan '''CKL [nama lokasi]''' untuk mencari tahu kode lokasi suatu desa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan-pesan P '''tidak''' menggunakan kode-kode Tanda-Tanda Umum. Pesan P hanya menggunakan kode 3 uruf Sindrom Prioritas yang terlihat serupa dengan penyakit penting atau penyakit prioritas.  Sindrom digunakan untuk mendeskripsikan serangkaian tanda-tanda yang spesifik yang mana bila dilihat terdapat di spesies yang sama'''bisa''' menjadi salah satu dari penyakit penting.  Anda '''tidak''' diminta untuk ''mendiagnosa'' suatu kasus melainkan hanya untuk bersikap waspada terhadap kemungkinan penyakit-penyakit prioritas ini muncul di area anda setiap kali anda melihat ada hewan yang sakit. Lebih baik untuk selalu waspada dan awas demi melindungi masyarakat anda dari konsekuensi-konsekuensi wabah serius yang dapat dicegah sedari dini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan-pesan P yang diterima oleh sistem iSIKHNAS akan menerima respon lebih cepat dari layanan veteriner karena penyakit-penyakit tersebut '''mungkin''' akan berbahaya bagi manusia, atau menyebar dengan cepat atau suatu penyakit yang JIKA masuk Indonesia dapat mengakibatkan kekacauan secara ekonomi. Hampir seluruh laporan P berujung pada kunjungan yang dilakukan oleh staf veteriner. Laporan tanda-tanda umum tentunya juga sangat penting namun kemungkinannya kecil sebagai penyakit yang signifikan bagi komunitas masyarakat. Staf veteriner akan merespon kepada pesan-pesan ini secepatnya. Staf akan menelepon anda guna mendapatkan lebih banyak keterangan dan menawarkan saran untuk pengobatannya. Kadang-kadang mereka akan mengunjungi hewan yang bersangkutan untuk mengivestigasi lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa, saat Anda mendaftar sebagai Pelsa, lokasi Anda juga didaftarkan.  Semua pesan Anda akan mencakup detail lokasi Anda ''secara otomatis'' sehingga Pelsa umumnya tidak perlu melaporkan lokasinya.  Bagian {lokasi} pada format pesan merupakan bagian opsional dan hanya digunakan oleh orang-orang yang memiliki daerah tanggung jawab lebih luas daripada satu desa tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Daftar kode Sindrom Prioritas untuk laporan P (Sindrom Prioritas)====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{#apGetSQL:select s.code,  s.name[1],  s.description[1], splist as Spesies&lt;br /&gt;
from syndromes s&lt;br /&gt;
join (&lt;br /&gt;
  select synid, string_agg(sp.name[1],', ') as splist from (&lt;br /&gt;
    select id as synid, unnest(targetspeciesid) as spid from syndromes&lt;br /&gt;
  ) as foo&lt;br /&gt;
  join species sp on sp.id = spid&lt;br /&gt;
  group by synid&lt;br /&gt;
) as bar on synid = s.id&lt;br /&gt;
order by Code,Name[1],Description[1]|Kode, Nama, Description, Spesies}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{hlbox|'''Catatan Pelatihan'''&lt;br /&gt;
*Definisi dan kode prioritas – Ada enam sindrom yang didefinisikan namun hendaknya disebut sebagai sebuah alat melaporkan penyakit ''penting'' , bukan hanya terdaftar sebagai ''penyakit prioritas''&lt;br /&gt;
*Ada satu tambahan sindrom Prioritas tidak terdefinisi dimana tanda-tandanya tidak sesuai dengan deskripsi sindrom namun Pelsa merasa harus mendapatkan respon cepat (jika diduga zoonotic, sangat menular, mortalitas tinggi dll)&lt;br /&gt;
*Konsekuensi Positif - Mereka yang melaporkan P hendaknya dihargai atas usahanya untuk tetap waspada, meskipun apabila laporan mereka ternyata tidak terbukti, yang mana akan sering terjadi, setidaknya hal ini menunjukan bahwa pelapor waspada dan sadar akan pentingnya membedakan mana penyakit penting dan mana yang rutin. Pelapor hendaknya tidak merasa takut untuk melaporkan pesan P namun tentunya bilan digunakan terlalu sering akan dapat menimbulkan konsekuensi negatif - &amp;quot;kejenuhan&amp;quot; bisa terjadi dan ke depannya kasus-kasus prioritas '''nyata''' bisa jadi akan tidak dihiraukan.  Ingat: Hampir seluruh kasus-kasus &amp;quot;P&amp;quot; akan berakhir negatif untuk penyakit prioritas atau penting - yang terpenting adalah kewaspadaan kita pada penyakit-penyakit ini.&lt;br /&gt;
*Pelsa tidak diminta untuk memberikan diagnosa - melainkan hanya untuk memperingatkan dinas atas apa yang mereka amati.&lt;br /&gt;
*100% hendaknya dengan segera dikunjungi, setelah hubungan melalui telepon sebagai langkah awal guna menanyakan keterangan lebih lanjut&lt;br /&gt;
*Mengulangi urutan yang sama  (spesies, jumlah hewan) untuk beragam spesies dengan sindrom yang serupa&lt;br /&gt;
*Pelsa hendaknya didorong untuk menghafalkan kode desa mereka atau simpan di telepon mereka.&lt;br /&gt;
*Sindrom Prioritas Tambahan telah ditambahkan yang memungkinkan Pelsa untuk melaporkan kasus darurat (zoonosis, moralitas/kematian tinggi atau tingkat penularan yang tinggi) tanpa adanya sindrom yang jelas adalah sebuah peringatan akan penyakit yang belum diketahui/eksotis. Ini seperti sebuah &amp;quot;tombol merah&amp;quot; untuk meminta bantuan jika mereka merasa khawatir.}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Budget_Advocacy:Outline/73/id&amp;diff=39018</id>
		<title>Translations:Budget Advocacy:Outline/73/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Budget_Advocacy:Outline/73/id&amp;diff=39018"/>
		<updated>2015-05-28T04:09:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: Created page with &amp;quot;*Konsep powerpoint *diskusi, pertanyaan dan klarifikasi *latihan spreadsheet: **perorangan atau kelompok kecil dan berbagi komputer  **bekerja melalui spreadsheet dari analisi...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*latihan spreadsheet:&lt;br /&gt;
**perorangan atau kelompok kecil dan berbagi komputer &lt;br /&gt;
**bekerja melalui spreadsheet dari analisis biaya-manfaat &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 11|| 3.5 Perangkat ekonomi kesehatan hewan: analisis biaya-manfaat (lanjutan)|| &lt;br /&gt;
*melanjutkan latihan spreadsheet&lt;br /&gt;
*menampilkan contoh yang dikerjakan dan berdiskusi &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 12|| 4. Menyimpulkan|| &lt;br /&gt;
*Evaluasi pelatihan, presentasi, kesimpulan dan penutupan &lt;br /&gt;
|&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Budget_Advocacy:Outline/id&amp;diff=39019</id>
		<title>Budget Advocacy:Outline/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Budget_Advocacy:Outline/id&amp;diff=39019"/>
		<updated>2015-05-28T04:09:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: Created page with &amp;quot;*Konsep powerpoint *diskusi, pertanyaan dan klarifikasi *latihan spreadsheet: **perorangan atau kelompok kecil dan berbagi komputer  **bekerja melalui spreadsheet dari analisi...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Menggunakan data iSIKHNAS untuk mendukung advokasi anggaran di Indonesia==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Garis Besar Pelatihan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ikhtisar pelatihan==&lt;br /&gt;
Pelatihan ini dikembangkan sebagai bagian Program Kesehatan Hewan Kemitraan Australia Indonesia untuk Penyakit Menular yang Baru Muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan utama untuk Komponen 2.1 Program Kesehatan Hewan AIP-EID adalah untuk meningkatkan pengumpulan, manajemen, dan penggunaan informasi kesehatan hewan guna meningkatkan kapasitas untuk pencegahan dan pengendalian penyakit yang efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan tentang penggunaan data iSIKHNAS untuk mendukung advokasi anggaran termasuk ilmu ekonomi veteriner dasar telah dikembangkan guna memberikan keterampilan yang dibutuhkan untuk menganalisa dan memaparkan informasi yang bertujuan untuk menegosiasikan alokasi dana demi peningkatan kesehatan hewan di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Advokasi anggaran berarti terlibat dalam bagaimana sumber-sumber dana dialokasikan dan digunakan serta bagaimana pengalokasian ini dapat menjawab kebutuhan dari berbagai kelompok yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Penjelasan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Tujuan:=====&lt;br /&gt;
Untuk meningkatkan keterampilan advokasi anggaran melalui&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* pola komunikasi yang lebih baik &lt;br /&gt;
* pemanfaatan data iSIKHNAS secara lebih baik&lt;br /&gt;
* peningkatan keterampilan dalam memaparkan justifikasi ekonomi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Target audiens: =====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Target utama: staf dinas di tingkat kabupaten (terutama dokter-dokter hewan) yang mempunyai tanggung jawab untuk menyiapkan permohonan anggaran, baik dalam organisasi mereka sendiri maupun dari Bappeda (badan perencanaan daerah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Target sekunder: Staf tingkat provinsi dan pusat yang bertanggung jawab atas penyusunan anggaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Para peserta perlu mendapatkan akses kepada komputer dan memiliki pengalaman menggunakan lembar program Excel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Jumlah total dalam kelompok yang menjadi target diharapkan sekitar 500&lt;br /&gt;
