<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Translations%3ADiseaseInvestigation%3ACourse_Manual%2F290%2Fid</id>
	<title>Translations:DiseaseInvestigation:Course Manual/290/id - Revision history</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Translations%3ADiseaseInvestigation%3ACourse_Manual%2F290%2Fid"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:DiseaseInvestigation:Course_Manual/290/id&amp;action=history"/>
	<updated>2026-08-23T09:04:26Z</updated>
	<subtitle>Revision history for this page on the wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.31.16</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:DiseaseInvestigation:Course_Manual/290/id&amp;diff=32404&amp;oldid=prev</id>
		<title>Catriona: Created page with &quot;====Pemeriksaan fisik==== =====Latar Belakang===== Tujuan dalam melakukan pemeriksaan fisik adalah untuk mendapatkan informasi yang obyektif.  Pemeriksaan fisik merupakan bagi...&quot;</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.isikhnas.com/index.php?title=Translations:DiseaseInvestigation:Course_Manual/290/id&amp;diff=32404&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2015-03-31T14:24:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Created page with &amp;quot;====Pemeriksaan fisik==== =====Latar Belakang===== Tujuan dalam melakukan pemeriksaan fisik adalah untuk mendapatkan informasi yang obyektif.  Pemeriksaan fisik merupakan bagi...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;====Pemeriksaan fisik====&lt;br /&gt;
=====Latar Belakang=====&lt;br /&gt;
Tujuan dalam melakukan pemeriksaan fisik adalah untuk mendapatkan informasi yang obyektif.  Pemeriksaan fisik merupakan bagian penting untuk mengklarifikasi informasi yang diperoleh sebelumnya terutama tentang kondisi ternak yang sakit. Dalam melakukan pemeriksaan fisik sebaiknya investigator harus memahami tentang anatomi dan fisiologi hewan. Investigator juga harus memiliki pemahaman akan kondisi normal. Dalam konteks ini investigator tidaklah harus mahir atau ahli dalam melakukan pemeriksaan fisik, tetapi sebaiknya memahami dan menerapkan pendekatan rutin dan  sistimatis dalam melakukan pemeriksaan fisik dan dapat mencatat perubahan penting yang mempengaruhi kondisi normal.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Catriona</name></author>
		
	</entry>
</feed>