** diasumsikan maksimum berjumlah 25 orang peserta per pelatihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Penyampaian:=====&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* Fasilitator pelatihan dibekali dengan pedoman Pelatih, materi pelatihan dan bahan untuk dibagikan kepada peserta dan sumber-sumber pembelajaran tambahan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Jangka waktu:=====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3 hari - 1 hari masing-masing untuk:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* pola komunikasi yang lebih baik dalam Advokasi Anggaran &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Pemanfaatan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja dan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Ekonomi veteriner terapan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Pelatih:=====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fasilitator-fasilitator pelatihan lokal dan berpengalaman yang telah membaca dan memahami pedoman pelatih dan tujuannya serta terbiasa dengan materi pelatihan. Tidak harus seorang ahli, namun seorang komunikator yang baik dan dapat memfasilitasi diskusi, kegiatan dan berbagi pengalaman pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Materi-materi pendukung:=====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Panduan fasilitator&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Pedoman bagi peserta&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Buku kerja peserta&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Dokumen-dokukmen administrasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Formulir-formulir evaluasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Powerpoints&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Lembar kerja alat analisis ekonomi dasar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Pernyataan Kompetensi====&lt;br /&gt;
Sebuah pernyataan kompetensi adalah sebuah penjelasan tentang apa yang mungkin diharapkan untuk dapat dilakukan oleh suatu individu agar dapat berhasil dalam menjalankan tugasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi para staf pemerintah Indonesia yang bertanggung jawab untuk menyiapkan permohonan anggaran, untuk dapat menggunakan analisis data kesehatan hewan bersamaan dengan keterampilan ekonomi veteriner guna mendukung advokasi anggaran untuk peningkatan kesehatan hewan di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mencapai hal ini, mereka harus mampu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Menjelaskan tentang pertimbangan-pertimbangan kepada peserta yang diambil saat merencanakan pemaparan informasi atau data &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Jelaskan bagaimana indikator kinerja dapat digunakan untuk mengukur kemajuan atau pencapaian dari tujuan-tujuan yang ada dan bagaimana data ini dapat mendukung permohonan anggaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan data iSIKHNAS untuk memperkirakan biaya penyakti, estimasi maanfaat dari kegiatan-kegiatan kesehatan hewan yang diusulkan dan menjustifikasi permohonan anggaran yang diajukan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Tujuan pembelajaran dan isi pelatihan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan pembelajaran adalah terkait dengan pelatihan dan menjelaskan tentang apa yang harus dapat dilakukan oelh peserta setelah mereka menyelesaikan pelatihan tersebut. Terdapat sejumlah tujuan pembelajaran yang perlu dicapai sebelum seseorang dapat dinilai kompeten di tempat kerjanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Menggunakan data iSIKHNAS untuk mendukung advokasi anggaran di Indonesia'''&lt;br /&gt;
{| kelas=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! '''Topik''' !! '''Tujuan pembelajaran'''&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Ikhtisar || Jelaskan tentang advokasi anggaran dan mengapa hal ini penting dalam pengendalian penyakit hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan bagaimana data iSIKHNAS dapat dimanfaatkan untuk mendukung advokasi anggaran&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Mengembangkan rencana advokasi anggaran || Jelaskan mengapa mendefinisikan tujuan-tujuan merupakan hal penting dalam advokasi anggaran&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan mengapa memahami peserta adalah suatu hal penting&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan hal-hal penting apa yang dapat memotivasi para pengambil keputusan (motivasi pribadi &amp;amp; motivasi politis)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan pertimbangan-pertimbangan peserta saat merencanakan untuk memaparkan informasi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan pertimbangan-pertimbangan pemaparan peserta saat merencanakan untuk memaparkan data&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan mengapa memahami permohonan anggaran kompetitor adalah sesuatu yang penting&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Menggunakan data iSIKHNAS sebagai suatu indikator kinerja|| Jelaskan apa yang dimaksud dengan indikator kinerja&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan bagaimana indikator kinerja dapat digunakan untuk mendukung permohonan anggaran &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan bagaimana cara menghindati pembandingan yang tidak adil dengan indikator kinerja (standarisasi)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan kinerja indikator yang mungkin dibuat untuk kegiatan-kegiatan tertentu seperti: * Indikator kinerja kesehatan hewan - (pengajuan laboratorium, pembiakan)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator-indikator kinerja keuangan - (operasional, biaya-biaya lain)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator kinerja pergerakan hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator kinerja rumah potong hewan &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator kinerja sumber daya manusia &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Menggunakan data iSIKHNAS untuk analisa ekonomi veteriner || Menjelaskan proses ekonomi dari penyakit hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  ||Menjelaskan metode-metode yang dapat digunakan untuk mengestimasi biaya penyakit&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  ||Data yang dibutuhkan untuk menghitung estimasi biaya penyakit (populasi, frekuensi penyakit)&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|  ||Biaya penyakit&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  ||Menjelaskan metode-metode untuk mengestimasi manfaat-manfaat dari kegiatan-kegiatan kesehatan hewan: analisa biaya-manfaat &lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Evaluasi kinerja peserta ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peserta akan dievaluasi atas beberapa hal di bawah ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kehadiran dan partsipasi aktif dalam diskusi pada seluruh sesi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Penyelesaian latihan-latihan dan pertanyaan-pertanyaan jawaban singkat baik secara individu maupun dalam kelompok seperti yang diinstruksikan dalam pelatihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Struktur pelatihan dan pendekatan penyampaian ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan ''Advokasi Anggaran'' dirancancang untuk diselenggarakan dalam 3 sesi selama 3 hari: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Bagian 1 (Sesi 1 &amp;amp; 2): Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran &lt;br /&gt;
* Bagian 2 (Sesi 3-5): Menggunakan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja &lt;br /&gt;
* Bagian 3 (Sesi 5-12): Ekonomi veteriner terapan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap hari dibagi ke dalam empat sesi, masing-masing selama 1,5 jam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan ini dirancang untuk disampaikan oleh fasilitator pelatihan lokal yang berpengalaman yang telah membaca dan memahami pedoman pelatih dan tujuan-tujuan pelatihan serta terbiasa dengan materi pelatihan. Fasilitator tersebut akan dibantu dengan panduan Fasilitator dan paket bahan pelatihan untuk para peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap sesi (1,5 jam) akan berisi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Fasilitasi materi pelatihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Diskusi untuk mengklarifikasi konsep-konsep penting&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Latihan-latihan untuk mempraktikkan dan menguatkan konsep&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Umpan balik dan evaluasi guna mengkonfirmasi pemahaman yang diterima&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Pendalaman bacaan dan latihan-latihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Latihan di kelas dan contoh-contoh yang diberikan akan menggunakan Excel spreadsheets, s** peserta harus mendapatkan akses ke komputer untuk pelatihan ini dan terbiasa bekerja menggunakan Excel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Usulan Kerangka waktu Pelatihan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
| kelas=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! '''Hari''' !! '''Sesi''' !! '''Bagian''' !! '''Topik'''&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| '''Hari 1''' || 1 || 1. Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran || Sambutan dan Pengenalan.  Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran Bagian 1&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 2 ||  || Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran Bagian 2&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 3 || 2. Menggunakan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja || 2.1 Pengenalan kepada iSIKHNAS. Apa yang dimaksud dengan indikator kinerja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 4 ||  || 2.2 Menggunakan data iSIKHNAS untuk memperkirakan dan membandingkan indikator kinerja  &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| '''Hari 2''' || 5 || 2. Menggunakan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja (lanjutan) || 2.3 Menggunakan indikator kinerja untuk mendukung permintaan anggaran &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 6|| 3. Menerapkan ekonomi kesehatan hewan || 3.1 Memperkenalkan ekonomi kesehatan hewan – dampak ekonomi yang ditimbulkan karena penyakit&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 7 || || 3.2 Memperkirakan biaya yang ditimbulkan karena penyakit &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 8|| || 3.3 Memperkirakan biaya dan manfaat pelaksanaan kegiatan kesehatan hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| '''Hari 3'''|| 9|| 3. Menerapkan ekonomi kesehatan hewan (lanjutan)|| 3.4 Menggunakan perkiraan biaya dan manfaat untuk advokasi anggaran &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 10 || || 3.5 Perangkat ekonomi kesehatan hewan: analisis biaya dan manfaat&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 11|| || 3.5 Perangkat ekonomi kesehatan hewan: analisis biaya dan manfaat (lanjutan)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 12|| 4. Rangkuman|| Evaluasi pelatihan, Presentasi, Kesimpulan, dan Penutupan &lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Sumber daya pelatihan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Materi sumber daya pelatihan ''Advokasi Anggaran'' tersedia dalam Bahasa Inggris dan materi-materi penting akan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paket pelatihan ''Advokasi Anggaran'' meliputi;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Pedoman fasilitator ''' - untuk fasilitator&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berisi informasi terperinci tentang rencana pembelajaran yang diatur untuk setiap sesi dan tujuan pembelajaran. Poin penting akan disertai dengan saran sebagai bahan tambahan yang akan dibahas, pertanyaan dan contoh yang akan diajukan oleh fasilitator dan tanggapan yang diharapkan serta tips untuk memfasilitasi respon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*'''Presentasi powerpoint''' - untuk fasilitator&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengandung konten utama untuk presentasi kepada peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*'''Pedoman untuk peserta''' - dapat diakses oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panduan berisi informasi tentang materi-materi pelatihan yang mudah dipahami oleh pengguna. Panduan ini dapat digunakan oleh peserta sebagai materi rujukan selama dan setelah pelatihan berlangsung. Panduan ini juga tersedia secara online dan dalam bentuk PDF yang dapat diunduh dan dilihat di komputer mana pun atau perangkat lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*'''Spreadsheet Excel''' - akan disediakan untuk semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berisi perangkat informasi sederhana bagi peserta yang dapat digunakan dalam latihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Dokumen administrasi'''- disediakan bagi semua fasilitator. Dokumen-dokumen ini meliputi: informasi paket pelatihan bagi fasilitator, informasi pra-pelatihan peserta, daftar periksa persiapan pelatihan, daftar hadir, format sertifikat, dan dokumen-dokumen ini dibutuhkan untuk menjalankan pelatihan dengan efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Formulir evaluasi''' - disediakan bagi semua fasilitator dan peserta. Formulir evaluasi digunakan untuk dua tujuan: evaluasi kinerja peserta, dan untuk mengumpulkan umpan balik mengenai pelatihan dari peserta dan fasilitator. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Rencana sesi ====&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
|kelas= &amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! '''Sesi''' !! '''Topik''' !! '''Rincian'''&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 1|| Selamat datang dan pengenalan || Dalam pengembangan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 2 || Komunikasi || Dalam pengembangan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 3 || Pengenalan iSIKHNAS. 2.1 Apa indikator kinerja? ||&lt;br /&gt;
*Presentasi powerpoint&lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**kelompok yang terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
**buatlah daftar 5 kelompok indikator kinerja yang memungkinkan untuk berbagai bidang kegiatan &lt;br /&gt;
**untuk masing-masing Indikator Kinerja (PI): &lt;br /&gt;
***data apa yang dibutuhkan?&lt;br /&gt;
***dari mana Anda akan mendapatkan data?&lt;br /&gt;
***bagaimana data tersebut akan dihitung?&lt;br /&gt;
***untuk apa saja data tersebut dapat digunakan?&lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 4 || 2.2 Menggunakan data iSIKHNAS untuk memperkirakan dan membandingkan indikator kinerja || &lt;br /&gt;
* Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
* diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
* kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**perorangan atau kelompok kecil (2-3) individu atau kelompok kecil dengan komputer bersama&lt;br /&gt;
**bekerja melalui contoh spreadsheet perhitungan PI dan perbandingan&lt;br /&gt;
* menampilkan contoh yang dikerjakan dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 5 || 2.3 Menggunakan indikator kinerja untuk mendukung permintaan anggaran || &lt;br /&gt;
* Tinjauan Hari 1 dan kegiatan&lt;br /&gt;
* Konsep dan contoh powerpoint&lt;br /&gt;
* diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
* kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**kelompok terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
**bekerja melalui latihan menggunakan indikator kinerja untuk advokasi anggaran &lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 6 || 3.1 Pengenalan ekonomi kesehatan hewan – dampak ekonomi karena penyakit || &lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**kelompok terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
**setiap kelompok membuat daftar 10 hal yang dapat dipertimbangkan sebagai “biaya-biaya” yang ditimbulkan karena penyakit dan mengelompokkannya sebagai langsung dan tidak langsung. Setiap kelompok mengerjakan penyakit yang berbeda dari daftar yang telah dibuat: (brucellosis, rabies, HPAI, helminthiasis, PMK, Haemorrhagic septicaemia, classical swine fever)&lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 7|| 3.2 Memperkirakan biaya penyakit || &lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*mengerjakan contoh di layar &lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**perorangan atau kelompok kecil dan berbagi komputer &lt;br /&gt;
**bekerja melalui contoh spreadsheet tentang analisis sensitivitas &lt;br /&gt;
*menampilkan contoh yang dikerjakan dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 8|| 3.3 Memperkirakan biaya dan manfaat dari kegiatan kesehatan hewan || &lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*contoh excel:&lt;br /&gt;
**perorangan atau kelompok kecil dan berbagi komputer&lt;br /&gt;
**bekerja melalui contoh spreadsheet tentang perhitungan biaya dan manfaat di layar &lt;br /&gt;
*diskusi kelompok&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 9|| 3.4 Menggunakan analisis biaya dan manfaat untuk advokasi anggaran || &lt;br /&gt;
*Tinjauan Hari 2 dan kegiatan&lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*diskusi kelompok&lt;br /&gt;
**kelompok terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
** masing-masing kelompok menjelaskan kasus untuk kegiatan kesehatan hewan yang diusulkan (pengujian laboratorium untuk penyelidikan keguguran, program pengendalian HPAI, cacingan, haemorrhagic septicaemia?)&lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi (setelah rehat)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 10|| 3.5 Perangkat ekonomi kesehatan hewan: analisis biaya - manfaat || &lt;br /&gt;
*Menyelesaikan topik 3.4&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*latihan spreadsheet:&lt;br /&gt;
**perorangan atau kelompok kecil dan berbagi komputer &lt;br /&gt;
**bekerja melalui spreadsheet dari analisis biaya-manfaat &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 11|| 3.5 Perangkat ekonomi kesehatan hewan: analisis biaya-manfaat (lanjutan)|| &lt;br /&gt;
*melanjutkan latihan spreadsheet&lt;br /&gt;
*menampilkan contoh yang dikerjakan dan berdiskusi &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 12|| 4. Menyimpulkan|| &lt;br /&gt;
*Evaluasi pelatihan, presentasi, kesimpulan dan penutupan &lt;br /&gt;
|&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Budget_Advocacy:Outline/72/id&amp;diff=39016</id>
		<title>Translations:Budget Advocacy:Outline/72/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Budget_Advocacy:Outline/72/id&amp;diff=39016"/>
		<updated>2015-05-28T04:00:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: Created page with &amp;quot;==== Rencana sesi ====   |kelas= &amp;quot;wikitable&amp;quot; |- ! '''Sesi''' !! '''Topik''' !! '''Rincian''' |- | 1|| Selamat datang dan pengenalan || Dalam pengembangan |- | 2 || Komunikasi...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==== Rencana sesi ====&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
|kelas= &amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! '''Sesi''' !! '''Topik''' !! '''Rincian'''&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 1|| Selamat datang dan pengenalan || Dalam pengembangan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 2 || Komunikasi || Dalam pengembangan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 3 || Pengenalan iSIKHNAS. 2.1 Apa indikator kinerja? ||&lt;br /&gt;
*Presentasi powerpoint&lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**kelompok yang terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
**buatlah daftar 5 kelompok indikator kinerja yang memungkinkan untuk berbagai bidang kegiatan &lt;br /&gt;
**untuk masing-masing Indikator Kinerja (PI): &lt;br /&gt;
***data apa yang dibutuhkan?&lt;br /&gt;
***dari mana Anda akan mendapatkan data?&lt;br /&gt;
***bagaimana data tersebut akan dihitung?&lt;br /&gt;
***untuk apa saja data tersebut dapat digunakan?&lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 4 || 2.2 Menggunakan data iSIKHNAS untuk memperkirakan dan membandingkan indikator kinerja || &lt;br /&gt;
* Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
* diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
* kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**perorangan atau kelompok kecil (2-3) individu atau kelompok kecil dengan komputer bersama&lt;br /&gt;
**bekerja melalui contoh spreadsheet perhitungan PI dan perbandingan&lt;br /&gt;
* menampilkan contoh yang dikerjakan dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 5 || 2.3 Menggunakan indikator kinerja untuk mendukung permintaan anggaran || &lt;br /&gt;
* Tinjauan Hari 1 dan kegiatan&lt;br /&gt;
* Konsep dan contoh powerpoint&lt;br /&gt;
* diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
* kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**kelompok terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
**bekerja melalui latihan menggunakan indikator kinerja untuk advokasi anggaran &lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 6 || 3.1 Pengenalan ekonomi kesehatan hewan – dampak ekonomi karena penyakit || &lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**kelompok terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
**setiap kelompok membuat daftar 10 hal yang dapat dipertimbangkan sebagai “biaya-biaya” yang ditimbulkan karena penyakit dan mengelompokkannya sebagai langsung dan tidak langsung. Setiap kelompok mengerjakan penyakit yang berbeda dari daftar yang telah dibuat: (brucellosis, rabies, HPAI, helminthiasis, PMK, Haemorrhagic septicaemia, classical swine fever)&lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 7|| 3.2 Memperkirakan biaya penyakit || &lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*mengerjakan contoh di layar &lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**perorangan atau kelompok kecil dan berbagi komputer &lt;br /&gt;
**bekerja melalui contoh spreadsheet tentang analisis sensitivitas &lt;br /&gt;
*menampilkan contoh yang dikerjakan dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 8|| 3.3 Memperkirakan biaya dan manfaat dari kegiatan kesehatan hewan || &lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*contoh excel:&lt;br /&gt;
**perorangan atau kelompok kecil dan berbagi komputer&lt;br /&gt;
**bekerja melalui contoh spreadsheet tentang perhitungan biaya dan manfaat di layar &lt;br /&gt;
*diskusi kelompok&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 9|| 3.4 Menggunakan analisis biaya dan manfaat untuk advokasi anggaran || &lt;br /&gt;
*Tinjauan Hari 2 dan kegiatan&lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*diskusi kelompok&lt;br /&gt;
**kelompok terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
** masing-masing kelompok menjelaskan kasus untuk kegiatan kesehatan hewan yang diusulkan (pengujian laboratorium untuk penyelidikan keguguran, program pengendalian HPAI, cacingan, haemorrhagic septicaemia?)&lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi (setelah rehat)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 10|| 3.5 Perangkat ekonomi kesehatan hewan: analisis biaya - manfaat || &lt;br /&gt;
*Menyelesaikan topik 3.4&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Budget_Advocacy:Outline/id&amp;diff=39017</id>
		<title>Budget Advocacy:Outline/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Budget_Advocacy:Outline/id&amp;diff=39017"/>
		<updated>2015-05-28T04:00:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: Created page with &amp;quot;==== Rencana sesi ====   |kelas= &amp;quot;wikitable&amp;quot; |- ! '''Sesi''' !! '''Topik''' !! '''Rincian''' |- | 1|| Selamat datang dan pengenalan || Dalam pengembangan |- | 2 || Komunikasi...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Menggunakan data iSIKHNAS untuk mendukung advokasi anggaran di Indonesia==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Garis Besar Pelatihan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ikhtisar pelatihan==&lt;br /&gt;
Pelatihan ini dikembangkan sebagai bagian Program Kesehatan Hewan Kemitraan Australia Indonesia untuk Penyakit Menular yang Baru Muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan utama untuk Komponen 2.1 Program Kesehatan Hewan AIP-EID adalah untuk meningkatkan pengumpulan, manajemen, dan penggunaan informasi kesehatan hewan guna meningkatkan kapasitas untuk pencegahan dan pengendalian penyakit yang efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan tentang penggunaan data iSIKHNAS untuk mendukung advokasi anggaran termasuk ilmu ekonomi veteriner dasar telah dikembangkan guna memberikan keterampilan yang dibutuhkan untuk menganalisa dan memaparkan informasi yang bertujuan untuk menegosiasikan alokasi dana demi peningkatan kesehatan hewan di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Advokasi anggaran berarti terlibat dalam bagaimana sumber-sumber dana dialokasikan dan digunakan serta bagaimana pengalokasian ini dapat menjawab kebutuhan dari berbagai kelompok yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Penjelasan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Tujuan:=====&lt;br /&gt;
Untuk meningkatkan keterampilan advokasi anggaran melalui&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* pola komunikasi yang lebih baik &lt;br /&gt;
* pemanfaatan data iSIKHNAS secara lebih baik&lt;br /&gt;
* peningkatan keterampilan dalam memaparkan justifikasi ekonomi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Target audiens: =====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Target utama: staf dinas di tingkat kabupaten (terutama dokter-dokter hewan) yang mempunyai tanggung jawab untuk menyiapkan permohonan anggaran, baik dalam organisasi mereka sendiri maupun dari Bappeda (badan perencanaan daerah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Target sekunder: Staf tingkat provinsi dan pusat yang bertanggung jawab atas penyusunan anggaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Para peserta perlu mendapatkan akses kepada komputer dan memiliki pengalaman menggunakan lembar program Excel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Jumlah total dalam kelompok yang menjadi target diharapkan sekitar 500&lt;br /&gt;
** diasumsikan maksimum berjumlah 25 orang peserta per pelatihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Penyampaian:=====&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* Fasilitator pelatihan dibekali dengan pedoman Pelatih, materi pelatihan dan bahan untuk dibagikan kepada peserta dan sumber-sumber pembelajaran tambahan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Jangka waktu:=====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3 hari - 1 hari masing-masing untuk:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* pola komunikasi yang lebih baik dalam Advokasi Anggaran &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Pemanfaatan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja dan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Ekonomi veteriner terapan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Pelatih:=====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fasilitator-fasilitator pelatihan lokal dan berpengalaman yang telah membaca dan memahami pedoman pelatih dan tujuannya serta terbiasa dengan materi pelatihan. Tidak harus seorang ahli, namun seorang komunikator yang baik dan dapat memfasilitasi diskusi, kegiatan dan berbagi pengalaman pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Materi-materi pendukung:=====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Panduan fasilitator&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Pedoman bagi peserta&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Buku kerja peserta&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Dokumen-dokukmen administrasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Formulir-formulir evaluasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Powerpoints&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Lembar kerja alat analisis ekonomi dasar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Pernyataan Kompetensi====&lt;br /&gt;
Sebuah pernyataan kompetensi adalah sebuah penjelasan tentang apa yang mungkin diharapkan untuk dapat dilakukan oleh suatu individu agar dapat berhasil dalam menjalankan tugasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi para staf pemerintah Indonesia yang bertanggung jawab untuk menyiapkan permohonan anggaran, untuk dapat menggunakan analisis data kesehatan hewan bersamaan dengan keterampilan ekonomi veteriner guna mendukung advokasi anggaran untuk peningkatan kesehatan hewan di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mencapai hal ini, mereka harus mampu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Menjelaskan tentang pertimbangan-pertimbangan kepada peserta yang diambil saat merencanakan pemaparan informasi atau data &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Jelaskan bagaimana indikator kinerja dapat digunakan untuk mengukur kemajuan atau pencapaian dari tujuan-tujuan yang ada dan bagaimana data ini dapat mendukung permohonan anggaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan data iSIKHNAS untuk memperkirakan biaya penyakti, estimasi maanfaat dari kegiatan-kegiatan kesehatan hewan yang diusulkan dan menjustifikasi permohonan anggaran yang diajukan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Tujuan pembelajaran dan isi pelatihan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan pembelajaran adalah terkait dengan pelatihan dan menjelaskan tentang apa yang harus dapat dilakukan oelh peserta setelah mereka menyelesaikan pelatihan tersebut. Terdapat sejumlah tujuan pembelajaran yang perlu dicapai sebelum seseorang dapat dinilai kompeten di tempat kerjanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Menggunakan data iSIKHNAS untuk mendukung advokasi anggaran di Indonesia'''&lt;br /&gt;
{| kelas=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! '''Topik''' !! '''Tujuan pembelajaran'''&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Ikhtisar || Jelaskan tentang advokasi anggaran dan mengapa hal ini penting dalam pengendalian penyakit hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan bagaimana data iSIKHNAS dapat dimanfaatkan untuk mendukung advokasi anggaran&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Mengembangkan rencana advokasi anggaran || Jelaskan mengapa mendefinisikan tujuan-tujuan merupakan hal penting dalam advokasi anggaran&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan mengapa memahami peserta adalah suatu hal penting&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan hal-hal penting apa yang dapat memotivasi para pengambil keputusan (motivasi pribadi &amp;amp; motivasi politis)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan pertimbangan-pertimbangan peserta saat merencanakan untuk memaparkan informasi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan pertimbangan-pertimbangan pemaparan peserta saat merencanakan untuk memaparkan data&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan mengapa memahami permohonan anggaran kompetitor adalah sesuatu yang penting&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Menggunakan data iSIKHNAS sebagai suatu indikator kinerja|| Jelaskan apa yang dimaksud dengan indikator kinerja&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan bagaimana indikator kinerja dapat digunakan untuk mendukung permohonan anggaran &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan bagaimana cara menghindati pembandingan yang tidak adil dengan indikator kinerja (standarisasi)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan kinerja indikator yang mungkin dibuat untuk kegiatan-kegiatan tertentu seperti: * Indikator kinerja kesehatan hewan - (pengajuan laboratorium, pembiakan)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator-indikator kinerja keuangan - (operasional, biaya-biaya lain)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator kinerja pergerakan hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator kinerja rumah potong hewan &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator kinerja sumber daya manusia &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Menggunakan data iSIKHNAS untuk analisa ekonomi veteriner || Menjelaskan proses ekonomi dari penyakit hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  ||Menjelaskan metode-metode yang dapat digunakan untuk mengestimasi biaya penyakit&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  ||Data yang dibutuhkan untuk menghitung estimasi biaya penyakit (populasi, frekuensi penyakit)&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|  ||Biaya penyakit&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  ||Menjelaskan metode-metode untuk mengestimasi manfaat-manfaat dari kegiatan-kegiatan kesehatan hewan: analisa biaya-manfaat &lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Evaluasi kinerja peserta ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peserta akan dievaluasi atas beberapa hal di bawah ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kehadiran dan partsipasi aktif dalam diskusi pada seluruh sesi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Penyelesaian latihan-latihan dan pertanyaan-pertanyaan jawaban singkat baik secara individu maupun dalam kelompok seperti yang diinstruksikan dalam pelatihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Struktur pelatihan dan pendekatan penyampaian ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan ''Advokasi Anggaran'' dirancancang untuk diselenggarakan dalam 3 sesi selama 3 hari: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Bagian 1 (Sesi 1 &amp;amp; 2): Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran &lt;br /&gt;
* Bagian 2 (Sesi 3-5): Menggunakan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja &lt;br /&gt;
* Bagian 3 (Sesi 5-12): Ekonomi veteriner terapan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap hari dibagi ke dalam empat sesi, masing-masing selama 1,5 jam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan ini dirancang untuk disampaikan oleh fasilitator pelatihan lokal yang berpengalaman yang telah membaca dan memahami pedoman pelatih dan tujuan-tujuan pelatihan serta terbiasa dengan materi pelatihan. Fasilitator tersebut akan dibantu dengan panduan Fasilitator dan paket bahan pelatihan untuk para peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap sesi (1,5 jam) akan berisi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Fasilitasi materi pelatihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Diskusi untuk mengklarifikasi konsep-konsep penting&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Latihan-latihan untuk mempraktikkan dan menguatkan konsep&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Umpan balik dan evaluasi guna mengkonfirmasi pemahaman yang diterima&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Pendalaman bacaan dan latihan-latihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Latihan di kelas dan contoh-contoh yang diberikan akan menggunakan Excel spreadsheets, s** peserta harus mendapatkan akses ke komputer untuk pelatihan ini dan terbiasa bekerja menggunakan Excel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Usulan Kerangka waktu Pelatihan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
| kelas=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! '''Hari''' !! '''Sesi''' !! '''Bagian''' !! '''Topik'''&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| '''Hari 1''' || 1 || 1. Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran || Sambutan dan Pengenalan.  Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran Bagian 1&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 2 ||  || Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran Bagian 2&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 3 || 2. Menggunakan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja || 2.1 Pengenalan kepada iSIKHNAS. Apa yang dimaksud dengan indikator kinerja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 4 ||  || 2.2 Menggunakan data iSIKHNAS untuk memperkirakan dan membandingkan indikator kinerja  &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| '''Hari 2''' || 5 || 2. Menggunakan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja (lanjutan) || 2.3 Menggunakan indikator kinerja untuk mendukung permintaan anggaran &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 6|| 3. Menerapkan ekonomi kesehatan hewan || 3.1 Memperkenalkan ekonomi kesehatan hewan – dampak ekonomi yang ditimbulkan karena penyakit&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 7 || || 3.2 Memperkirakan biaya yang ditimbulkan karena penyakit &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 8|| || 3.3 Memperkirakan biaya dan manfaat pelaksanaan kegiatan kesehatan hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| '''Hari 3'''|| 9|| 3. Menerapkan ekonomi kesehatan hewan (lanjutan)|| 3.4 Menggunakan perkiraan biaya dan manfaat untuk advokasi anggaran &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 10 || || 3.5 Perangkat ekonomi kesehatan hewan: analisis biaya dan manfaat&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 11|| || 3.5 Perangkat ekonomi kesehatan hewan: analisis biaya dan manfaat (lanjutan)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 12|| 4. Rangkuman|| Evaluasi pelatihan, Presentasi, Kesimpulan, dan Penutupan &lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Sumber daya pelatihan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Materi sumber daya pelatihan ''Advokasi Anggaran'' tersedia dalam Bahasa Inggris dan materi-materi penting akan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paket pelatihan ''Advokasi Anggaran'' meliputi;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Pedoman fasilitator ''' - untuk fasilitator&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berisi informasi terperinci tentang rencana pembelajaran yang diatur untuk setiap sesi dan tujuan pembelajaran. Poin penting akan disertai dengan saran sebagai bahan tambahan yang akan dibahas, pertanyaan dan contoh yang akan diajukan oleh fasilitator dan tanggapan yang diharapkan serta tips untuk memfasilitasi respon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*'''Presentasi powerpoint''' - untuk fasilitator&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengandung konten utama untuk presentasi kepada peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*'''Pedoman untuk peserta''' - dapat diakses oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panduan berisi informasi tentang materi-materi pelatihan yang mudah dipahami oleh pengguna. Panduan ini dapat digunakan oleh peserta sebagai materi rujukan selama dan setelah pelatihan berlangsung. Panduan ini juga tersedia secara online dan dalam bentuk PDF yang dapat diunduh dan dilihat di komputer mana pun atau perangkat lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*'''Spreadsheet Excel''' - akan disediakan untuk semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berisi perangkat informasi sederhana bagi peserta yang dapat digunakan dalam latihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Dokumen administrasi'''- disediakan bagi semua fasilitator. Dokumen-dokumen ini meliputi: informasi paket pelatihan bagi fasilitator, informasi pra-pelatihan peserta, daftar periksa persiapan pelatihan, daftar hadir, format sertifikat, dan dokumen-dokumen ini dibutuhkan untuk menjalankan pelatihan dengan efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Formulir evaluasi''' - disediakan bagi semua fasilitator dan peserta. Formulir evaluasi digunakan untuk dua tujuan: evaluasi kinerja peserta, dan untuk mengumpulkan umpan balik mengenai pelatihan dari peserta dan fasilitator. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Rencana sesi ====&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
|kelas= &amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! '''Sesi''' !! '''Topik''' !! '''Rincian'''&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 1|| Selamat datang dan pengenalan || Dalam pengembangan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 2 || Komunikasi || Dalam pengembangan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 3 || Pengenalan iSIKHNAS. 2.1 Apa indikator kinerja? ||&lt;br /&gt;
*Presentasi powerpoint&lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**kelompok yang terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
**buatlah daftar 5 kelompok indikator kinerja yang memungkinkan untuk berbagai bidang kegiatan &lt;br /&gt;
**untuk masing-masing Indikator Kinerja (PI): &lt;br /&gt;
***data apa yang dibutuhkan?&lt;br /&gt;
***dari mana Anda akan mendapatkan data?&lt;br /&gt;
***bagaimana data tersebut akan dihitung?&lt;br /&gt;
***untuk apa saja data tersebut dapat digunakan?&lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 4 || 2.2 Menggunakan data iSIKHNAS untuk memperkirakan dan membandingkan indikator kinerja || &lt;br /&gt;
* Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
* diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
* kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**perorangan atau kelompok kecil (2-3) individu atau kelompok kecil dengan komputer bersama&lt;br /&gt;
**bekerja melalui contoh spreadsheet perhitungan PI dan perbandingan&lt;br /&gt;
* menampilkan contoh yang dikerjakan dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 5 || 2.3 Menggunakan indikator kinerja untuk mendukung permintaan anggaran || &lt;br /&gt;
* Tinjauan Hari 1 dan kegiatan&lt;br /&gt;
* Konsep dan contoh powerpoint&lt;br /&gt;
* diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
* kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**kelompok terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
**bekerja melalui latihan menggunakan indikator kinerja untuk advokasi anggaran &lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 6 || 3.1 Pengenalan ekonomi kesehatan hewan – dampak ekonomi karena penyakit || &lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**kelompok terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
**setiap kelompok membuat daftar 10 hal yang dapat dipertimbangkan sebagai “biaya-biaya” yang ditimbulkan karena penyakit dan mengelompokkannya sebagai langsung dan tidak langsung. Setiap kelompok mengerjakan penyakit yang berbeda dari daftar yang telah dibuat: (brucellosis, rabies, HPAI, helminthiasis, PMK, Haemorrhagic septicaemia, classical swine fever)&lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 7|| 3.2 Memperkirakan biaya penyakit || &lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*mengerjakan contoh di layar &lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*kegiatan kelompok:&lt;br /&gt;
**perorangan atau kelompok kecil dan berbagi komputer &lt;br /&gt;
**bekerja melalui contoh spreadsheet tentang analisis sensitivitas &lt;br /&gt;
*menampilkan contoh yang dikerjakan dan berdiskusi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 8|| 3.3 Memperkirakan biaya dan manfaat dari kegiatan kesehatan hewan || &lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*contoh excel:&lt;br /&gt;
**perorangan atau kelompok kecil dan berbagi komputer&lt;br /&gt;
**bekerja melalui contoh spreadsheet tentang perhitungan biaya dan manfaat di layar &lt;br /&gt;
*diskusi kelompok&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 9|| 3.4 Menggunakan analisis biaya dan manfaat untuk advokasi anggaran || &lt;br /&gt;
*Tinjauan Hari 2 dan kegiatan&lt;br /&gt;
*Konsep powerpoint&lt;br /&gt;
*diskusi, pertanyaan dan klarifikasi&lt;br /&gt;
*diskusi kelompok&lt;br /&gt;
**kelompok terdiri atas 4-5 orang&lt;br /&gt;
** masing-masing kelompok menjelaskan kasus untuk kegiatan kesehatan hewan yang diusulkan (pengujian laboratorium untuk penyelidikan keguguran, program pengendalian HPAI, cacingan, haemorrhagic septicaemia?)&lt;br /&gt;
*kelompok melaporkan kembali dan berdiskusi (setelah rehat)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 10|| 3.5 Perangkat ekonomi kesehatan hewan: analisis biaya - manfaat || &lt;br /&gt;
*Menyelesaikan topik 3.4&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Powerpoint of concepts&lt;br /&gt;
*discussion, questions and clarifications&lt;br /&gt;
*spreadsheet exercise:&lt;br /&gt;
**individual or small groups with shared computer&lt;br /&gt;
**work through spreadsheet examples of cost-benefit analysis&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 11|| 3.5 Animal health economics tools: cost-benefit analysis (continued)|| &lt;br /&gt;
*continue spreadsheet exercise&lt;br /&gt;
*show worked example and discuss&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 12|| 4. Wrap-up|| &lt;br /&gt;
*Course evaluation, presentations, conclusion and closing&lt;br /&gt;
|}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Budget_Advocacy:Outline/71/id&amp;diff=39014</id>
		<title>Translations:Budget Advocacy:Outline/71/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:Budget_Advocacy:Outline/71/id&amp;diff=39014"/>
		<updated>2015-05-28T03:09:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: Created page with &amp;quot;'''Formulir evaluasi''' - disediakan bagi semua fasilitator dan peserta. Formulir evaluasi digunakan untuk dua tujuan: evaluasi kinerja peserta, dan untuk mengumpulkan umpan b...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;'''Formulir evaluasi''' - disediakan bagi semua fasilitator dan peserta. Formulir evaluasi digunakan untuk dua tujuan: evaluasi kinerja peserta, dan untuk mengumpulkan umpan balik mengenai pelatihan dari peserta dan fasilitator.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Budget_Advocacy:Outline/id&amp;diff=39015</id>
		<title>Budget Advocacy:Outline/id</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Budget_Advocacy:Outline/id&amp;diff=39015"/>
		<updated>2015-05-28T03:09:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Sara: Created page with &amp;quot;'''Formulir evaluasi''' - disediakan bagi semua fasilitator dan peserta. Formulir evaluasi digunakan untuk dua tujuan: evaluasi kinerja peserta, dan untuk mengumpulkan umpan b...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Menggunakan data iSIKHNAS untuk mendukung advokasi anggaran di Indonesia==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Garis Besar Pelatihan===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ikhtisar pelatihan==&lt;br /&gt;
Pelatihan ini dikembangkan sebagai bagian Program Kesehatan Hewan Kemitraan Australia Indonesia untuk Penyakit Menular yang Baru Muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan utama untuk Komponen 2.1 Program Kesehatan Hewan AIP-EID adalah untuk meningkatkan pengumpulan, manajemen, dan penggunaan informasi kesehatan hewan guna meningkatkan kapasitas untuk pencegahan dan pengendalian penyakit yang efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan tentang penggunaan data iSIKHNAS untuk mendukung advokasi anggaran termasuk ilmu ekonomi veteriner dasar telah dikembangkan guna memberikan keterampilan yang dibutuhkan untuk menganalisa dan memaparkan informasi yang bertujuan untuk menegosiasikan alokasi dana demi peningkatan kesehatan hewan di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Advokasi anggaran berarti terlibat dalam bagaimana sumber-sumber dana dialokasikan dan digunakan serta bagaimana pengalokasian ini dapat menjawab kebutuhan dari berbagai kelompok yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Penjelasan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Tujuan:=====&lt;br /&gt;
Untuk meningkatkan keterampilan advokasi anggaran melalui&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* pola komunikasi yang lebih baik &lt;br /&gt;
* pemanfaatan data iSIKHNAS secara lebih baik&lt;br /&gt;
* peningkatan keterampilan dalam memaparkan justifikasi ekonomi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Target audiens: =====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Target utama: staf dinas di tingkat kabupaten (terutama dokter-dokter hewan) yang mempunyai tanggung jawab untuk menyiapkan permohonan anggaran, baik dalam organisasi mereka sendiri maupun dari Bappeda (badan perencanaan daerah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Target sekunder: Staf tingkat provinsi dan pusat yang bertanggung jawab atas penyusunan anggaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Para peserta perlu mendapatkan akses kepada komputer dan memiliki pengalaman menggunakan lembar program Excel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Jumlah total dalam kelompok yang menjadi target diharapkan sekitar 500&lt;br /&gt;
** diasumsikan maksimum berjumlah 25 orang peserta per pelatihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Penyampaian:=====&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* Fasilitator pelatihan dibekali dengan pedoman Pelatih, materi pelatihan dan bahan untuk dibagikan kepada peserta dan sumber-sumber pembelajaran tambahan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Jangka waktu:=====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3 hari - 1 hari masing-masing untuk:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* pola komunikasi yang lebih baik dalam Advokasi Anggaran &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Pemanfaatan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja dan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Ekonomi veteriner terapan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Pelatih:=====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fasilitator-fasilitator pelatihan lokal dan berpengalaman yang telah membaca dan memahami pedoman pelatih dan tujuannya serta terbiasa dengan materi pelatihan. Tidak harus seorang ahli, namun seorang komunikator yang baik dan dapat memfasilitasi diskusi, kegiatan dan berbagi pengalaman pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Materi-materi pendukung:=====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Panduan fasilitator&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Pedoman bagi peserta&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Buku kerja peserta&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Dokumen-dokukmen administrasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Formulir-formulir evaluasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Powerpoints&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Lembar kerja alat analisis ekonomi dasar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Pernyataan Kompetensi====&lt;br /&gt;
Sebuah pernyataan kompetensi adalah sebuah penjelasan tentang apa yang mungkin diharapkan untuk dapat dilakukan oleh suatu individu agar dapat berhasil dalam menjalankan tugasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi para staf pemerintah Indonesia yang bertanggung jawab untuk menyiapkan permohonan anggaran, untuk dapat menggunakan analisis data kesehatan hewan bersamaan dengan keterampilan ekonomi veteriner guna mendukung advokasi anggaran untuk peningkatan kesehatan hewan di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mencapai hal ini, mereka harus mampu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Menjelaskan tentang pertimbangan-pertimbangan kepada peserta yang diambil saat merencanakan pemaparan informasi atau data &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Jelaskan bagaimana indikator kinerja dapat digunakan untuk mengukur kemajuan atau pencapaian dari tujuan-tujuan yang ada dan bagaimana data ini dapat mendukung permohonan anggaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gunakan data iSIKHNAS untuk memperkirakan biaya penyakti, estimasi maanfaat dari kegiatan-kegiatan kesehatan hewan yang diusulkan dan menjustifikasi permohonan anggaran yang diajukan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Tujuan pembelajaran dan isi pelatihan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan pembelajaran adalah terkait dengan pelatihan dan menjelaskan tentang apa yang harus dapat dilakukan oelh peserta setelah mereka menyelesaikan pelatihan tersebut. Terdapat sejumlah tujuan pembelajaran yang perlu dicapai sebelum seseorang dapat dinilai kompeten di tempat kerjanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Menggunakan data iSIKHNAS untuk mendukung advokasi anggaran di Indonesia'''&lt;br /&gt;
{| kelas=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! '''Topik''' !! '''Tujuan pembelajaran'''&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Ikhtisar || Jelaskan tentang advokasi anggaran dan mengapa hal ini penting dalam pengendalian penyakit hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan bagaimana data iSIKHNAS dapat dimanfaatkan untuk mendukung advokasi anggaran&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Mengembangkan rencana advokasi anggaran || Jelaskan mengapa mendefinisikan tujuan-tujuan merupakan hal penting dalam advokasi anggaran&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan mengapa memahami peserta adalah suatu hal penting&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan hal-hal penting apa yang dapat memotivasi para pengambil keputusan (motivasi pribadi &amp;amp; motivasi politis)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan pertimbangan-pertimbangan peserta saat merencanakan untuk memaparkan informasi&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan pertimbangan-pertimbangan pemaparan peserta saat merencanakan untuk memaparkan data&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || Menjelaskan mengapa memahami permohonan anggaran kompetitor adalah sesuatu yang penting&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Menggunakan data iSIKHNAS sebagai suatu indikator kinerja|| Jelaskan apa yang dimaksud dengan indikator kinerja&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan bagaimana indikator kinerja dapat digunakan untuk mendukung permohonan anggaran &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan bagaimana cara menghindati pembandingan yang tidak adil dengan indikator kinerja (standarisasi)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || Menjelaskan kinerja indikator yang mungkin dibuat untuk kegiatan-kegiatan tertentu seperti: * Indikator kinerja kesehatan hewan - (pengajuan laboratorium, pembiakan)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator-indikator kinerja keuangan - (operasional, biaya-biaya lain)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator kinerja pergerakan hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator kinerja rumah potong hewan &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  || * Indikator kinerja sumber daya manusia &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Menggunakan data iSIKHNAS untuk analisa ekonomi veteriner || Menjelaskan proses ekonomi dari penyakit hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  ||Menjelaskan metode-metode yang dapat digunakan untuk mengestimasi biaya penyakit&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  ||Data yang dibutuhkan untuk menghitung estimasi biaya penyakit (populasi, frekuensi penyakit)&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
|  ||Biaya penyakit&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|  ||Menjelaskan metode-metode untuk mengestimasi manfaat-manfaat dari kegiatan-kegiatan kesehatan hewan: analisa biaya-manfaat &lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Evaluasi kinerja peserta ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peserta akan dievaluasi atas beberapa hal di bawah ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kehadiran dan partsipasi aktif dalam diskusi pada seluruh sesi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Penyelesaian latihan-latihan dan pertanyaan-pertanyaan jawaban singkat baik secara individu maupun dalam kelompok seperti yang diinstruksikan dalam pelatihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Struktur pelatihan dan pendekatan penyampaian ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan ''Advokasi Anggaran'' dirancancang untuk diselenggarakan dalam 3 sesi selama 3 hari: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Bagian 1 (Sesi 1 &amp;amp; 2): Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran &lt;br /&gt;
* Bagian 2 (Sesi 3-5): Menggunakan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja &lt;br /&gt;
* Bagian 3 (Sesi 5-12): Ekonomi veteriner terapan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap hari dibagi ke dalam empat sesi, masing-masing selama 1,5 jam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan ini dirancang untuk disampaikan oleh fasilitator pelatihan lokal yang berpengalaman yang telah membaca dan memahami pedoman pelatih dan tujuan-tujuan pelatihan serta terbiasa dengan materi pelatihan. Fasilitator tersebut akan dibantu dengan panduan Fasilitator dan paket bahan pelatihan untuk para peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap sesi (1,5 jam) akan berisi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Fasilitasi materi pelatihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Diskusi untuk mengklarifikasi konsep-konsep penting&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Latihan-latihan untuk mempraktikkan dan menguatkan konsep&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Umpan balik dan evaluasi guna mengkonfirmasi pemahaman yang diterima&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Pendalaman bacaan dan latihan-latihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Latihan di kelas dan contoh-contoh yang diberikan akan menggunakan Excel spreadsheets, s** peserta harus mendapatkan akses ke komputer untuk pelatihan ini dan terbiasa bekerja menggunakan Excel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Usulan Kerangka waktu Pelatihan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
| kelas=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! '''Hari''' !! '''Sesi''' !! '''Bagian''' !! '''Topik'''&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| '''Hari 1''' || 1 || 1. Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran || Sambutan dan Pengenalan.  Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran Bagian 1&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 2 ||  || Komunikasi yang lebih baik untuk advokasi anggaran Bagian 2&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 3 || 2. Menggunakan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja || 2.1 Pengenalan kepada iSIKHNAS. Apa yang dimaksud dengan indikator kinerja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 4 ||  || 2.2 Menggunakan data iSIKHNAS untuk memperkirakan dan membandingkan indikator kinerja  &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| '''Hari 2''' || 5 || 2. Menggunakan data iSIKHNAS sebagai indikator kinerja (lanjutan) || 2.3 Menggunakan indikator kinerja untuk mendukung permintaan anggaran &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 6|| 3. Menerapkan ekonomi kesehatan hewan || 3.1 Memperkenalkan ekonomi kesehatan hewan – dampak ekonomi yang ditimbulkan karena penyakit&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 7 || || 3.2 Memperkirakan biaya yang ditimbulkan karena penyakit &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 8|| || 3.3 Memperkirakan biaya dan manfaat pelaksanaan kegiatan kesehatan hewan&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| '''Hari 3'''|| 9|| 3. Menerapkan ekonomi kesehatan hewan (lanjutan)|| 3.4 Menggunakan perkiraan biaya dan manfaat untuk advokasi anggaran &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 10 || || 3.5 Perangkat ekonomi kesehatan hewan: analisis biaya dan manfaat&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 11|| || 3.5 Perangkat ekonomi kesehatan hewan: analisis biaya dan manfaat (lanjutan)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| || 12|| 4. Rangkuman|| Evaluasi pelatihan, Presentasi, Kesimpulan, dan Penutupan &lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Sumber daya pelatihan ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Materi sumber daya pelatihan ''Advokasi Anggaran'' tersedia dalam Bahasa Inggris dan materi-materi penting akan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paket pelatihan ''Advokasi Anggaran'' meliputi;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Pedoman fasilitator ''' - untuk fasilitator&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berisi informasi terperinci tentang rencana pembelajaran yang diatur untuk setiap sesi dan tujuan pembelajaran. Poin penting akan disertai dengan saran sebagai bahan tambahan yang akan dibahas, pertanyaan dan contoh yang akan diajukan oleh fasilitator dan tanggapan yang diharapkan serta tips untuk memfasilitasi respon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*'''Presentasi powerpoint''' - untuk fasilitator&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengandung konten utama untuk presentasi kepada peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*'''Pedoman untuk peserta''' - dapat diakses oleh semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panduan berisi informasi tentang materi-materi pelatihan yang mudah dipahami oleh pengguna. Panduan ini dapat digunakan oleh peserta sebagai materi rujukan selama dan setelah pelatihan berlangsung. Panduan ini juga tersedia secara online dan dalam bentuk PDF yang dapat diunduh dan dilihat di komputer mana pun atau perangkat lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*'''Spreadsheet Excel''' - akan disediakan untuk semua peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berisi perangkat informasi sederhana bagi peserta yang dapat digunakan dalam latihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Dokumen administrasi'''- disediakan bagi semua fasilitator. Dokumen-dokumen ini meliputi: informasi paket pelatihan bagi fasilitator, informasi pra-pelatihan peserta, daftar periksa persiapan pelatihan, daftar hadir, format sertifikat, dan dokumen-dokumen ini dibutuhkan untuk menjalankan pelatihan dengan efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Formulir evaluasi''' - disediakan bagi semua fasilitator dan peserta. Formulir evaluasi digunakan untuk dua tujuan: evaluasi kinerja peserta, dan untuk mengumpulkan umpan balik mengenai pelatihan dari peserta dan fasilitator. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Session plans ====&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
{| class=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! '''Session''' !! '''Topic''' !! '''Details'''&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 1|| Welcome and introductions || Underdevelopment&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 2 || Communication || Under development&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 3 || Introduction to iSIKHNAS. 2.1 What are performance indicators? ||&lt;br /&gt;
*Powerpoint presentation&lt;br /&gt;
*Powerpoint of concepts&lt;br /&gt;
*discussion, questions and clarifications&lt;br /&gt;
*group activity:&lt;br /&gt;
**groups of 4-5 each&lt;br /&gt;
**list up to 5 examples of possible performance indicators for different areas of activity&lt;br /&gt;
**for each Performance Indicator (PI): &lt;br /&gt;
***what data is needed?&lt;br /&gt;
***where would you get the data?&lt;br /&gt;
***how would it be calculated?&lt;br /&gt;
***what could it be used for?&lt;br /&gt;
*groups report back &amp;amp; discuss&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 4 || 2.2 Using iSIKHNAS data to estimate and compare performance indicators || &lt;br /&gt;
* Powerpoint of concepts&lt;br /&gt;
* discussion, questions and clarifications&lt;br /&gt;
* group activity:&lt;br /&gt;
**individual or small groups (2-3) with shared computer&lt;br /&gt;
**work through spreadsheet example of PI calculation and comparison&lt;br /&gt;
* show worked example and discuss&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 5 || 2.3 Using performance indicators to support budget requests || &lt;br /&gt;
* Review of Day 1 and activities&lt;br /&gt;
* Powerpoint of concepts and examples&lt;br /&gt;
* discussion, questions and clarifications&lt;br /&gt;
* group activity:&lt;br /&gt;
**groups of 4-5 each&lt;br /&gt;
**work through exercise on using performance indicators for budget advocacy&lt;br /&gt;
*groups report back &amp;amp; discuss&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 6 || 3.1 Introducing animal health economics – the economic impact of disease|| &lt;br /&gt;
*Powerpoint of concepts&lt;br /&gt;
*discussion, questions and clarifications&lt;br /&gt;
*group activity:&lt;br /&gt;
**groups of 4-5 each&lt;br /&gt;
**each group list up to 10 things that might be considered “costs” of disease and classify as direct or indirect. Each group does a different disease from list: (brucellosis, rabies, HPAI, helminthiasis, foot-and-mouth disease, Haemorrhagic septicaemia, classical swine fever)&lt;br /&gt;
*groups report back and discuss&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 7|| 3.2 Estimating the costs of disease|| &lt;br /&gt;
*Powerpoint of concepts&lt;br /&gt;
*worked example on-screen&lt;br /&gt;
*discussion, questions and clarifications&lt;br /&gt;
*group activity:&lt;br /&gt;
**individual or small groups with shared computer&lt;br /&gt;
**work through spreadsheet examples of sensitivity analysis&lt;br /&gt;
*show worked example and discuss&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 8|| 3.3 Estimating the costs and benefits of animal health activities|| &lt;br /&gt;
*Powerpoint of concepts&lt;br /&gt;
*discussion, questions and clarifications&lt;br /&gt;
*excel example:&lt;br /&gt;
**individual or small groups with shared computer&lt;br /&gt;
**work through spreadsheet examples of cost and benefits calculation on screen&lt;br /&gt;
*group discussion&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 9|| 3.4 Using disease costs and benefits for budget advocacy|| &lt;br /&gt;
*Review of Day 2 and activities&lt;br /&gt;
*Powerpoint of concepts&lt;br /&gt;
*discussion, questions and clarifications&lt;br /&gt;
*group activity:&lt;br /&gt;
**groups of 4-5 each&lt;br /&gt;
**each group to outline a case for a proposed animal health activity (lab testing for abortion investigations, HPAI control program, helminthiasis, haemorrhagic septicaemia?)&lt;br /&gt;
*groups report back and discuss (after break)&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 10|| 3.5 Animal health economics tools: cost-benefit analysis|| &lt;br /&gt;
*Complete topic 3.4&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Powerpoint of concepts&lt;br /&gt;
*discussion, questions and clarifications&lt;br /&gt;
*spreadsheet exercise:&lt;br /&gt;
**individual or small groups with shared computer&lt;br /&gt;
**work through spreadsheet examples of cost-benefit analysis&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 11|| 3.5 Animal health economics tools: cost-benefit analysis (continued)|| &lt;br /&gt;
*continue spreadsheet exercise&lt;br /&gt;
*show worked example and discuss&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| 12|| 4. Wrap-up|| &lt;br /&gt;
*Course evaluation, presentations, conclusion and closing&lt;br /&gt;
|}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Sara</name></author>
		
	</entry>
</feed>